Senin, 23 Februari 2009

Kipas Angin Hindari Kematian Bayi Secara Tiba-Tiba

Kipas Angin Hindari Kematian Bayi Secara Tiba-Tiba

Kipas angin seringkali dihindari oleh ibu yang memiliki bayi. Namun, sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan Senin (6/10) mengungkap, penggunaan kipas angin ketika bayi saat tidur dapat mengurangi kematian bayi secara tiba-tiba atau sudden infant death syndrom (SIDS).

Studi yang dilakukan oleh para peneliti di lembaga medis AS, Kaiser Permanente, adalah yang pertama yang memusatkan perhatian hubungan antara saluran udara ruangan dan SIDS.

Studi tersebut menyimpulkan,ketika bayi terlelap di satu ruangan yang pertukaran udaranya dilakukan oleh kipas angin, dapat menurunkan risiko hingga 72% terhadap SIDS dibandingkan dengan yang dihadapi bayi yang tidur di satu ruangan tanpa kipas angin.

Tidur di ruangan dengan jendela terbuka juga berhubungan dengan rendahnya resiko sindrom tersebut. Laporan itu disiarkan dalam edisi paling akhir "Archives of Pediatric & Adolescent Medicine".

"SIDS sangat merusak dan misterius," kata pemimpin peneliti itu dan ahli reproduksi dan epidemiologi pra-kelahiran di divisi penelitian Kaiser Permanente di Oaklanda, Northern California, Dr. De-Kun Li.

Li mengatakan, pihaknya tak melihat kecondongan dalam temuan mereka bagi penggunaan kipas angin.

"Tetapi ada masalah keselamatan umum. Jika Anda mempunyai bayi, pastikan bahwa mereka tak memasukkan jari mereka ke dalam kipas angin," tuturnya.

Sindrom kematian bayi secara tiba-tiba ditandai dengan kematian bayi secara mendadak yang seringkali tak dapat dijelaskan. Meskipun itu dapat terjadi pada anak-anak hingga ulang-tahun pertama mereka, lebih khusus itu terjadi pada bayi yang dalam usia enam bulan pertama mereka. Berdasarkan data American SIDS Institute, sebanyak 2.500 SIDS terjadi setiap tahun di Amerika Serikat.

Dengan meningkatkan saluran udara di satu ruangan, kipas angin dapat membuyarkan karbon dioksida yang bertumpuk di ruang udara tertutup di sekitar hidung dan mulut bayi di lingkungan tempat mereka tidur. Menurut para ahli, kondisi tersebut meningkatkan risiko saat pengambilan-nafas kembali.

Studi tersebut dipusatkan pada 497 bayi di 11 wilayah di seluruh California, 185 di antara bayi itu meninggal akibat SIDS. (ant/xinhua/ri)

Cokelat Perbaiki Kerja Pembuluh Darah Diabetesi

Cokelat Perbaiki Kerja Pembuluh Darah Diabetesi

Ada kabar baik untuk para penyandang diabetes mellitus atau diabetesi. Riset yang dilakukan para ahli di Jerman menyimpulkan, secangkir minuman cokelat diyakini mampu memperbaiki kerja pembuluh darah pada diabetesi.

Dalam riset itu, para ahli memberikan tiga cangkir minuman cokelat yang telah diformulasi secara khusus setiap hari selama sebulan kepada diabetesi. Hasilnya, pembuluh darah mereka yang semula rusak berat, berfungsi normal kembali.

Diduga, hal itu terjadi berkat flavanol, salah satu zat aktif yang terkandung pada cokelat. Selain cokelat, zat antioksidan tersebut juga terdapat pada beberapa jenis sayuran, buah-buahan, teh hijau, dan lain-lain. Beberapa studi lainnya juga telah mengungkap manfaat flavanol untuk kesehatan.

Dalam studi itu, para peneliti dari University Hospital Aachen, Jerman, menggunakan cokelat yang telah diperkaya dengan flavanol. Dr Malte Kelm, yang memimpin riset mengatakan, flavanol bekerja dengan meningkatkan produksi nitric oxide, zat kimiawi di dalam tubuh yang akan membantu melenturkan dan melebarkan pembuluh darah.

''Pengidap diabetes tipe II tentu boleh-boleh saja mengonsumsi cokelat untuk gaya hidup sehat mereka, tapi studi ini tidak bertujuan mendorong diabetesi untuk mengonsumsi lebih banyak cokelat,'' kata Kelm.

Dia menambahkan, riset tersebut menunjukkan asupan flavanol mungkin diperlukan untuk mencegah komplikasi berupa gangguan kardiovaskuler pada diabetesi. (bbchealth/hid/ri)

Kontrol diabetes dengan berjalan kaki

Kontrol Diabetes dengan 45 Menit Jalan Kaki

Menderita diabetes atau yang biasa disebut penyakit gula memang tidak mudah. Ukuran asupan makanan harus tepat, tidak boleh kurang apalagi lebih. Kini ada cara mudah yang dapat Anda lakukan. Cukup dengan jalan kaki 45 menit per hari.

Nyatanya kegiatan berjalan selama 45 menit per hari dapat membantu penderita diabetes menggunakan kadar gula darah dalam tubuhnya lebih baik. Hal itu diungkapkan oleh Michael Trenell dari Brittain Newcastle University dan tim dalam studi yang dilaporan pada journal Diabetes Care.

"Banyak orang menganggap bahwa latihan ke gym agak menakutkan, tapi kami menemukan bahwa hampir semua orang penderita diabetes dapat lebih aktif melalui kegiatan berjalan," ujar Trenell.

Tim peneliti melakukan studi terhadap 10 pasang orang penderita diabetes tipe 2 yang memiliki kondisi yang sama termasuk tinggi badan, berat badan, usia serta meminta mereka untuk berjalan lebih dari 10.000 langkah per hari.

Hasil pemindaian dari tes magnetic resonance imaging (MRI) menunjukkan, orang yang berjalan lebih dari 45 menit per hari dapat membakar sekitar 20% lemak. Serta, meningkatkan kemampuan dari otot untuk menyimpan gula dalam darah dan mengontrol diabetes.

"Yang menarik dari penelitian itu yaitu dapat mencari cara untuk membantu mengontrol diabetes tanpa obat tambahan," terang Trenell.

Diabetes diperkirakan menjangkiti sekitar 246 juta orang dewasa di seluruh dunia. Diikuti dengan angka kematian per tahun sekitar 6%. Diabetes tipe 2 adalah jenis yang paling banyak yaitu sekitar 90% dari keseluruhan jumlah penderita diabetes. Jenis itu juga paling dekat berkaitan dengan obesitas dan kurangnya aktivitas fisik.

Obesitas dan diabetes adaah dua penyakit yang paling banyak berkembang terutama dari negara-negara berkembang yang mengadopsi gaya hidup negara barat. International Diabetes Federation memperkirakan hal tersebut akan mendorong peningkatan angka penderita diabetes hingga 380juta orang pada tahun 2025.

Menurut John Jakicic dari University of Pittsburgh, panduan terbaru mengenai latihan fisik sekitar 150 menit atau 2,5 jam per minggu, dapat membantu penderita obesitas untuk menurunkan berat badan. Hal itu diungkapkan pada tulisannya yang dimuat Archives of Internal Medicine.

Untuk mencapai jumlah optimal berlatih fisik, pemerintah Amerika Serikat memasukkan sekitar 201 wanita yang kelebihan berat badan serta obesitas dalam program menurunkan berat badan antara tahun 1999-2003. Kemudian membagi mereka menjadi empat grup dengan tugas berbeda.

Setelah enam bulan, semua wanita dalam empat grup berhasil mengurangi berat badan sekitar 8%-10% dari berat sebelumnya. Namun, banyak yang kembali ke berat semula.

Wanita yang menjalankan latihan fisik ekstra satu jam per hari, berhasil mempertahankan berat badan yang turun. Para peneliti juga mengungkap, para wanita itu juga lebih taat mengikuti pola makan sehat.

Jakicic merekomendasikan, orang yang ingin menurunkan berat badan tanpa kembali ke brat semula, harus berlatih fisik minimal 4,5 jam per minggu.

"Ada kesepakatan yang berkembang, latihan fisik yang lebih banyak dibutuhkan untuk mempertahankan penurunan berat badan," terangnya. (Reuters/ri)

Kenali Gangguan Hati Melalui Warna Urin

Kenali Gangguan Hati Melalui Warna UrinTAMPAK SEORANG WANITA TENGAH MENGAMATI HASIL URIN UNTUK MENGETAHUI ADANYA GANGGUAN PADA HATI

Salah satu organ vital dalam tubuh manusia adalah hati (liver). Dalam organ itu, terjadi proses-proses penting, yaitu proses penyimpanan energi, pembentukan protein dan asam empedu, pengaturan metabolisme kolesterol, dan penetralan racun/obat yang masuk dalam tubuh.

Jika terdapat kerusakan pada hati, otomatis akan mengganggu fungsi tubuh seseorang. Salah satu kerusakan pada hati yang dikenal adalah kolestasis.

Kolestasis terjadi akibat kegagalan hati memproduksi dan pengeluaran empedu. Seseorang yang menderita kolestasis mengalami kesulitan dalam penyerapan lemak dan vitamin A, D, E, K oleh usus. Selain itu kolestasis juga menyebakan adanya penumpukan asam empedu, bilirubin dan kolesterol di hati.

Gangguan aliran empedu bisa terjadi di sepanjang jalur antara sel-sel hati dan usus dua belas jari. Meskipun empedu tidak mengalir, tetapi hati terus mengeluarkan bilirubin, yaitu komponen empedu yang berwarna jingga. Bilirubin kemudian diendapkan di kulit dan dibuang ke air kemih, kejadian it menyebabkan sakit kuning (jaundice).

Untuk tujuan diagnosis dan pengobatan, penyebab kolestasis dibagi menjadi dua kelompok. Pertama, gangguan yang berasal dari hati, seperti hepatitis, penyakit hati alkoholik, akibat obat-obatan dan perubahan hormon selama kehamilan.

Kemudian, gangguan berasal dari luar hati, seperti batu di saluran empedu, penyempitan saluran empedu, kanker saluran empedu, kanker pankreas dan peradangan penkreas.

Gejala gangguan hati dapat dilihat dari bilirubin yang berlebihan di dalam kulit dan air kemih yang menyebabkan warna air kemih lebih gelap. Selain itu, perubahan dapat dilihat dari warna tinja.

Akibat adanya ganguan aliran empedu sehingga bilirubin tidak mengalir ke usus dan menyebabkan tinja tampak pucat. Tinja juga bisa mengandung banyak terlalu banyak lemak, karena di dalam usus tidak terdapat empedu untuk membantu proses pencernaan lemak dalam makanan.

