Jumat, 31 Juli 2009

Mereparasi Katup Jantung yang Sakit

Pengobatan Ust. Galih Gumelar - Gangguan pada jantung dan pembuluh darah sering datang tanpa gejala. Apabila tidak segera diatasi, penyakit itu bisa berakibat fatal bagi penderitanya. Demi memperpanjang harapan hidup pasien, berbagai terobosan teknologi bidang kedokteran terus dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Ancaman kematian karena penyakit jantung kini makin nyata. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan pada tahun 2020 kematian karena penyakit jantung akan bertambah dua kali lipat di negara berkembang, jauh lebih tinggi dibandingkan negara maju.

Hal ini seiring perubahan pola hidup masyarakat di negara berkembang. Kian banyak penduduk gemar mengonsumsi makanan berlemak tinggi dan jarang olahraga. ”Pola hidup tidak sehat memicu tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, kelebihan berat badan, dan stres yang merupakan faktor risiko penyakit jantung,” kata dr Philip Koh, ahli jantung dari
The Heart Clinic, Mount Elizabeth Hospital, di Singapura, beberapa waktu lalu.

Selain pola hidup tidak sehat, tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya mencegah penyakit ini sejak dini masih rendah. Pencegahan primer penyakit jantung koroner dilakukan dengan mengontrol faktor risiko secara bersamaan, yaitu dengan mengubah gaya hidup, seperti olahraga secara teratur, diet, dan berhenti merokok. Adapun pencegahan sekunder dilakukan jika sudah terkena penyakit kardiovaskular.

Katup Jantung

Salah satu tipe penyakit jantung yang banyak dijumpai adalah gangguan katup jantung (
valve disease). Satu atau lebih katup jantung mengalami kelainan fungsi karena kebocoran atau kegagalan membuka katup, atau keduanya. Itu semua bisa memengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah.

Secara anatomi, jantung memiliki bilik bagian atas (atrium) dan bilik bagian bawah (ventrikel). Darah mengalir lewat jantung dalam satu arah dari vena ke atrium ke ventrikel lalu ke arteri. Ada 4 katup yang memastikan darah mengalir searah.

Empat katup itu adalah trikuspid yang menjaga hubungan atrium dan ventrikel kanan terbuka, katup mitral yang membuka dari atrium kiri ke ventrikel kiri. Dua katup jantung lain adalah katup pulmonalis di pintu masuk batang paru dari ventrikel kanan serta katup aorta yang menjaga aorta dari ventrikel kiri.

Stenosis aorta

”Salah satu masalah katup jantung adalah stenosis katup aorta, penyempitan pada lubang katup aorta yang menyebabkan peningkatan tahanan terhadap aliran darah dari ventrikel kiri ke aorta,” kata dr Saharman Leman dan rekan dari Subbagian Kardiologi Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, pada simposium ”Pendekatan Holistik Penyakit Kardiovaskular VIII, di Jakarta.

Di Amerika Utara dan Eropa Barat, stenosis katup aorta merupakan penyakit utama pada orangtua akibat pembentukan jaringan parut dan penimbunan kalsium dalam katup. Stenosis katup aorta seperti ini timbul setelah usia 60 tahun. Pada anak-anak stenosis ini disebabkan demam rematik.

Pada keadaan ini biasanya disertai kelainan pada katup mitral, baik berupa stenosis, regurgitasi atau kebocoran, maupun keduanya. Pada orang lebih muda, penyebab paling sering adalah kelainan bawaan, terutama pada masa pertumbuhan anak.

Ukuran katup tidak berubah, sementara jantung melebar dan mencoba untuk memompa sejumlah besar darah melalui katup yang kecil. ”Katup mungkin hanya memiliki dua daun yang seharusnya tiga atau memiliki bentuk abnormal. Lama-lama, lubang pembukaan katup itu jadi kaku dan menyempit karena endapan kalsium,” ujarnya.