Berkurangnya empedu dalam usus, juga menyebabkan berkurangnya penyerapan kalsium dan vitamin D. Jika kolestasis menetap, kekurangan kalsium dan vitamin D akan menyebabkan pengeroposan tulang sehingga penderita kolestasis merasakan nyeri di tulang hingga bisa menyebabkan patah tulang.

Selain itu, terjadi juga gangguan penyerapan bahan-bahan yang diperlukan untuk pembekuan darah, sehingga penderita cenderung mudah mengalami pendarahan.

Gejala lainnya tergantung dari penyebab kolestasis, bisa berupa sakit perut, hilangnya nafsu makan, muntah atau demam.

Penggobatan paling rasional untuk kolestasis adalah perbaikan aliran empedu ke dalam usus. perbaikan aliran empedu secara medis dapat dengan pemberian pemberian fenobarbital dan kolestiramin, ursodioxy cholic acid (UDCA).

Penyumbatan di luar hati biasanya dapat diobati dengan pembedahan. Sementara itu, jika penyumbatan terjadi di dalam hati bisa diobati dengan berbagai cara, tergantung dari penyebabnya.

Jika penyebabnya adalah obat, maka pemakaian obat dihentikan dan jika penyebabnya adalah hepatitis, Biasanya kolestasis dan sakit kuning akan menghilang sejalan dengan membaiknya penyakit. (pediatrik.com/medicastore.com/cr1/ri)

Perut Langsing, Kanker Pankreas Enggan Mendekat

Perut Langsing, Kanker Pankreas Enggan Mendekat

Para wanita yang kelebihan berat terutama di bagian perut, sebaiknya ekstra waspada. Mungkin Anda bisa segera berdiet dan berolahraga untuk mengecilkannya. Penelitian terbaru menyebutkan, kecenderungan lemak berlebih di bagian tubuh tersebut memperbesar risiko hingga 70% terhadap kanker pankreas.

Studi tersebut juga membuktikan bahwa kaitan antara obesitas dan kanker terjadi sama besarnya pada perempuan dan laki-laki. Hal itu diungkap Juhua Luo dari institut Karolinska Swedia pada Jurnal Kanker Inggris seperti dilansir Kantor Berita Reuters, baru-baru ini.

“Kami menemukan risiko meningkatnya kanker pankreas terjadi pada wanita yang menderita obesitas pada masa pasca-menopouse, yang memiliki kelebihan berat di sekitar perut. Obesitas adalah masalah yang dapat dicegah, untuk itu penting bagi para wanita menyadari hal itu berisiko tinggi," jelasnya.

Kanker pankreas menempati urutan kelima yang penyebab kematian. Setidaknya 2% dari diagnosa kanker setiap tahunnya. Namun, menurut Universitas Johns Hopkins di Baltimore, yang berhasil bertahan hidup pada tahun pertama kurang dari 5%.

Hingga saat ini penyebab kanker pankreas yang terbanyak yang disebabkan oleh asap rokok dan sakit pankreas kronis. Kini semakin banyak bukti yang mengungkap bahwa risiko kanker tersebut meningkat karena faktor obesitas pada wanita dan pria.

Penelitian terbaru itu merupakan bagian dari Women's Health Initiative, yang melibatkan lebih dari 138.000 wanita yang sudah memasuki menopause di Amerika Serikat selama lebih dari tujuh tahun. Tim peneliti fokus mempelajari hubungan antara obesitas dan kanker pankreas.

Mereka menemukan 251 wanita benar-benar terkena kanker pankreas, sekitar 78 orang dari mereka memiliki pinggul besar. Setelah menyisihkan faktor lain, maka sekitar 70% dari wanita tersebut sekitar 34 orang tercatat memiliki kelebihan lemak di bagian perut terbanyak benar-benar terjangkit. Penemuan juga menunjukan bahwa kelebihan berat di sekitar perut lebih mudah diprediksi penyakit daripada indeks massa badan, ukuran obesitas.

Tim peneliti juga mengatakan, obesitas lebih berisiko terkena kanker pankreas dengan beberapa faktor lainnya seperti pemakaian insulin tingkat tertentu. Terutama, obesitas juga memperbesar kemungkinan untuk terkena penyakit diabetes. “Seperti yang kita ketahui,lemak yang berlebih pada bagian perut berhubungan dengan meningkatnya level insulin, bisa jadi hal itu menjadi penyebab antara obesitas dan kanker pankreas” terang Luo.

Beberapa penilitian sebelumnya menunjukan, obesitas meningkatkan resiko beberapa tipe kanker termasuk payudara dan usus juga serangan jantung dan kondisi lain.(cr1/rin)

Batasi Es Teh, Hindari Batu Ginjal

Batasi Es Teh, Hindari Batu Ginjal

Minuman teh dicampur dengan es sebagai pelepas dahaga di siang hari yang terik tentunya sangat menyenangkan. Namun, bagi Anda yang memiliki kecenderungan mengalami pembentukan batu ginjal sebagiknya berhati-hati. Penelitian terbaru menyarankan, sebaiknya beralih dari es teh ke air putih dengan lemon atau jus lemon.

Menurut para ahli, batu yang terbentuk dari kristal di dalam ginjal atau saluran air seni dari ginjal ke kandung kemih mempengaruhi sekitar 10% populasi Amerika Serikat. Pria tercatat memiliki risiko empat kali lebih besar dibandingkan wanita. Risiko pembentukan batu ginjal tesebut biasanya akan meningkat setelah usia 40 tahun.


Kandungan zat oxalate sebagai salah satu kunci pembentukan batu ginjal, terdapat didalam es teh dalam tingkat konsentrasi tinggi.

"Untuk banyak orang, es teh adalah salah satu minuman yang paling buruk. Terutama bagi orang yang memiliki risiko pembentukan batu ginjal, minuman itu sangat berisiko," ujar Instruktur department of urology di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine, John Milner.

Kegagalan untuk menjaga kecukupan cairan dalam tubuh adalah penyebab utama pembentukan gagal ginjal. Tingginya suhu udara dan tingkat kelembaban, sering menyebabkan keringat berlebih dan dehidrasi, didukung oleh tingginya konsumsi es teh, dapat meningkatkan risiko gagal ginjal saat ini.

Tea Association dari Amerika Serikat melaporkan, warganya mengonsumsi sekitar 1,91 miliar galon es teh per tahun. Hal tersebut dilatari dengan keyakinan bahwa minuman tersebut lebih sehat dibandingkan minuman lain seperti soda dan bir.

Milner mengatakan, minum air putih adalah cara terbaik untuk menjaga cairan dalam tubuh. Jika seseorang cenderung terkena batu ginjal, pilihan terbaik adalah minum air putih dengan lemon atau jus lemon.

"Lemon memiliki kandungan sitrat yang tinggi, sehingga dapat mencegah pembentukan batu ginjal. Jus lemon yang tidak dicampur dengan bahan-bahan perasa lainnya, dapat membantu pembentukan batu ginjal terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi," jelas Milner.

Makanan lainnya yang memiliki tingkat oxalate tinggi yang perlu dihindari oleh orang yang memiliki kecenderungan batu ginjal antara lain, bayam, coklat dan kacang.

Selain itu, perlu juga mengurngi konsumsi garam, dan minum air putih yang cukup setiap hari. Serta, makanan dengan kandungan kalsium tinggi yang dapat menetralkan penyerapan tubuh terhadap oxalate. (healtdaynews.com/ri)

Kamis, 12 Februari 2009

Penting, Kontrol Tekanan Darah Ibu Hamil

Penting, Kontrol Tekanan Darah Ibu Hamil

TERATUR: Kontrol tekanan darah bagi wanita hamil terutama dengan riwayat penyakit diabetes dan ginjal sangat penting untuk menghindari komplikasi dan bayi berat lahir rendah.

Kontrol yang intensif terhadap tekanan darah tinggi (hipertensi) dapat meningkatkan kesehatan wanita hamil yang memiliki penyakit diabetes tipe 1 dan ginjal. Demikian diungkap peneliti Denmark dalam journal Diabetes Care.

"Wanita dengan diabetes dan mengalami gangguan ginjal berisiko tinggi terhadap komplikasi selama kehamilan yang dapat memicu persalinan prematur," terang pemimpin studi Dr. Lene Ringholm Nielsen.

Penelitian itu menggambarkan penanganan tekanan darah tinggi yang intensif pada wanita yang memiliki tekanan darah tinggi bisa menekan risiko komplikasi saat kehamilan.

Nielsen dan tim di Rigshospitalet, Copenhagen melakukan penelitian terhadap 117 wanita hamil dengan diabetes. Terapi antihipertensi kemudian digunakan untuk menjaga tekanan darah dibawah 135/85 mm Hg dan tingkat normal albumin dalam urin yaitu dibawah 300 mg per 24 jam.

Pengobatan itu dilakukan terhadap 14 dari 100 wanita dengan tingkat albumin normal dalam urin, sekitar 5-10 wanita dengan peningkatan albumin serta 7 wanita dengan diabetes terkait penyakit ginjal.

Rata-rata tekanan darah sistolik untuk tiga kelompok yaitu 120, 122 dan 135 mm Gh. Tidak ada perbedaan tekanan diastolik atau tingkat hemoglobin A1C yaitu tes yang mengindikasikan tekanan gula darah.

Ada tiga kasus preeklampsia, semua termasuk dalam kelompok wanita dengan penyakit diabetes dan ginjal. Preeklampia adalah kondisi berbahaya potensial dari kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, protein dalam urin dan kandungan air berlebih dalam tubuh.

Kejadian persalinan prematur sekitar 20% pada wanita dengan tingkat albumin normal dan agak tinggi serta 71 persen dari wanita dengan penyakit diabetes dan ginjal.

Berat badan bayi yang lahir hampir sama pada tingkat albumin normal atau sedikit lebih tinggi yaitu 3540 gram dan 3430 gram, namun lebih rendah diantara wanita dengan penyakit diabetes dan ginjal yaitu 2765 gram.

Nielsen menyimpulkan, kontrol terhadap kondisi tekanan darah tinggi padaa wanita dengan diabetes dapat meningkatkan kemungkinan kelahiran bayi dengan waktu yang cukup.

Rokok Picu Gangguan Tiroid Ibu Hamil & Janin

<!--
SHARE
RSS
-->
Rokok Picu Gangguan Tiroid Ibu Hamil & Janin

HINDARI: Ibu hamil sebaiknya menghentikan kebiasaan merokok dan menghindari paparan asap rokok, untuk mencegah dampak buruk terhadap kesehatan janin.

Satu lagi alasan ibu hamil untuk menghentikan kebiasaan merokok. Para peneliti di Inggris membuktikan hal itu dapat mengganggu fungsi hormon tiroid pada ibu dan janin, Selasa (14/1).

Asap rokok telah terbukti menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah, meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak atau sudden infant death syndrome, serta mengakibatkan bibir sumbing, kelainan jantung dan gangguan lainnya.

Bijay Vaidya dan tim peneliti dari Royal Devon And Exeter Hospital menemukan, merokok juga dapat berdampak pada tiroid ibu dan bayi.