Dr Marulam M Panggabean dari Divisi Kardiologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjelaskan, gejala yang sering muncul adalah angina-nyeri dada atau rasa tertekan yang terjadi jika otot jantung kekurangan oksigen (35 persen). Gejala lain adalah sinkop (15 persen) dan gagal jantung (50 persen). Begitu gejala muncul, rata-rata hanya 25 persen yang bertahan hidup 3 tahun.

Oleh karena itu, apabila mengalami gejala seperti angina, pingsan, dan sesak napas, pasien harus segera dioperasi untuk mengganti katup jantung.

”Tindakan pembedahan sebaiknya dilakukan sebelum terjadi kerusakan ventrikel kiri yang menetap. Katup pengganti dapat berupa katup mekanik,” kata Saharman. Untuk mencegah infeksi, setiap penderita dengan katup pengganti harus mengonsumsi antibiotik sebelum menjalani pembedahan.

”Pengobatan dini sangat penting karena kematian mendadak bisa terjadi sebelum timbul gejala,” ujarnya. Untuk anak-anak, pilihan yang aman dan efektif untuk mengganti katup adalah perbaikan katup melalui pembedahan dan valvuloplasti balon.

Pada valvuloplasti balon, suatu kateter yang pada ujungnya terpasang balon dimasukkan ke dalam katup dan balon digelembungkan untuk melebarkan lubang katup. Valvuloplasti balon juga digunakan pada pasien yang lebih tua jika tidak dapat menjalani pembedahan meski stenosisnya cenderung berulang.

Namun, sejauh ini yang paling sering dilakukan adalah operasi penggantian dengan katup mekanik artifisial atau bioprotese, reparasi, homograft, atau autograft. ”Balonisasi atau tindakan penggantian katup perkutan baru diperuntukkan bagi mereka yang berisiko sangat tinggi untuk operasi penggantian katup, gagal jantung berat, dan kesakitan yang tidak memungkinkan untuk operasi jantung,” kata Marulam.

”Tingkat harapan hidup selama 10 tahun pada penderita pascaoperasi ganti katup aorta sekitar 60 persen dan rata-rata 30 persen katup artifisial bioprotese mengalami gangguan setelah 10 tahun dan memerlukan operasi ulang,” ujarnya.

Katup metal artifisial harus dilindungi dengan antikoagulan untuk mencegah trombus dan embolisasi. Sebanyak 30 persen dari penderita ini akan mengalami komplikasi perdarahan akibat terapi itu.

Soal PVR

Marulam menjelaskan, valvuloplasti aorta perkutan dengan balon dapat dilakukan pada anak atau remaja dengan stenosis aorta bawaan. Di sebagian pasien dewasa tindakan ini menimbulkan restenosis (penyempitan berulang) yang tinggi.

Belakangan muncul teknologi dan desain katup yang lebih baru sehingga tak harus operasi jantung terbuka. Jadi, katup aorta pada pasien yang sudah berusia lanjut dengan stenosis aorta digantikan dengan prostesis mekanis. ”Metode baru ini dikenal sebagai penggantian jantung perkutan atau percutaneous valve replacement,” kata Philip Koh memaparkan.

Prosedur itu dilakukan melalui penyisipan balon yang dapat mengembang atau katup aorta artifisial/buatan ke katup pasien yang mengalami penyempitan. Metode ini memakai kateter, balon aorta, dan katup buatan.

Jadi, kateter dimasukkan melalui arteri femoral (pembuluh darah yang berawal dari bagian bawah perut menuju paha) yang berlokasi di pangkal paha. Jalan menuju arteri femoral diperoleh lewat teknik penusukan dipandu benang. Balon membuka dan melonggarkan katup yang mengalami penyempitan sehingga terbentuk jalur katup buatan yang akan ditanam.

Balon lalu mengembang agar katup bisa dilepaskan dan mengambil alih fungsi katup asli yang sakit. ”Bagian luar tabung ditarik sehingga terjadi pengembangan dan penanaman katup buatan,” kata Koh.

Kateter kemudian ditarik diikuti penutupan lubang arteri femoral. Pasien perlu beristirahat beberapa jam sebelum boleh berjalan-jalan.

Untuk pasien gagal jantung dengan penyebab apa pun, termasuk penyempitan katup aorta, harapan memperpanjang hidup dilakukan dengan pompa jantung buatan. Karena cangkok jantung tidak bisa langsung dilaksanakan, pilihan ini sebagai ”jembatan untuk transplantasi”.

Di Indonesia, perkembangan terapi jantung juga berkembang pesat. Bahkan, tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tengah meneliti penggunaan sel punca bagi penderita gagal jantung dan hasilnya menggembirakan. Dalam terapi itu, sel punca diambil dari sumsum tulang lalu secara selektif disuntikkan ke bagian jantung rusak.

Berbagai kemajuan terapi ini memberi harapan untuk memperpanjang dan menyelamatkan hidup penderita gagal jantung. Tentu kemajuan teknologi itu baru bermanfaat apabila diikuti kemudahan akses bagi pasien.

Aroma Sayur dan Buah Redakan Stres

Pengobatan Ust. Galih Gumelar - Apakah Anda termasuk orang yang gemar menikmati aromaterapi? Kini ada "wewangian" baru yang disebut sebagai jenis aromaterapi alami terbaik untuk meredakan stres.


Menurut studi terbaru, linalool, senyawa harum yang berasal dari tanaman, terutama dari makanan dan bunga, seperti jeruk, anggur, mangga, lemon, basil, dan lavender, bisa menekan hormon stres. Manfaat lainnya adalah meningkatkan sel imun.

Kesimpulan tersebut didapatkan dalam penelitian yang dilakukan tim ahli dari Jepang menggunakan tikus percobaan. Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry tersebut, tikus-tikus percobaan di laboratorium diberi paparan linalool dalam kondisi stres. Kemudian dimonitor sirkulasi zat kimia dan perubahan gen dalam tubuh hewan-hewan itu.

Setelah dibandingkan dengan hewan yang tidak terpapar linalool namun stres, ternyata hewan yang mendapat paparan linalool mengalami perubahan aktivitas gen 109 yang merespon stres. Selain itu sistem imun mereka juga meningkat.

Penggunaan aromaterapi untuk relaksasi dan pengobatan sudah ribuan tahun dipraktikkan. Selain mengurangi stres, aromaterapi dipercaya efektif meningkatkan mood, mencegah peradangan dan depresi, mengatasi insomnia, dan gangguan kesehatan lain, khususnya yang disebabkan oleh stres.

Bila Anda ingin mendapatkan aromaterapi linalool, mungkin Anda bisa berjalan-jalan ke pasar yang menyediakan sayuran dan buah segar. Atau, luangkan waktu akhir pekan ini untuk mengunjungi perkebunan sayur di luar kota.

Makanan dan Minuman Penurun Kolesterol

BlueberriesSatu lagi informasi yang mungkin dapat bermanfaat. Kali ini mengenai makanan dan minuman penurun kolesterol.
Anggapan mengenai tingginya kolesterol dalam darah hanya bisa terjadi pada manula atau mereka yang usianya sudah kepala empat, sungguh salah besar.
Menurut dr. Suyanto Sidik Sp.PD dari RS Internasional Bintaro, Banten, kolesterol tinggi bisa terjadi pada usia muda, bahkan di usia belasan.

Tips menurunkan kolesterol:

  • Hindari atau kurangi mengkonsumsi makanan dan minuman berminyak, berlemak, dan mengandung kolesterol tinggi.
    Contoh: jeroan, kepiting, udang, kerang, kacang-kacangan, daging, santan, minyak, margarin, cokelat, dan gula.
  • Olahraga
    Menurut Prof. Dr. Walujo S. Soerjodibroto, Ph.D, guru besar FKUI – Departemen Ilmu Gizi, tubuh manusia sangat susah mengeluarkan kolesterol. Agar kolesterol tidak menumpuk maka harus dikeluarkan secara paksa. Caranya dengan banyak beraktivitas fisik.
    Lakukan olahraga rutin minimal 20 menit setiap hari.
  • Perbanyak konsumsi makanan dan minuman yang dapat menurunkan kadar kolesterol.
    Semua buah dan sayuran mengandung serat. Jadi, semua buah dan sayuran juga mampu menurunkan kolesterol. Serat dapat mengikat kolesterol sehingga tak beredar dalam darah. Sedangkan vitamin C untuk homeostasis alias pengatur keseimbangan kolesterol.Yang perlu diingat, sayuran yang kaya vitamin C cukup direbus setengah matang. Kalau sampai matang, vitaminnya hilang.Jika sayuran atau buah-buahan dibuat menjadi jus, minumlah bersama ampasnya, karena ampas itu merupakan sumber serat yang mampu menurunkan kadar kolesterol.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol adalah sebagai berikut:

BAWANG PUTIH
– Konsumsi bawang putih setengah sampai satu siung sehari secara kontinyu selama satu bulan mampu menurunkan kolesterol sebanyak 9%. Harap dosisnya diperhatikan benar! Jika terlalu banyak, tak baik bagi kesehatan. Mengonsumsi lebih dari tiga siung setiap hari dapat menimbulkan diare, kentut, sebah, dan demam. Bahkan bisa memunculkan perdarahan lambung.

Salah satu zat antikolesterol paling kuat pada bawang putih adalah ajoene. Senyawa ini juga dapat mencegah penggumpalan darah. Walau bawang putih dimasak, kandungan senyawa ini tidak rusak. Pada 1981, peneliti dari Pusat Riset Obat-obatan di Tagore Medical College, India, melaporkan efek bawang putih mentah dan goreng yang diujicobakan pada 20 pasien dengan riwayat penyakit jantung. Menurut laporannya, terdapat pengurangan kecenderungan pembentukan bekuan darah pada pembuluh darah mereka. Ini ditunjukkan oleh aktivitas fibrinolitik yang meningkat. Penelitian juga mengemukakan, khasiat memang sedikit berkurang bila bawang digoreng, tapi tak terlalu bermakna. Jadi pandangan umum yang menyatakan bawang putih akan kehilangan efeknya bila dimasak adalah salah.

Khasiat bawang putih juga bergantung pada tempat tumbuhnya. Bawang putih yang tumbuh di tanah kaya selenium akan mengandung selenium yang tinggi pula sehingga manfaatnya sebagai obat antipenuaan akan lebih terasa.

TEMPE
– Sekalipun berasal dari rumpun kacang-kacangan, tempe sangat ampuh dalam menurunkan kolesterol. Tempe memiliki kandungan niacin yang mampu menurunkan kolesterol. Tempe mengandung niacin 5 x lebih banyak daripada kedelai. Selain juga mengandung isoflavon yang sudah teruji bisa menurunkan kolesterol.

TEH
– Menurut penelitian, EGCG (epigallocatechin gallate), yaitu komponen bioaktif paling dominan dalam teh terbukti mampu mencegah percepatan oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat). Artinya dengan mengonsumsi teh setiap hari dalam jumlah yang wajar, risiko penyumbatan pembuluh darah penyebab penyakit jantung dapat dikurangi.

ANGGUR
– Selain serat, di dalam buah anggur terdapat pula zat catechin yang sangat baik dalam menurunkan kolesterol.

APEL
– Buah yang satu ini sangat terkenal kaya akan serat dan zat antioksidan. Sudah tentu apel pun kaya vitamin C. Maka dari itu, apel bisa juga diandalkan sebagai penurun kolesterol. Sebaiknya apel dikonsumsi beserta kulitnya, karena di kulit inilah terdapat kandungan pektin (serat larut yang ampuh sekali dalam menurunkan kadar kolesterol) dan antioksidan paling banyak.

ALPUKAT/AVOKAD
– Selama ini avokad dikenal kaya akan lemak. Tak heran jika buah ini selalu dijauhi manakala kolesterol sedang tinggi, padahal avokad sangat baik untuk menurunkan kolesterol. Buah ini mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kolesterol jahat.

BLUEBERRY
– Buah blueberry mungkin dapat dijadikan salah satu pengobatan alternatif dalam menurunkan kolesterol di tubuh kita. Karena penelitian yang dilakukan para ahli di Amerika dengan menggunakan binatang pengerat memberikan hasil yang memuaskan dalam menurunkan kolesterol.