"Kami mempelajari pengaruh dari asap rokok dapat mempengaruhi fungsi tiroid pada dua kelompok wanita dengan usia kehamilan yang berbeda. Pertama, kelompok kehamilan trisemester pertama dan kelompok usia kehamilan trisemseter akhir," ujar Vaidya.

Pada kedua kelompok, peneliti menemukan, merokok selama hamil terkait erat dengan perubahan tingkat hormon tiroid ibu.

Fungsi tiroid yang baik merupakan kunci untuk mempertahankan kehamilan, sebagian wanita mengalami ketidakseimbangan tiroid terutama saaat hamil.

Hal itu mempengaruhi metabolisme dan meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, bayi berat badan rendah dan gangguan perkembangan otak.

Penelitian yang dipublikasikan pada Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, Vaidya dan tim peneliti mengatakan, pihaknya mengukur tingkat hormon tiroid pada tali pusat bayi dan menemukan kebiasaan merokok berkaitan dengan perubahan fungsi tiroid juga terjadi pada bayi.

Namun jika dibandingkan antara wanita yang berhenti merokok selama hamil dan yang tidak merokok, perubahan tingkat tiroid itu bisa teratasi dengan cepat.

Apel Selama Kehamilan, Lindungi Bayi dari Asma

Apel Selama Kehamilan, Lindungi Bayi dari Asma PERLINDUNGAN: Kandungan flavonoid dan anti oksidan lainnya dalam apel yang dikonsumsi ibu hamil, diduga dapat melindungi janin dari asma.

Jika perempuan memakan apel selama hamil, bayi mereka mungkin memiliki resiko yang lebih rendah untuk terserang asma, demikian hasil satu studi baru.

Studi tersebut, yang diselenggarakan oleh para peneliti Belanda, dilandasi atas analisis terhadap 1.253 anak dari sebelum mereka lahir hingga mereka berusia 5 tahun.

Dalam studi itu, ibu anak-anak tersebut menyelesaikan daftar pertanyaan mengenai makanan selama mereka hamil, dan kesehatan anak mereka dinilai dengan daftar pertanyaan mengenai gejala penyakit. Makanan anak-anak itu juga dinilai.

Temuan tersebut memperlihatkan perempuan yang mengkonsumsi paling banyak apel selama kehamilan yaitu lebih dari empat butir per minggu, maka anak yang dilahirkan memiliki kemungkinan 37 persen lebih rendah untuk mengalami sesak nafas dibandingkan dengan anak dari ibu yang paling sedikit mengkonsumsi apel selama mereka hamil.

Studi itu disiarkan di dalam jurnal Thorax, terbitan Januari.

"Mekanisme di balik kemungkinan dampak perlindungan apel mungkin memiliki kaitan dengan "flavonoid" dan zat anti-oksidan lain yang terkandung di dalam apel," kata Dr. Devang Doshi, Direktur Bagian imunologi dan Alergi Pediatrik di Beaumont Hospital di Royal Oak, Michigan, yang tak ikut dalam studi tersebut.

Lebih dari 20 juta orang Amerika memiliki asma dan sebanyak 6,2 juta di antara mereka adalah anak kecil, demikian data dari U.S. Centers for Disease Control and Prevention.

Vitamin E Berlebih Picu Gangguan Hati Bayi

Vitamin E Berlebih Picu Gangguan Hati BayiBERLEBIH: Makanan alami yang sehat kandung cukup vitamin, hindari tambahan suplemen vitamin E saat hamil untuk mencegah gangguan hati sang bayi

Wanita hamil, atau bahkan yang baru hamil sebaiknya memeriksa dosis asupan vitamin E dalam tubuh mereka. Pasalnya asupan vitamin E yang terlalu tinggi pada awal kehamilan dapat menyebabkan resiko bayi lahir dengan gangguan hati, demikian yang disampaikan tim peneliti asal Belanda.

Salam sebuat studi, tim para pakar tersebut meneliti 276 ibu yang memiliki anak dengan kelainan hati, dan 324 ibu yang terkontrol dan memiliki bayi bebas dari masalah hati.

Ketika usia kandungan menginjak bulan ke 16, para ibu mengisi angkat mengenai frekuensi asupan makanan selama 4 minggu untuk keperluan penelitian. Menurut para peneliti, pola diet selama 4 minggu tersebut sama dengan pola diet saat mereka sebelum hamil.

Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang mengkonsumsi vitamin E dosis tinggi beresiko hingga 70 persen memiliki bayi dengan kelainan hati, dibandingkan yang mengkonsumsi vitamin E lebih rendah.

Sementara, pola diet dengan asupan vitamin E tinggi disertai dengan suplemen yang mengandung vitamin E meningkatkan resiko kelainan hati sejak lahir sebesar 5 hingga 9 kali lipat, demikian menurut laporan Dr. R. P. M. Steegers dari University Medical Center,Theunissen, Rotterdam, dan rekannya seperti yang ditulis dalam Jurnal Internasional Obstetri dan Ginekologi.

Peneliti menyimpulkan bahwa tingginya asupan vitamin E "memungkinkan adanya ketidakseimbangangan antara oksidan dan antioksidan" di dalam lapisan embrio.

Kemungkinan mekanisme lain yang diperburuk efek vitamin E dosis tinggi pada bayi, menurut peneliti, adalah termasuk perkembangan perubahan pada hati embrio, dan gangguan sel enzim pembersih racun secara alami

Teliti Fosfor, Sayangi Ginjal Anda

Teliti Fosfor, Sayangi Ginjal AndaHINDARI TINGGI FOSFOR: Makanan cepat saji mengandung fosfor sekaligus zat aditif berfosfor, harus dihindari penderita penyakit ginjal

Penderita penyakit seputar ginjal atau mereka yang memiliki ginjal sensitif sebaiknya berhati-hati mengonsumsi makanan. Terlalu banyak asupan makanan mengandung fosfor bisa berbahaya bahkan fatal bagi pasien penderita ginjal. Namun tindakan edukasi terbaru membantu pasien mengurangi resiko tersebut

Pasien dengan gangguan ginjal menengah hingga parah memiliki kesulitan mensekresi fosfor yang dapat mengganggu kimia tubuh. Kadar fosfor dalam darah yang meningkat, menaikkan resiko sakit bahkan kematian. Pasien dengan penyakit ginjal memang disarankan membatasi asupan makanan, bahkan yang secara alami, mengandung fosor, seperti daging, produk susuk, gandum dan olahannya, dan kacang. Namun kini, menurut penelitian, tak sedikit pula zat aditif mengandung fosfor yang sering ditambahkan dalam proses pembuatan makanan, termasuk makanan siap saji.

Pelarangan ini juga berlaku pasien 279 ESRD atau end-stage renal disease, atau penyakit ginjal tahap akhir yang mengalami peningkatan kadar fosfor darah (lebih besar dari 5,5 miligram per desiliter (mg/dl).

Sejumlah 145 pasien penyakit ginjal yang diteliti oleh tim riset Amerika Serikat (AS), masuk kelompok pertama, akan menerima edukasi cara menghindari zat aditif fosfor saat membeli makanan di toko grosir atau di restoran cepat-saji. Sementara sisanya. masuk grup kedua yakni 134 orang, diteruskan mendapat perawatan dan kontrol seperti biasa.

Saat studi dimulai, rata-rata kadar fosfor darah ialah 7,2 mg/dl di grup pertama dan kadar fosfor grup kedua sebesar 7,1 mg/dl. Setelah studi dilakukan tiga bulan, kedua level tersebut menurun, tapi di kelompok pertama menurun sebesar 1.0 mg/dl, sedangkan di kelompok kedua hanya menurun 0,4 mg/dl. Pasien di grup pertama sepertinya juga terlihat semakin waspada dengan melihat label daftar bahan makanan dan fakta nutrisi dengan seksama di label kemasan makanan.

Penelitian itu sendiri baru saja dipublikasikan 11 Februari lalu di Journal of the American Medical Associaton. " Penurunan 0.6 mg/dl lebih banyak di kalangan kelompok pertama dibanding kelompok kedua juga berarti, kelompok pertama memiliki penurunan 5-15 persen resiko lebih rendah dalam kematian akibat gagal ginjal," demikian bunyi salah satu kalimat dalam artikel jurnal yang ditulis pemimpin penelitian, Catherine Sullivan.

"Penemuan kami meningkatkan faktor kemungkinan, bahwa makanan kemasan dan siap-saji berkontribusi menyebabkan hiperfosfatemia, kejadian gagal jantung, dan penyakit tulang yang diderita kalangan pasien ESRD. Hasil penelitian kami memiliki implikasi penting bagi pasien, rumah sakit, peneliti, dan pembuat kebijakan," tulis pakar dari Pusat Medis MetroHealth, dan Case Western Reserve di Universitas Cleveland tersebut.

"Pasien dengan ESRD dan rumah sakit harus mempelajari baik makanan alami mengandung fosfor dan zat aditif berfosfor, selain itu pasien juga mesti membatasi asupan fosfor total hanya 800 hingga 1000 miligram per hari sebagaimana yang direkomendasikan oleh pakar kesehatan dan ahli ginjal," bunyi artikel studi tersebut lebih lanjut

Mereka juga menambahkan para peneliti harus semakin fokus mengembangkan metode lebih lanjut mencegah dan mengatasi hyperfosfatemia dan pemegang kebijakan mesti mempertimbangkan cara mengatasi kendala di lapangan, seperti menetapkan pencantuman kandungan fosfor dalam label nutrisi makanan kemasan.

Selasa, 10 Februari 2009

Psikoterapi: Atasi Kelainan Mental dan Emosi

Psikoterapi merupakan pengobatan kelainan mental dan emosi dengan menggunakan teknik-teknik psikologi yang didisain untuk mendorong terciptanya komunikasi mengenai konflik yang dimiliki pasien secara lebih mendalam. Dengan begitu diharapkan akan ada pengurangan gejala, perubahan perilaku untuk mengingkatkan fungsi sosial serta pertumbuhan dan perbaikan kepribadian pasien.

Psikoterapi merupakan proses yang memungkinkan seseorang lebih memahami kemampuan, kesusahan, motivasi serta kecemasan mereka dengan arahan terapis.

Dalam hubungan dengan terapis, harus ada rasa saling percaya yang berlanjut terus selama beberapa bulan bahkan tahun."Ini merupakan hubungan yang paling dekat yang tidak akan pernah Anda dapatkan dengan orang lain," kata konsultan klinik psikologi Caroline Garland dari klinik Tavistock, London."Para terapis mengenal pasien mereka lebih baik daripada siapapun di kehidupan pasien tersebut."

Psikoterapi biasanya dilakukan setiap minggu, dan apa pun yang dikatakan atau dilakukan selama sesi ini merupakan rahasia antara pasien dan terapis. Pada terapi individu, pasien dan terapis biasanya duduk di kursi. Sedangkan terapi berkelompok biasanya terdiri dari 3 pasien atau lebih, dan bisa menjadi cara terbaik untuk memecahkan masalah tertentu.