Walaupun ini baru merupakan penelitian awal, tapi telah memberikan harapan baru untuk mengembangkannya sebagai salah satu pengobatan. Penelitian ini diungkapkan pada pertemuan American Chemical Society.

Komponen yang ada dalam blueberry, Pterostilbene, menunjukkan efek yang menstimulasi protein reseptor yang ada dalam sel, yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol dan lemak tubuh lainnya.

Kerja Pterostilbene ini, mirip dengan kerja dari obat penurun kolesterol, Ciprofibrate.Ciprofibrate ini efektif dalam menurunkan kolesterol dalam darah, tapi dapat menimbulkan efek samping seperti nyeri otot dan mual pada beberapa orang. Sedangblueberry, yang bekerja pada reseptor sel hati sebagai target kerjanya, akan bekerja lebih akurat. Sehingga efek sampingnya juga lebih kecil. Dalam penelitian ini juga tidak ditemukan adanya efek samping.

Penelitian lainnya pada blueberry, menyebutkan bahwa Pterostilbene mungkin juga dapat membantu melawan kanker dan diabetes. Dan juga tidak tertutup kemungkinan dipakai untuk mencegah kegemukan dan penyakit jantung.

Penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan setelah penelitian di laboratorium ini membawa hasil yang menjanjikan. Tapi yang tetap penting harus terus dilakukan adalah tetap melakukan aktifitas fisik yang disertai dengan pola makan yang sehat, banyak konsumsi sayur dan buah dan rendah lemak jenuh. Semua itu merupakan cara terbaik dalam menurunkan kolesterol dan risiko penyakit jantung.

IKAN
– Ikan sangat kaya asam lemak tak jenuh (omega3). Selain dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, asam lemak ini juga mencegah terjadinya pengumpulan keping-keping darah yang mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.

Berdasarkan habitatnya terdapat dua golongan ikan; ikan air tawar dan ikan laut. Habitat ikan memengaruhi kandungan zat gizi ikan. Ikan air tawar kaya akan karbohidrat dan protein, sedangkan ikan laut kaya akan lemak tak jenuh, vitamin dan mineral.

Tabel kandungan Asam Lemak Omega-3 per 100 gram
Jenis ikanAsam Lemak Omega-3 (gram)
Tuna2,1
Sardin1,2
Salmon1,6
Makarel1,9
Herring1,2
Teri1,4
Tongkol1,5
Tenggiri2,6
Tawes1,5
Kembung2,2


Rabu, 13 Mei 2009

Teliti Fosfor, Sayangi Ginjal Anda

HINDARI TINGGI FOSFOR: Makanan cepat saji mengandung fosfor sekaligus zat aditif berfosfor, harus dihindari penderita penyakit ginjal

JAKARTA -- Penderita penyakit seputar ginjal atau mereka yang memiliki ginjal sensitif sebaiknya berhati-hati mengonsumsi makanan. Terlalu banyak asupan makanan mengandung fosfor bisa berbahaya bahkan fatal bagi pasien penderita ginjal. Namun tindakan edukasi terbaru membantu pasien mengurangi resiko tersebut

Pasien dengan gangguan ginjal menengah hingga parah memiliki kesulitan mensekresi fosfor yang dapat mengganggu kimia tubuh. Kadar fosfor dalam darah yang meningkat, menaikkan resiko sakit bahkan kematian. Pasien dengan penyakit ginjal memang disarankan membatasi asupan makanan, bahkan yang secara alami, mengandung fosor, seperti daging, produk susuk, gandum dan olahannya, dan kacang. Namun kini, menurut penelitian, tak sedikit pula zat aditif mengandung fosfor yang sering ditambahkan dalam proses pembuatan makanan, termasuk makanan siap saji.

Pelarangan ini juga berlaku pasien 279 ESRD atau end-stage renal disease, atau penyakit ginjal tahap akhir yang mengalami peningkatan kadar fosfor darah (lebih besar dari 5,5 miligram per desiliter (mg/dl).