Beberapa orang menggunakan kombinasi teknik-teknik terapi, seperti individual dan terapi marital (dimana sepasang suami istri bertemu dengan 1 atau 2 terapis).

Tidak perduli menggunakan teknik yang mana, prinsipnya, psikoterapi bukanlah cara penyembuhan ajaib, tetapi penyembuhannya ada dalam diri setiap orang. Seiring waktu, pasien membangun rasa "menguasai" terhadap situasi, perasaan, pikiran dan tingkah laku mereka.

Pada tahun 1950-an, ditemukan berbagai bentuk psikoterapi analitis dan dinamis. Pada masa ini, Carl Rogers, mengartikan terapi dari segi cara pandang manusia, dengan keyakinan bahwa setiap individu adalah unik. Ini menimbulkan pemahaman bahwa setiap individu mempunyai masalah yang unik, dengan penyebab yang unik, serta membutuhkan solusi yang unik pula.

Ini memungkinkan adanya psikoterapi yang berpusat pada orang itu sendiri. Para terapis memungkinkan pasien untuk menelusuri perasaan mereka dengan menanyakan beberapa pertanyaan yang membutuhkan jawaban lebih dari sekedar "iya" atau "tidak". Masing-masing pertanyaan merujuk pada apa yang baru saja dikatakan pasien mengenai perasaan mereka, jadi di setiap sesinya, setiap isu di eksplore secara lebih mendalam.

Berdasarkan pendekatan ini, masalah-masalah psikologi tidak didasarkan pada pikiran-pikiran yang tidak sadar tetapi pada kesalahan memeriksa pikiran-pikiran sadar Anda secara menyeluruh. Para terapis biasanya melibatkan pasien mereka dalam berbagai rutinitas dengan mengetengahkan pertanyaan seperti:

  • Apa yang sedang saya pikirkan?
  • Bagaimana pikiran itu mempengaruhi perasaan saya?
  • Apa saya percaya akan pikiran ini?
  • Jika saya sadar kalau saya sama sekali tidak mempercayai pikiran tersebut, apa itu akan membuat saya merasakan hal yang berbeda?

Berdasarkan pengalaman pasien, terapi ini efektif mengatasi masalah tertentu.

Kurangi Kalori Tajamkan Memori

Kita sering kali makan mengikuti selera mulut tanpa memperhatikan jumlah kalori. Kita tidak meyadari kalau makan berlebih tidak hanya memicu berbagai penyakit tetapi juga menurunkan ketajaman daya ingat otak.

Menurut para peneliti dari Jerman, mengurangi 1/3 kalori dari jumlah yang Anda makan bisa meningkatkan daya ingat.

Para peneliti membagi partisipan, dengan rata-rata umur 60 tahun, menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama menerapkan pola diet seimbang dengan jumlah kalori normal. Kelompok kedua juga menerapkan pola diet seimbang tetapi dengan jumlah asam lemak tidak jenuh yang lebih tinggi, seperti yang dikandung minyak olive dan ikan. Sedangkan kelompok ketiga menerapkan diet dengan jumlah kalori terbatas.

Setelah 3 bulan, kelompok pertama dan kedua memiliki kemampuan memori yang sama, tetapi 50 orang partisipan dalam kelopok ketiga mempunyai kemampuan memori yang lebih baik. Selain itu, mereka juga mengalami perbaikan kesehatan fisik dengan adanya penurunan kadar insulin dan tanda-tanda peradangan yang lebih sedikit.

Menurut para ahli, diet ini menjaga sel otak tetap sehat sehingga meningkatkan kemampuan daya ingat. Mereka menulis:"Menurut sepengetahuan kami, hasil ini menunjukkan bukti penelitian pertama pada manusia bahwa pembatasan jumlah kalori meningkatkan daya ingat orangtua."

11 Pengobatan Alternatif Kanker


Banyak pengidap kanker mencoba pengobatan pelengkap dan pengobatan alternatif. Jika kanker membuat Anda merasa kehilangan kontrol terhadap kesehatan Anda, Anda bisa mencoba pengobatan alternatif. Tetapi banyak pengobatan alternatif yang tidak terbukti efektif bahkan berbahaya.

Untuk membantu Anda memilih, berikut 11 pengobatan alternatif kanker yang biasanya aman dan ada bukti yang menunjukkan akalu 11 pengobatan alternatif ini menguntungkan.

Bagaiman pengobatan alternatif membantu Anda?

Pengobatan alternatif kanker tidak akan berperan untuk menyembuhkan kanker, tetapi bisa membantu mengatasi tanda dan gejala-gejala yang disebabkan oleh kanker dan pengobatan kanker.

Tanda-tanda dan gejala-gejala seperti kecemasan, kelelahan, mual dan muntah, rasa sakit, susah tidur, dan stres bisa dikurangi dengan menggunakan pengobatan alternatif.

Anda bisa menggunakan pengobatan alternatif kanker sebagai pelengkap pengobatan dari dokter, bukan sebagai pengganti pengobatan medis.

Walaupun pengobatan alternatif kanker seperti akupuntur bisa mengurangi gejala mual atau rasa sakit, tetapi tidak cukup efektif untuk mengganti pengobatan medis dari dokter. Berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan keseimbangan antara pengobatan tradisional kanker dengan pengobatan alternatif kanker.

1. Jika Anda merasa cemas, cobalah pengobatan alternatif seperti hipnotis, pijat, meditasi, serta teknik-teknik relaksasi

2, Jika Anda merasa kelelahan, cobalah berolahraga, pijat, teknik-teknik relaksasi atau yoga

3. Jika Anda mual dan muntah, cobalah akupuntur, aromaterapi, hipnotis, atau terapi musik

4. Jika Anda merasa sakit, cobalah akupuntur, aromaterapi, biofeedback, hipnotis, meditasi, pijat, atau terapi musik

5. Jika Anda mengalami masalah tidur, cobalah berolahraga, teknik-teknik relaksasi, tai chi, atau yoga

6. Jika Anda stres, cobalah aromaterapi, berolahraga, hipnotis, pijat, meditasi, tai chi, atau yoga

Masturbasi Tingkatkan Risiko Kanker Prostat

Sebuah studi menunjukkan, masturbasi dalam frekuensi tinggi pada laki-laki muda meningkatkan risiko alami kanker prostat, tetapi masturbasi menurunkan risiko kanker prostat pada laki-laki berusia 50-an.

Tingginya kadar hormon seks, androgen, pada laki-laki akan meningkatkan risiko terserang kanker prostat. Tetapi, beberapa studi menunjukkan hasil yang berbeda.

Untuk menjawab pertanyaan ini, tim peneliti dari England's University of Nottingham mencaritahu apakah laki-laki dengan intensitas dorongan seksual yang tinggi lebih berisiko terkena kanker prostat.

Hasil penelitian sangat mengejutkan. Hubungan intim tidak mempengaruhi risiko kanker prostat. Tetapi masturbasi dengan frekuensi tinggi bisa meningkatkan risiko kanker prostat.

Masturbasi dengan frekuensi tinggi yang dilakukan laki-laki usia 20-an dan 30-an akan meningkatkan risiko kanker prostat tetapi laki-laki usia 50-an yang melakukan masturbasi mengalami penurunan risiko kanker prostat.

Tentu saja tingkat keseringan masturbasi ini relatif. Bagi laki-laki yang berusia 20-an, dikatakan "masturbasi frekuensi tinggi" jika melakukan masturbasi sebanyak 2-7 kali per minggu. Dibandingkan dengan laki-laki seusia ini yang melakukan masturbasi kurang dari sekali perbulan, mereka yang melakukan masturbasi frekuensi tinggi memiliki risiko 79% lebih tinggi menderita kanker prostat pada usia 60 tahun.

Bagi laki-laki yang berusia 50-an, dikatakan melakukan "masturbasi frekuensi tinggi" jika mereka melakukannya sekali atau lebih per minggu. Dibandingkan dengan laki-laki seusianya yang tidak pernah melakukan masturbasi, mereka yang melakukan masturbasi memiliki risiko kanker prostat 70% lebih rendah.

Apa penyebabnya? Studi ini tidak menjawabnya, tetapi Dimitropoulou dan teman-temannya mengeluarkan beberapa teori. Menurut mereka, laki-laki muda secara genetik memeiliki hormon yang sensitif kanker prostat dan risikonya akan semakin tinggi jika tubuh secara alami memproduksi hormon laki-laki dalam kadar tinggi, hormon yang meningkatkan intensitas dorongan seksual mereka.

Jadi, bukan masturbasi yang meningkatkan risiko kanker prostat pada laki-laki muda. Semakin banyak masturbasi, artinya semakin banyak dorongan seksual, dan semakin banyak androgen yang membasahi jaringan prostat.

Masalahnya berbeda dengan laki-laki yang lebih tua. Menurut Dimitropoulou, pada laki-laki yang lebih tua, masturbasi justru bisa membantu membersihkan cairan kelenjar prostat yang mungkin mengandung substansi penyebab kanker.

"Pada usia tua, sangat penting untuk mengeluarkan racun dari sistim tubuh," katanya."Dan karena frekuensi masturbasi pada usia 50-an tidak sesering saat mereka masih berusia 20-an, bahkan masturbasi dengan kadar rendah juga bisa melindungi."

Dimitropoulou dan teman-temannya melaporkan penemuan ini di BJU International edisi Januari.

Menguak Fakta Dibalik Makanan

Pola makan sangat menentukan kesehatan. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tahu memilih makanan yang sehat dan yang tidak. Anda harus teliti melihat jumlah lemak yang terkandung dalam makan siang Anda dan berapa banyak kalori yang terdapat dalam segelas anggur yang Anda teguk.

Berikut beberapa fakta dibalik makanan sehari-hari yang bisa mengejutkan Anda:

Sereal bisa menggagalkan diet Anda

Menurut ahli nutrisi Fiona Kirk, sereal mengandung kalori dan gula dua kali lebih banyak dibandingkan dengan ice krim vanila. Jadi perhatikan kandungan gula dalam label makanan yang Anda pilih.

Tomat bagus untuk kulit

Tomat mengandung lycopene yang akan melindungi kulit Anda dari risiko terbakar sinar matahari serta meningkatkan kadar kolagen yang bisa melindungi dari ancaman penuaan.

Seledri

Anda pasti tahu kalau tiram mengandung zat yang bisa merangsang libido, tetapi tahukah Anda kalau seledri juga penuh dengan hormon androsterone yang kalau dikonsumsi oleh para laki-laki akan memicu rasa tertarik pada perempuan.

Makanan berkalori rendah

Saat makan, tubuk melepaskan enzim pencernaan dan meningkatkan sistim metabolisme tubuh. Tetapi beberapa makanan seperti strawberri dan kacang hijau mengandung jumlah kalori yang lebih sedikit dibandingkan jumlah yang diperlukan oleh proses metabolisme. Jadi, tubuh akan membakar lebih banyak dari jumlah yang Anda makan sehingga akan menurunkan berat badan.

Makanan "buruk" Bantu Turunan Berat Badan

Makanan lezat dan menggoda selalu mengintai, khususnya saat Anda sedang mencoba menurunkan berat badan. Tetapi banyak makanan yang dicap tidak bagus untuk diet sebenarnya tidak terlalu buruk.

Berikut beberapa makanan menggoda yang sebenarnya membantu Anda menurunkan berat badan dan mempertahankan tubuh ideal:

Telur

Kalau berbicara mengenai pola makan sehat, telur selalu menjadi bahan perdebatan. Penelitian terbaru menunjukkan, mengkonsumsi satu telur per hari aman dan bernutrisi bagi orang dewasa dan jika Anda mengkonsumsi telur saat sarapan, maka kesempatan Anda menurunkan berat badan semakin besar.

Alasannya: telur kaya akan protein yang memerlukan waktu lama untuk dicerna. Mengkonsumsi protein di pagi hari membuat perut Anda tetap kenyang, sehingga jumlah makanan Anda berkurang sepanjang hari.

Steak

Selama bertahun-tahun, pakar kesehatan telah mengingatkan kita untuk mengurangi konsumsi daging merah. Tetapi, steak tidak selalu buruk bagi diet. Faktanya, satu potong daging sapi tanpa lemak mengandung lebih sedikit lemak jenuh dari pada dada ayam tanpa kulit dengan ukuran yang sama.

Sama seperti telur, steak kaya protein yang akan membuat Anda kenyang lebih lama. Untuk memperbanyak konsumsi protein tetapi rendah lemak, pilihlah sirloin, daging tanpa lemak serta batasi porsi yang Anda konsumsi hanya sampai seukuran tinju tangan.

Pasta

Daripada menghindari pasta saat diet, lebih baik beralih ke beras murni. Penelitian menunjukkan, orang-orang yang mengkonsumsi beberapa takar beras murni per hari cenderung lebih langsing dan lebih bisa mempertahankan berat badan.

Berdasarkan satu studi, mengkonsumsi beras murni daripada beras olahan bisa membantu membakar lemak di perut Anda.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan kaya lemak tetapi merupakan jenis lemak yang baik. Kacang juga kaya protein dan serat yang dapat menstabilkan gula darah. Pastikan Anda mengkonsumsi beberapa gram lemak dari segenggam penuh kacang. Tetapi, ini akan membantu jika Anda menghindari kue-kue serta makanan manis lainnya.

Bahkan, butter kacang juga bisa menjadi teman diet Anda. Studi-studi telah menunjukkan, mengkonsumsi makanan ini dalam jumlah kecil dapat mengontrol rasa lapar tanpa menyebabkan penambahan berat badan.

Keju

Orang yang sedang diet seringkali mengurangi jumlah kalori dengan menghindari makanan produk susu yang berkalsium, tetapi beberapa studi menyatakan ini suatu kesalahan. Teorinya, tubuh membakar lebih banyak lemak saat tubuh mendapatkan kalsium yang cukup. Jadi, mengkonsumsi keju, yogurt, serta susu berperan dalam menurunkan berat badan.

Kopi

Kopi akan menjadi minuman yang buruk hanya kalau dicampur dengan krim, gula atau sirup penambah rasa. Mengkonsumsi kopi murni memepercepat metabolisme tanpa menambah lemak dan kalori. Satu studi mengindikasikan, kafein dari dua gelas kopi bisa membantu perempuan dengan berat badan 72.25 kg membakar 50 kalori ekstra selama 4 jam.

Makanan "buruk" dengan porsi "bagus"

Makanan yang dicap "buruk" bisa menjadi bagian dari diet Anda jika Anda mengkonsumsinya dalam porsi kecil. Pada faktanya, pakar diet menasihati agar tidak memusuhi makanan favorit Anda.

Menarik diri dari makanan yang Anda sukai bisa membuat diet Anda gagal. Lebih baik tetap mengkonsumsi maknan favorit dengan cara membatasi porsi. Contohnya, sepotong coklat sehari, dan tetaplah konsisten seperti itu.

Healthy Foods for Healthy Life

Bit

Bit merupakan salah satu sumber terbaik untuk mendapatkan folat, nutirisi yang berperan menurunkan kadar homocysteine, asam amino penyebab peradangan yang diproduksi oleh tubuh. Satu cangkir bit hanya mengandung 60 kalori, tanpa lemak, menyediakan sekitar 40 % dari kebutuhan asam folat harian serta mengandung 4 gr serat.

Jika suka, nikmatilah potongan bit mentah, atau siapkan menjadi salad lezat dengan cara dicampur dengan olive oil dan siraman lemon.

Daun dan batangnya juga kaya akan nutrisi. Dapatkan makanan lezat dan sehat dengan cara menumisnya dicampur bawang putih, olive oil, garam sehat, dan lada hitam.

Kubis

Kubis bagus untuk kesehatan. Satu cangkir kubis yang telah dipotong-potong mengandung 20 kalori, 2 gr serat dan kaya akan sulforaphane, zat kimia anti kanker yang terbukti menurunkan kerusakan sel di seluruh tubuh. Jadi, tidak ada salahnya menambahkan kubis ke salad Anda.

Jambu biji

Satu cangkir jambu biji mengandung 110 kalori, 376 mg vitamin C (itu lebih 300% dari kebutuhan sehari-hari), 699 mg potasium dan 9 gr serat. Jambu biji juga mengandung lycopene dengan kadar yang sehat buat jantung. Lycopene merupakan antioksidan yang berfungsi memerangi kanker prostat (orang-orang selalu berpikir kalau tomat merupakan satu-satunya sumber lycopene).

Swiss chard

Swiss chard merupakan sayuran menyerupai bayam dan masih sejenis dengan bit. Sayuran ini mengandung lutein dan zeaxanthin, pasangan antioksidan, yang ditemukan dengan konsentrasi tinggi dalam jaringan macula. Karena antioksidan ini menyerap 40-90% intensitas cahaya biru, maka nutrisi ini berperan seperti sunscreen bagi mata Anda.

Studi menunjukkan, mengkonsumsi makanan yang kaya akan lutein dan zeaxanthin dapat meningkatkan kepadatan pigmen di macula. Semakin tinggi kepadatan pigmen berarti perlindungan retina semakin baik, dan risiko kerusakan macula semakin rendah. Satu cangkir swiss chard yang telah dimasak hanya mengandung 35 kalori.

Hamil Tak Perburuk Kanker Payudara

Perempuan hamil yang terserang kanker payudara tak memiliki perbedaan dalam kemungkinan kematian dibandingkan dengan pasien muda kanker payudara.


Demikian hasil studi yang disiarkan Senin (9/2) di dalam jurnal Cancer.

Studi tersebut adalah salah satu yang terbesar yang mengkaji apakah kanker payudara menyerang perempuan hamil lebih keras dibandingkan dengan perempuan lain. Studi itu bertolak-belakang dengan beberapa studi sebelumnya menyatakan kehamilan membuat kondisi lebih parah.

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis data dari 652 perempuan yang berusia 35 tahun dan lebih muda yang dirawat karena menderita kanker payudara di M.D. Anderson Cancer Center, University of Texas, dari 1973 sampai 2006.

Hasilnya memperlihatkan angka kemunculan kembali kanker, penyebaran kanker dan kelangsungan hidup penderitanya biasanya sama bagi perempuan yang menderita kanker payudara yang sedang hamil dan perempuan muda lain yang menderita penyakit tersebut.

“Kanker payudara di kalangan perempuan muda adalah penyakit yang sangat agresif, dan penting bahwa kami mempelajarinya dengan harapan dapat membuat perbedaan dalam bidang pengobatan,” kata penulis utama studi itu Dr Beth Beadle.

Sebanyak 3,8 persen kehamilan diperkirakan menambah rumit kanker payudara, dan rata-rata 10 persen pasien kanker payudara yang berusia 40 terserang penyakit itu selama hamil, kata para peneliti tersebut. M.D. Anderson memiliki sejarah panjang berada di garis depan dalam perawatan perempuan hamil yang terserang kanker payudara.

Multivitamin Tak Mampu Cegah Kanker dan Penyakit Jantung

PENELITIAN terbesar atas pengunaan multivitamin pada perempuan usia lanjut membuktikan bahwa pil-pil tersebut tidak berarti apa-apa dalam pencegahan kanker pada umumnya atau penyakit jantung.
Penelitian selama delapan tahun pada 161.808 wanita postmenopause (usia 50-an) ini juga mengecewakan para pria yang gemar mengonsumsi vitamin.

Jutaan warga Amerika diberitakan telah menghabiskan miliaran dollar untuk membeli vitamin demi meningkatkan kesehatan mereka. Ini karena penelitian yang memfokuskan diri pada kanker dan penyakit jantung membuktikan konsumsi makanan kaya vitamin dapat melindungi mereka dari penyakit-penyakit itu. Namun, bukti itu bukan hendak menyatakan bahwa pil-pil vitamin (supelemen) itu merupakan pengganti yang terbaik.

Marian Neuhouser, peneliti dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle memberikan nasihat, "Dapatkan vitamin dan mineral dari makanan. Makanan lebih baik daripada suplemen," tegas Neuhouser.

Dr JoAnn Manson yang juga ikut menulis hasil penelitian ini di Archives of Internal Medicine

Satu hal yang perlu diingat, data-data ini sifatnya observasional, bukan hasil penelitian ilmiah ketat. Lagipula, tak jelas apakah konsumsi vitamin bisa mencegah kanker yang sudah ada bertahun-tahun, jelas Manson dari Rumah Sakit Harvard Brigham and Women.

Dia menyatakan, multivitamin mungkin masih berguna "sebagai salah satu bentuk asuransi" bagi mereka yang pola makannya tak sehat.

Eric Jacob, seorang epidemiologis dari American Cancer Society menyatakan kalau suplementasi vitamin memang tidak dianjurkan, gantinya Anda harus mengonsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari dan membatasi konsumsi daging merah.
edisi Senin menyatakan, riset ini bukan berarti hendak bilang bahwa multivitamin tidak berguna sama sekali.

Ganja Sebabkan Kanker Testikular!

PARA pengisap ganja tak hanya terancam mengalami gangguan saraf dan otak. Sebuah penelitian yang berlangsung di Amerika Serikat menunjukkan, laki-laki pengisap ganja berisiko terserang kanker testikular. Risiko ini makin meningkat pada pengguna rutin minimal sepuluh tahun.


Penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Cancer ini melibatkan 369 laki-laki pengidap kanker testikular usia 18-44 tahun dan 979 orang (campuran pengisap ganja dan bukan). Hasilnya, risiko pada pengisap ganja rutin naik dua kali lipat dibandingkan dengan yang tidak.