Sejumlah 145 pasien penyakit ginjal yang diteliti oleh tim riset Amerika Serikat (AS), masuk kelompok pertama, akan menerima edukasi cara menghindari zat aditif fosfor saat membeli makanan di toko grosir atau di restoran cepat-saji. Sementara sisanya. masuk grup kedua yakni 134 orang, diteruskan mendapat perawatan dan kontrol seperti biasa.

Saat studi dimulai, rata-rata kadar fosfor darah ialah 7,2 mg/dl di grup pertama dan kadar fosfor grup kedua sebesar 7,1 mg/dl. Setelah studi dilakukan tiga bulan, kedua level tersebut menurun, tapi di kelompok pertama menurun sebesar 1.0 mg/dl, sedangkan di kelompok kedua hanya menurun 0,4 mg/dl. Pasien di grup pertama sepertinya juga terlihat semakin waspada dengan melihat label daftar bahan makanan dan fakta nutrisi dengan seksama di label kemasan makanan.

Penelitian itu sendiri baru saja dipublikasikan 11 Februari lalu di Journal of the American Medical Associaton. " Penurunan 0.6 mg/dl lebih banyak di kalangan kelompok pertama dibanding kelompok kedua juga berarti, kelompok pertama memiliki penurunan 5-15 persen resiko lebih rendah dalam kematian akibat gagal ginjal," demikian bunyi salah satu kalimat dalam artikel jurnal yang ditulis pemimpin penelitian, Catherine Sullivan.

"Penemuan kami meningkatkan faktor kemungkinan, bahwa makanan kemasan dan siap-saji berkontribusi menyebabkan hiperfosfatemia, kejadian gagal jantung, dan penyakit tulang yang diderita kalangan pasien ESRD. Hasil penelitian kami memiliki implikasi penting bagi pasien, rumah sakit, peneliti, dan pembuat kebijakan," tulis pakar dari Pusat Medis MetroHealth, dan Case Western Reserve di Universitas Cleveland tersebut.

"Pasien dengan ESRD dan rumah sakit harus mempelajari baik makanan alami mengandung fosfor dan zat aditif berfosfor, selain itu pasien juga mesti membatasi asupan fosfor total hanya 800 hingga 1000 miligram per hari sebagaimana yang direkomendasikan oleh pakar kesehatan dan ahli ginjal," bunyi artikel studi tersebut lebih lanjut

Mereka juga menambahkan para peneliti harus semakin fokus mengembangkan metode lebih lanjut mencegah dan mengatasi hyperfosfatemia dan pemegang kebijakan mesti mempertimbangkan cara mengatasi kendala di lapangan, seperti menetapkan pencantuman kandungan fosfor dalam label nutrisi makanan kemasan.

Konsumsi Cukup Vitamin D Pelihara Otak Lansia

KOGNITIF: Kekurangan vitamin D tingkatkan resiko gangguan fungsi otak saat usia senja

Apakah anda cukup mendapat asupan vitamin D sehari-hari ? Sebaiknya iya. Sebab menurut temuan survei kesehatan oleh Healt Survey untuk Inggris, kekurangan vitamin D dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi kognisi orang dewasa, di usia senja.

Penelitian itu sendiri digagas ketika data klinis tentang fungsi vitamin D tak begitu banyak ditemukan. Meski secara teori vitamin ini memiliki peran besar memelihara fungsi otak di usia tua.

Oleh karena itu David J Llewellyn dan koleganya meneliti 1776 orang dewasa berusia 65 tahun keatas dengan mengambil sampel darah untuk memastikan kadar kandungan vitamin D.

Fungsi kognisi lantas dites menggunakan metoda Abbreviated Mental Tes, yang memasukkan 10 pertanyaan untuk menguji tingkat perhatian (fokus), orientasi atas waktu dan ruang, dan ingatan.

Berdasar skor 70 % kebawah, 212 subjek (12 %) dinyatakan memiliki gejala gangguan kognisi. Dalam riset yang dipublikasikan di Journal of Geriatric Psychology and Neurology, peneliti menemukan keterkaitan nyata antara kadar vitamin D rendah dengan penurunan fungsi kognisi.