Risiko makin tinggi pada mereka yang dilaporkan telah mengisap ganja setidaknya sepuluh tahun dan menggunakannya lebih dari sekali sepekan, serta mulai mengisap ganja sebelum usia 18 tahun.

Kesimpulan itu adalah temuan baru. Sebelumnya tidak ada studi yang menemukan kaitan antara ganja dan kanker testikular. ”Kami yang pertama kali melihat kaitan itu,” kata Stephen Schwartz, salah satu peneliti pada Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson di Seattle.

Umumnya diketahui, kanker testikular terkait dengan luka lama pada buah pelir dan faktor keturunan. Kanker jenis itu sering kali muncul pada pengidap pada usia 20 hingga 30 tahunan.

Para remaja merupakan kelompok terbesar pengisap ganja. Karena itulah dilakukan penelitian untuk mengungkap risiko kanker testikular tipe nonseminoma yang menyerang remaja.

”Studi kami membuktikan adanya konsekuensi merugikan dari ganja, meski belum seberapa,” kata Schwartz. Katanya, perlu penelitian lebih jauh sel-sel di dalam buah pelir untuk mengetahui adakah penghambat yang merespons zat kimia ganja.

Peneliti kanker di Inggris, Henry Scowcroft, mengakui, penelitian itu bermanfaat. Namun, ia melihat perlunya menambah jumlah dan cakupan responden.

”Sebelum tiba pada kesimpulan yang pasti, apakah sesuatu itu merupakan sebab-akibat, lebih dari sebuah titik pada layar radar, butuh diperbanyak dalam cakupan studi yang lebih luas lagi,” katanya.

Penderita Diabetes Rentan Bisul

BISUL memang bukan penyakit yang disebabkan oleh alergi atau genetik. Menurut literatur tidak ada orang yang mempunyai bakat bisulan. Namun, pada beberapa kasus, terdapat juga orang-orang yang mempunyai kecenderungan menderita bisul berulang-ulang.

"Orang dengan diabetes biasanya lebih cenderung menderita bisul berulang," kata dokter spesialis kulit dan Kelamin RSAB Harapan Kita, Jakarta, dr Dharma SpKK.

Secara garis besar, menurut Dharma, terdapat tiga pemicu munculnya bisul, yaitu faktor kebersihan, daerah tropis, dan daya tahan tubuh yang lemah. Namun, umumnya, bisul muncul karena adanya kuman. Orang-orang yang tidak menjaga kebersihan tubuh dan lingkungannya dengan baik, otomatis lebih berpeluang terserang bisul.

Itu membuat mereka yang tinggal di daerah permukiman padat, di daerah pengungsian dengan faktor kebersihannya terabaikan akan lebih mudah bisulan. "Namun harus diingat, walaupun tinggal di tempat yang bersih tapi kalau jarang mandi dan membersihkan badan, kuman tetap akan bersarang," jelas dia.

Indonesia, menurut Dharma, secara geografis termasuk daerah tropis. Salah satu ciri dari daerah tropis adalah udaranya yang panas sehingga dengan mudah orang akan berkeringat. Keringat pun bisa menjadi salah satu pemicu munculnya bisul. Terutama bisul yang terjadi pada kelenjar keringat.

Faktor pemicu bisul lainnya adalah menurunnya daya tahan tubuh karena kurang gizi atau menderita anemia. Biasanya faktor pemicu tidak muncul sendiri, beberapa kasus banyak yang muncul bersamaan atau sekaligus. "Misalnya karena selalu berkeringat kemudian muncul biang keringat. Karena gatal, lalu digaruk, ditambah lagi kebersihannya jelek dan gizinya pun rendah, akhirnya jadi bisul," kata dia.

Yang perlu diwaspadai, menurut Dharma, yakni bisul bisa menular. Kontak langsung bisul dengan kulit apalagi bila ada goresan meskipun kecil (mikro trauma) dapat menyebabkan kuman berpindah tempat. Tapi kalau tidak ada luka, kebersihannya terjaga dan daya tahan tubuh sedang bagus, tidak akan terjadi penularan.

Selain orang dewasa, bisul pun ternyata bisa menyerang bayi-bayi yang berusia hitungan minggu. Hal itu lebih banyak disebabkan oleh ketakutan orangtua untuk memandikan bayibayi mereka apalagi mengeramasinya.

"Hal itu banyak ditemukan pada orangtua yang baru pertama memiliki bayi. Karena jarang dimandikan bayi lebih rentan terkena bisul," tambah dia.

Ternyata Kanker pun Mengintai Anak Kita


Terapi Galih GUmelar Kanker pada anak. Penyakit yang suka datang tiba-tiba ini rentan diderita anak yang jarang mengonsumsi sayur, buah, dan tidak rutin berolahraga.

"Kanker adalah penyakit yang tidak diketahui penyebabnya, namun terdapat faktor risiko timbulnya penyakit ini," ujar Ketua III Pengurus Pusat Yayasan Kanker IndonesiaDr Sumarjati Arjoso SKM.

Diketahui beberapa faktor penyebabnya adalah genetik, lingkungan yang bisa menjadi faktor pencetus seperti penyinaran (radiasi) sewaktu hamil muda, terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan dan suntik hormon.

Selanjutnya, Sumarjati menyebutkan, terdapat tandatanda umum gejala kanker pada anak. Seperti bintik putih pada mata, bola mata tampak lebih besar, mata menonjol, perdarahan pada mata secara spontan, mata mendadak juling. Umumnya, hal-hal tersebut terjadi pada anak-anak di bawah umur 4 tahun.

Selain itu, tanda-tanda lainnya adalah pembengkakan, misalnya pada hati, limpa, leher, buah zakar, kelenjar getah bening, dan tulang. Timbul rasa nyeri pada tulang atau sendi. Juga terdapat tanda-tanda neurologis berupa sakit kepala yang berkepanjangan, disertai mual atau muntah yang menyemprot pada saat bangun tidur, gangguan keseimbangan, penurunan kesadaran, kejang, perubahan perilaku, kelumpuhan anggota gerak dan saraf otak.

"Waspadai juga tanda-tanda seperti wajah pucat, demam yang tidak diketahui sebabnya, perdarahan yang abnormal (lebam atau birubiru di sekitar kulit, mimisan, kencing berdarah), terjadinya penurunan berat badan secara drastis dan anak tidak nafsu makan," sebutnya.

Sebuah penelitian yang dilakukan Department of Community and Behavioral Health memperlihatkan, anak-anak yang berusia tujuh tahun sangat rentan terhadap bahaya kanker kulit. Karena, kulit anak-anak rentan timbulnya tahi lalat. Apalagi jika sering terkena sinar matahari. Hal tersebut bisa rentan terjadinya kanker.

"Kanker ini adalah penyakit yang sulit diketahui penyebabnya, dan faktor pemicunya adalah sinar ultraviolet," tuturnya.

Dia menambahkan, sinar ultraviolet yang langsung terkena kulit akan menyebabkan terjadinya kanker kulit. Karena itu, jika ingin berjemur di pantai, maka gunakanlah sunblock, hindari pancaran sinar matahari mulai pukul 08.00-11.00. Karena pada jam-jam tersebut, sinar matahari mengandung kadar ultraviolet yang besar dan bisa menimbulkan kanker kulit.

Penelitian yang diumumkan di Jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers, and Prevention menyebutkan bahwa lebih dari 62.000 orang Amerika terserang melanoma (kanker kulit) setiap tahunnya dan lebih dari 8.000 meninggal akibat kanker tersebut.

"Orangtua harus lebih berhati-hati jika ingin mengajak anaknya ke pantai, terlebih jika lokasi tersebut sangat panas," ujar salah satu anggota peneliti, Lori Crane.

Ditambahkan Crane, banyak orangtua yang beranggapan jika telah memberikan sunblok, maka anak-anak akan aman dari sinar matahari. Padahal sunblok belum sepenuhnya melindungi. Selain itu, Crane mengungkapkan cara efektif untuk menghindari anak-anak dari risiko kanker kulit adalah memperbanyak aktivitas di dalam ruangan mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB atau jika ingin beraktivitas ke luar rumah, maka anak-anak menggunakan pakaian yang tebal.

Selanjutnya, Sumarjati mengatakan, pada dasarnya pengobatan kanker anak sama dengan pengobatan kanker pada orang dewasa, yaitu kombinasi antara operasi radioterapi dan kemoterapi. Dan khusus untuk leukemia dan limfoma pengobatan utama ialah kemoterapi.

Sembuhkan Jantung Koroner dengan Terapi Getar Syaraf

Terapi Galih Gumelar - JANTUNG merupakan organ tubuh yang sangat vital. Jika jantung berhenti berdetak, tak ada kehidupan. Masalahnya, sebagian kita mengabaikan atau tidak memperhatikan kondisi dan kesehatan jantung.

Jantung adalah organ berupa otot, berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya di atas dan puncaknya di bawah serta miring ke sebelah kiri. Berat jantung sendiri sekitar 300 gram. Agar jantung dapat berfungsi sebagai pemompa yang efisien, otot-otot jantung, rongga atas, dan rongga bawah harus berkontraksi secara bergantian.

Laju denyut jantung atau kerja pompa ini dikendalikan secara alami oleh "pengatur irama" yang disebut dengan nodus sinotrialis, yang terletak di dalam dinding-dinding bilik, pada gilirannya membuat bilik-bilik berkontraksi secara serentak.

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang sangat mematikan. Manurut terapis getar syaraf, Fatihul, jantung koroner adalah penyakit yang berawal dari kelainan yang muncul ketika masih muda.

Sekadar diketahui, arteri koroner merupakan pembuluh darah yang menyalurkan oksigen yang terdapat di dalam darah ke otot otot yang terdapat di dinding jantung. Oksigen-oksigen diperlukan untuk respirasi otot jantung. "Jika oksigen ini tidak dapat disalurkan dengan baik ke otot jantung, jantung akan lemah dan tidak dapat menyediakan darah ke seluruh tubuh," jelasnya. Hal ini pula yang dapat menyebabkan mengapa orang meninggal karena proses biologis dalam tubuhnya sudah tidak lagi mendapatkan nutrisi dan oksigen dari darah.

Jantung koroner adalah mengumpulkan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung atau pembuluh koroner. Lama-kelamaan akan diikuti dengan berbagai proses, seperti penimbunan jaringan ikat, perkapuran, dan pembekuan darah yang akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah sehingga otot jantung di daerah tersebut mengalami kekurangan aliran darah. Karena itu, muncullah berbagai akibat serius, mulai dari nyeri dada sampai infark jantung, yang oleh orang awam dikenal dengan serangan jantung mendadak.

Tidak hanya pengumpulan lemak yang berlebih, kadar kolesterol total dan HDL tinggi, kadar kolesterol HDL rendah, tekanan darah tinggi, merokok, diabetes melitus, kegemukan, kurang olahraga dan stres juga merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang terkena jantung koroner. "Faktor keturunan juga biasanya bisa jadi pemicu," tambahnya.

Pria berusia 45 tahun dan wanita berusia 55 tahun harus bertindak preventif karena pada usia itulah orang rentan terkena jantung koroner. Serangan jantung merupakan suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung akibat mendadak. Berkurangnya pasokan darah ke jantung secara tiba-tiba dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner tertahan selama beberapa saat.

Biasanya, gejala yang dialami oleh penderita jantung koroner sangat beragam. Bisa dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar, atau bahkan rasa sesak di bagian tengah dada. Terkadang, serangan jantung juga hanya dapat menimbulklan rasa tidak nyaman yang ringan sekali sehingga sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan secara spesifik, seperti rasa nyeri, sesak napas, kelelahan atau kepenatan, jantung berdebar-debar, pusing dan pingsan. Rasa nyeri muncul jika otot tidak mendapatkan cukup darah atau suatu keadaan yang disebut iskemi. Oleh karena itu, oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan dapat menyebabkan kram atau kejang. Perasaan dada diremas-remas timbul jika otot jantung tidak mendapatkan darah yang cukup. Rasa tidak nyaman seperti ini juga bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang yang mengalami kekurangan darah bisa tidak merasakan nyeri sama sekali.

Sesak napas merupakan gejala yang bisa ditemukan pada gagal jantung. Sesak napas merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru. Kelelahan atau kepenatan terjadi jika jantung tidak efektif memompa, sehingga aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang dan menyebabkan si penderita merasa lemah dan lelah. Sedangkan pusing dan pingsan terjadi akibat penurunan pada aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk.

Pengobatan Getar Syaraf

Sekarang ini ada sebuah pengobatan alternatif untuk penyakit jantung koroner, yaitu terapi getar syaraf dengan metode bersuci diri, dengan melakukan pijat urat getar syaraf dan senam insan ergonomis.

Menurut terapis getar syaraf Fatihul, metode bersuci ini dilakukan dengan memijat dan mengurut serta membersihkan diri dan mengaktifkan tombol atau trigger kesehatan di dalam tubuh yang terletak di sekitar tangan, wajah, dan kaki sampai lutut untuk membongkar lemak jenuh atau energi negatif yang menyumbat aliran darah. Apabila sampah biolistrik atau energi ini tidak segera dibersihkan atau bahkan sampai menumpuk dalam tubuh, racun makanan dan virus akan mengganggu tubuh, terutama pada otak sebagai alat yang paling vital.

"Menumpuknya sampah biolistrik akan mengakibatkan matinya sensor pemanas tubuh dan sensor keringat menjadi beku. Syaraf menjadi mengerut, kering dan aliran darah tidak lancar sehingga mempermudah masuknya penyakit seperti asam urat, reumatik, radang sendi, maag, migrain, vertigo, jantung, tekanan darah tinggi bahkan mempengaruhi alat vital," jelasnya.

Pijat dan urut memang sudah lama kita tahu. Tetapi getar adalah sesuatu yang beda. Katanya, getar akan memberikan efek positif untuk menyapu bersih kristal-kristal yang menjadi penghalang aliran darah.

"Terapi ini tidak menggunakan alat listrik, tetapi dengan menyentuh trigger tubuh sehingga mendapat sensasi tersetrum. Pada saat itu muncul perintah otak untuk menetralisir sampah biolistrik/energi negatif," tambahnya.

Daerah yang menjadi titik pemijatan utama yaitu ruas-ruas jari, pergelangan tangan, siku, ketiak, alis mata, telinga, mulut, hidung sampai dagu, di sekitar ruas-ruas jari kaki, punggung kaki, pergelangan mata kaki, lutut dan lipatannya.

Sedangkan Senam Insan Ergonomis adalah teknik atau metode perawatan kesehatan untuk menjaga kesehatan atau kebugaran tubuh sekaligus mencegah dan menanggulangi berbagai macam penyakit. Teknik ini mengembalikan posisi syaraf, menarik dan melenturkan ujung-ujung syaraf sehingga menjadi rileks, memberikan tekanan lebih ke pembuluh darah halus di kepala, mengedarkan oksigen melalui darah ke bagian kepala terutama di otak sebagai organ yang lebih vital, dan mengaktifkan kelenjar keringat sistem pemanas tubuh dan sistem syaraf lainnya.

Senam Insan Ergonomis ini terdiri atas lima gerakan dasar. Pertama, gerakan memutar lengan atau gerakan lapang jiwa yang berfungsi untuk meluruskan punggung sehingga memperbaiki postur tubuh, membuka syaraf dada sehingga jantung bekerja lebih baik, paru-paru, pinggang, tulang punggung dan seluruh organ tubuh dalam penyakit.

Kedua, gerakan posisi menunduk seperti salam orang Jepang atau gerakan tunduk tasbih yang bermanfaat untuk membuka pusaran energi penyembuhan yang terendap di tulang ekor, membuka pembuluh arteri yang terjepit dan membakar kristal oksalat di dinding ginjal.

Ketiga, gerakan posisi sujud 1 atau gerakan pembuang racun tubuh. Keempat, gerakan posisi sujud 2 atau gerakan antivirus atau pembakar penyakit. Kelima, gerakan penyelaras hati dan pikiran dengan rileks atau berbaring pasrah. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan terapi getar syaraf ini sekitar 30-45 menit atau sekitar 1-1,5 jam.

Semoga bermanfaat, jangan lupa berbekam di terapi galih gumelar agar jantung selalu sehat dan tidak diberatkan dengan aktifitas harian.

Pola Hidup Sehat Cegah Kanker Prostat

PERJALANAN keganasan sel pada kelenjar prostat tergolong lambat, bukan berarti dapat diabaikan. Pasalnya, kanker prostat tercatat sebagai penyakit pembunuh kedua tertinggi pada pria setelah kanker paru-paru.

Mengenali sedini mungkin serta menerapkan pola hidup sehat dapat melindungi dari keganasan kanker prostat. Bagi kaum hawa, kanker yang menjadi mimpi buruk bisa saja kanker payudara atau kanker leher rahim. Sementara bagi kaum adam, mimpi buruk tersebut adalah kanker prostat.

Prostat sendiri merupakan kelenjar pria berbentuk seperti biji kacang yang memproduksi air mani, cairan tersebut merupakan tempat hidup dan bahan makan bagi sperma. Kanker ini tak hanya mengancam jiwa, juga proses penyembuhannya memiliki efek samping serius, seperti disfungsi ereksi dan kesulitan mengendalikan kandung kemih.

Ditilik dari faktor usia, kanker prostat merupakan kanker ganas yang menyerang lelaki berusia di atas 50 tahun. Kanker prostat jarang menyerang laki-laki di bawah 45 tahun, peluang mengidap penyakit ini tetap sama. Bila ada anggota keluarga yang mengalami kanker prostat.

Celakanya, kanker ini sering tumbuh secara diam-diam dalam kelenjar prostat tanpa gejala apa pun sampai setelah menyebar ke tulang dan jaringan di sekitarnya. Kendati demikian, keganasan sel pada kelenjar prostat dapat disembuhkan asal bisa dideteksi sedini mungkin.

"Untuk itu, bila pada usia 50 tahun ke atas, bila terjadi rasa nyeri tulang, segera cek PSA, yang akan dikaitkan dengan gejala prostatnya," ucap spesialis urologi dari RS Telogorejo, Semarang Dr Ardi Santosa SpU. PSA adalah prostate specific antigen (PSA) untuk mengetahui keberaaan kanker prostat.

Kadar PSA dalam darah ini dapat menunjukkan sebab lain, seperti pembesaran prostat, infeksi atau peradangan. Tindakan medis yang dilakukan, antara lain radiasi, pengangkatan prostat melalui pembedahan, dan terapi hormon untuk menurunkan kadar testosteron

Obati Hipertensi dengan Mentimun

MENTIMUN sering digunakn sebagai lalapan, makanan diet atau pun sebagai masker untuk kecantikan. Hanya itu yang orang tahu tentang manfaat mentimun. Padahal, itu adalah beberapa dari khasiat mentimun. Masih ada beberapa manfaat lain dari buah yang sering disepelehkan karena dianggap mengandung air belaka ini. Salah satunya adalah mengobati hipertensi.

Timun atau mentimun (Cucumis Sativus) adalah tanaman merambat yang mempunyai sulur dahan berbentuk spiral. Daunnya bertangkai panjang, bentuknya lebar bertaju dengan pangkal berbentuk jantung, ujungnya runcing dan tepi bergerigi. Batangnya berbulu halus, bunganya yang jantan berwarna putih kekuningan dan yang betina berbentuk seperti terompet, buahnya bulat panjang, tumbuh bergantung, warnanya hijau berlilin putih dan setelah tua warnanya kuning kotor. Panjang buahnya kira-kira 10-30 cm, pangkalnya berbuntil dan banyak mengandung air. Bijinya banyak, bentuknya lonjong meruncing pipih dan warnanya putih kotor.

Mentimun sudah dibudidayakan di kawasan Asia Selatan sejak 300 tahun yang lalu. Mentimun memerlukan kelembapan udara yang tinggi, tanah subur yang gembur dan sinar matahari penuh dengan drainase yang baik. Mentimun tumbuh baik dari dataran rendah sampai 1.300 m dpl.

Sejak dahulu mentimun digunakan untuk kesehatan. Orang Romawi kuno menggunakan mentimun untuk mengobati gigitan kalajengking dan mengompres mata yang lelah. Penduduk Asia minum jus timun untuk menyejukkan tubuh pada musim panas. Maklum, mentimun punya efek mendinginkan. Itulah mengapa ada ungkapan cool as a cucumber.

Ada beberapa jenis mentimun, antara lain watang, turus, suri, dan krai. Buah mentimun dipercaya mengandung zat-zat saponin (mengeluarkan lendir), protein, lemak, kalsium, fospor, besi, belerang, vitamin A, B1, dan C. Biji buah mentimun mengandung banyak vitamin E untuk menghambat penuaan dan menghilangkan keriput. Di balik kesegaran dagingnya yang banyak mengandung air, ternyata tersimpan vitamin C dan asam kafeat untuk meredakan iritasi kulit dan mengurangi penumpukan cairan di bawah kulit. Mentimun sering digunakan untuk mempercantik kulit wajah. Irisan mentimun digunakan sebagai masker wajah untuk menyegarkan atau menghaluskan kulit wajah serta mengurangi kelebihan minyak di wajah.

Kandungan zat gizi yang terdapat pada mentimun per 100 gram berat badan adalah energi 12 kalori, protein 0.7 gr, lemak 0.1 gr, karbohidrat 2.7 gr, kalsium 10 mg, fospor 21 mg, besi 0.3 mg, vitamin A 0 RE, vitamin C 8.0 mg dan vitamin B1 0.3 mg. Mereka yang menderita hipertensi disarankan untuk mengonsumsi mentimun. "Dapat mengobati hipertensi karena kandungan mineralnya yaitu potassium, magnesium, dan pospor. Selain itu mentimun bersifat diuretic karena kandungan airnya yang tinggi sehingga membantu menurunkan tekanan darah," terang Meilinasari, SKM, MKes dari Politeknik Kesehatan Jakarta.

Mengonsumsi mentimun juga dapat menurunkan berat badan karena mentimun, yang kandungan kalorinya rendah dan kaya akan serat, mampu mengontrol berat badan. Kandungan serat dalam mentimun dapat menurunkan kadar lemak tubuh dan kolesterol serta memberi efek mengenyangkan. Selain itu, mentimun juga mengandung asam malonat yang dapat mencegah gula darah berubah menjadi lemak, sehingga sangat membantu untuk menurunkan berat badan. Ada kalanya mentimun berasa pahit. Rasa pahit itu berasal dari saponin, yaitu senyawa fitokimia yang terdapat dalam lendir mentimun. Meskipun pahit, saponin memiliki manfaat sebagai antikanker, menurunkan kolesterol, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Mentimun juga bermanfaat untuk detoksifikasi. Kandungan air yang sangat tinggi (hingga 90 persen), membuat mentimun memiliki efek diuretic (memperlancar buang air kecil), membantu menghilangkan dan menetralkan toksin (racun), serta membantu menggelontorkan bakteri di sepanjang usus dan dinding kandung kemih. Kandungan air dan mineral kalium dalam mentimun juga mengeluarkan kelebihan asam urat dan sisa metabolisme melalui ginjal.

Sekadar diketahui, asam urat yang berlebihan di dalam darah akan membentuk kristal yang menumpuk di persendian sehingga menyebabkan penyakit artritis atau radang sendi. Sedangkan sisa metabolisme berupa garam meniral yang menumpuk di saluran kemih akan membentuk batu ginjal. Karena itulah, penderita artritis dan batu ginjal disarankan untuk makan mentimun.

Menurut hasil penelitian dari Food Research Institute, Departement of Food Microbiology, University of Winconsin, Madison, mentimun mengandung asam linoleat terkonjugasi (Conjugated Linoleic Acids/CLA) yang bersifat antioksidan. Antioksidan berperan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas penyebab kanker, penyakit jantung, dan mengurangi kadar lemak dalam tubuh.

Kandungan vitamin C dalam mentimun bermanfaat untuk meningkatkan kadar glutation, yaitu asam amino bersifat antioksidan yang dihasilkan secara alami oleh sel tubuh. Efek menyegarkan dan kandungan vitamin C dalam mentimun juga membantu mengobati sariawan dan menurunkan demam. Beberapa iris mentimun bisa dimakan setelah menyikat gigi untuk menyegarkan mulut. Napas pun terasa segar.

Bawang Putih Cegah Kanker?

Foto: Corbis
SEJAK lama bawang putih dipercaya bermanfaat bagi kesehatan. Termasuk melawan virus, bakteri, hingga sel kanker. Benarkah?

Bawang putih selama ini populer sebagai bumbu penyedap masakan maupun pengusir setan dalam mitologi vampir. Di luar itu, tanaman bernama latin allium sativum ini sejak zaman kuno juga diyakini memiliki faedah medis seperti melawan virus, bakteri, dan kanker, serta menurunkan kolesterol. Tak heran, bawang putih pun dianggap sebagai "obat herbal ajaib".

Namun, sebuah temuan baru menyimpulkan bahwa bukti penelitian yang mengaitkan bawang putih dengan pengurangan risiko kanker kurang mumpuni dan masih sangat minim.

"Masyarakat ingin memercayai bahwa bawang putih mungkin saja efektif mengurangi risiko kanker, akan tetapi sejauh ini bukti ilmiah masih sangat terbatas untuk menyimpulkan bahwa bawang putih bermanfaat untuk semua jenis kanker," ungkap peneliti dari Ewha Women's University di Seoul,Korea Selatan, Dr Oran Kwon. Dia juga menjabat ketua tim penulisan penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Nutrisi Klinis Amerika bulan ini.

Untuk keperluan penelitian itu, Kwon bersama timnya menganalisis 19 laporan hasil penelitian yang pernah dipublikasikan dan membahas keterkaitan konsumsi bawang putih dengan pengurangan risiko kanker tertentu.

Untuk proses evaluasi, Kwon dan timnya menggunakan standar penilaian seperti yang dilakukan US Food and Drug Administration (FDA) dalam membuat klaim manfaat kesehatan dari suatu makanan.

Hasilnya, peneliti menyimpulkan bahwa tidak ada bukti mumpuni untuk menghubungkan konsumsi bawang putih dengan risiko pengurangan kanker lambung, payudara, paru, dan endometrium. Mereka hanya mendapati bukti yang sangat terbatas, tapi dapat dipercaya, yang mengaitkan konsumsi bawang putih dalam mengurangi risiko munculnya sel kanker pada usus besar, prostat, kerongkongan, pangkal tenggorokan, mulut, indung telur, dan ginjal. Untuk itulah, Kwon menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut.

Selama ini sejumlah ilmuwan sudah telanjur berteori bahwa bawang putih mungkin bekerja dengan berbagai cara untuk mengurangi risiko kanker. Termasuk menghancurkan tekanan oksidatif yang disebabkan molekul radikal bebas yang dapat memacu risiko kanker dan gangguan kesehatan lainnya. "Akan tetapi, klaim bahwa bawang putih mencegah berbagai jenis kanker belum memiliki cukup bukti," komentar nutrisionis sekaligus aktivis dari American Cancer Society di Atlanta, Colleen Doyle. "Bukti yang ada masih lemah," imbuhnya.

Kendati demikian, dia menilai kebiasaan mengonsumsi bawang putih tidaklah buruk. Artinya, jika Anda menyukai bawang putih itu bagus. "Silakan saja mau dipanggang, ditumbuk, ditumis. Itu tidak akan membahayakan Anda," katanya. "Jika kelak ada bukti kuat bahwa bawang putih bermanfaat mencegah kanker, ya bagus," ujarnya.

Lebih lanjut, Doyle mengungkapkan, penyuka bawang putih itu sendiri sebenarnya telah melakukan upaya pengurangan risiko kanker melalui diet seimbang. "Kami telah mengetahui bahwa orang yang menerapkan pola diet kaya buah dan sayuran, atau yang berdiet dengan mengonsumsi makanan berbahan dasar tumbuhan (termasuk bawang putih), berisiko lebih rendah terkena kanker," sebutnya.

Terkait manfaat bawang putih dalam mencegah kanker, peneliti dari Universitas Boston Amerika pernah melaporkan, bawang putih dapat mengurangi risiko kanker usus besar. Kandungan bahan yang disebut diallyl disulfide disinyalir membantu memacu usus memproduksi enzim yang bermanfaat membersihkan partikel penyebab kanker.

Peneliti asal Selandia Baru tersebut mencoba memberi makan tikus-tikus dengan kadar disulfide berbeda-beda. Hasilnya, usus tikus-tikus yang diberi makan dengan kadar disulfide banyak dan sedang (berdasarkan takaran asupan harian bagi manusia) mengalami peningkatan produksi enzim antikanker hingga 60 persen.

Mereka lantas menyimpulkan, walaupun hanya sesiung bawang putih, manfaatnya bagus juga bagi manusia.
(sindo//tty)

Mencegah Kerusakan Ginjal

SAAT ini hipertensi diderita lebih dari 800 juta orang di seluruh dunia. Kurang lebih 10 persen-30 persen penduduk dewasa di hampir semua negara mengalami hipertensi, dan sekitar 50 persen-60 persen penduduk dewasa dikategorikan sebagai mayoritas utama status kesehatannya baik jika tekanan darahnya dapat dikontrol.

Menurut dr Budiman SpPD dari RS Harapan Kita, beban kesehatan global akibat hipertensi sangat besar karena merupakan faktor pemicu utama stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal. Bahkan di Indonesia, jumlah penderita gagal ginjal hingga April 2006 berjumlah 150.000 orang dan yang membutuhkan terapi fungsi ginjal mencapai 3.000 orang.

"Ginjal adalah organ tubuh yang sangat penting. Namun, banyak orang yang tidak sadar untuk menjaganya sehingga ginjal menjadi tidak sehat, bahkan terjadi gagal ginjal. Jika tidak diobati, penyakit ginjal bisa menimbulkan komplikasi penyakit lain, khususnya penyakit kardiovaskular atau penyakit yang berkaitan dengan jantung," ujarnya.

Pada dasarnya, menurut Budiman, tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan masalah besar, tidak hanya di negara Barat, juga di Indonesia. Bila tidak diatasi, tekanan darah tinggi akan mengakibatkan jantung bekerja keras hingga pada suatu saat akan terjadi kerusakan yang serius.

Hipertensi menyebabkan otot jantung akan menebal (hipertrofi) dan mengakibatkan fungsinya sebagai pompa menjadi terganggu, selanjutnya jantung akan mengalami penurunan kemampuan kontraksi. Selain pada jantung, tekanan darah tinggi dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah pada otak, mata (retinopati) dan ginjal (gagal ginjal).
Sebagian besar kasus hipertensi tidak ada terapi definitif, tapi dapat dikontrol dengan pola hidup sehat dan medikasi atau melakukan proses perawatan yang tepat.

Fungsi utama ginjal sebagai pengeluar sisa-sisa metabolisme dan menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit atau garam tubuh melalui urine. Ginjal juga memproduksi hormon yang memengaruhi fungsi dari organ-organ lainnya. Di antaranya hormon yang menstimulasi produksi sel darah merah, dan hormon yang membantu menyeimbangkan tekanan darah serta mengontrol metabolisme kalsium.

"Agar ginjal terjaga kesehatannya, selain harus terbebas dari tekanan darah tinggi, mengonsumsi air putih dalam kadar yang tepat juga bisa mencegah kerusakan ginjal," sebutnya.

Walaupun penyakit ginjal bisa disebabkan berbagai faktor, seperti penyakit umum atau sistemik, penyakit lokal pada ginjal, serta obat-obatan tertentu.

"Pencegahan bisa dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, menghindari penggunaan produk tembakau dan minuman beralkohol, membatasi konsumsi kafein. Sementara itu, proses pengobatan harus diiringi dengan kapatuhan minum obat secara teratur seperti dianjurkan dokter," paparnya.

Penggunaan obat-obatan menurut Budiman haruslah diwaspadai. Apalagi dengan banyaknya jenis obat antihipertensi yang beredar di pasaran, baik obat bermerek maupun generik, masyarakat harus memiliki pemahaman yang semakin baik tentang penyakit yang mereka derita, serta jeli dalam memilih penanganan yang tepat. "Perhatian kepada kesehatan menjadi tiang utama mencegah penyakit yang lebih parah," katanya.