Setelah ditambah faktor lain yang terkait, termasuk penyakit diderita subjek penelitian, para orang tua dengan kadar vitamin D terendah terlihat mengalami gangguan kognisi dua kali lipat ketimbang mereka yang memiliki kadar vitamin D tertinggi.

Llewellyn, doktor dari Universitas Cambridge dan koleganya menyatakan jika konsentrasi vitamin D memiliki kemungkinan besar membantu dokter dalam pemeriksaan gangguan kognitif.

Riset lebih jauh diperlukan untuk mengetahui apakah pemberian suplemen vitamin D salah satu cara efektif untuk mengurangi insiden kerusakan fungsi kognitif," ujar Llewellyn.

Pernyataan Llewellyn didasarkan fakta jika vitamin D, sering kali berada di tubuh dalam bentuk sintesis. Atas bantuan sinar matahari, sintesis tersebut barulah terurai dan membentuk vitamin D yang berperan besar dalam penyerapan kalsium dan fosfor.

Sedangkan banyak temuan dan hasil penelitian menyatakan, suplemen vitamin D kurang efektif dibanding asupan alami dan berkegiatan dibawah sinah matahari.

Satu Apel Sehari Untuk Si Asma

APEL: Konsumsi jus apel konsentrat tinggi tiap hari menurunkan resiko gejala reaksi asma, seperti nafas "bersiul".

Asma punya banyak pantangan, terutama berkaitan hewan peliharan. Sulit bagi penderita asma memiliki kucing lucu atau, katakanlah kelinci berbulu lembut menggemaskan. Namun hidup bersama asma bukan hanya debat tentang hewan peliharaan, melainkan bagaimana beradaptasi dengan penderitaan yang membatasi kemampuan seseorang bernafas, sekaligus yang mengurangi kualitas hidup penderitanya.

Dari berbagai pengobatan dan terapi, muncul kabar baru menggembirakan. Institut Jantung dan Paru-Paru Nasional London di Imperial College, melakukan penelitian dengan memonitor asupan buah 2.640 anak berusia antara 5 hingga 10 tahun dan mencatat data tersebut.

Anak-anak yang meminum jus apel dari konsentrat buah langsung, sedikitnya sekali sehari, menurunkan resiko nafas berbunyi saat asma hingga 47 persen dibanding anak-anak yang meminum jus apel sekali seminggu atau kurang dari itu.

Berdasar penelitian terdahulu, yang menunjukkan fungsi paru-paru meningkat dengan konsumsi buah tinggi, penelitian apel dan jus apel pun dilakukan pada anak-anak, setelah Imperial College melakukan uji klinis terhadap orang dewasa.

Dalam riset terdahulu, Dr Seif O, menemukan jika memakan lebih banyak apel memiliki hubungan langsung dengan penurunan resiko gejala reaksi asma. " Namun salah jika mengatakan, berdasar data, kami menyarankankan bahwa minum jus apel akan mengurangi resiko asma," ujar Shaheen dalam sebuah wawancara. "Kami hanya menunjukkan keterkaitan, dan kami belum menyajikan bukti nyata jika keterkaitan itu bersifat sebab-akibat," imbuhnya

Ketika memakan apel dibanding meminum apel, tidak memiliki efek langsung pada kinerja paru-paru anak, para peneliti mengatakan, jus kemungkinan memiliki konsentrasi antioksidan lebih tinggi dari buah utuh.

Bukan cuma apel, kajian Institut juga menemukan jika anak-anak yang memakan pisang setiap hari juga memiliki resiko gejala asma cukup rendah dibanding mereka yang mengonsumsi pisang seminggu atau sebulan sekali.

Meski, beberapa studi--yang membuktikan hasil positif dalam penggunaan antioksidan buah--menemukan terutama apel lah yang menurunkan gejala setelah serangan asma. Hanya saja para periset tetap berhati-hati dan mengatakan kajian lebih lanjut untuk membuktikan perlu dilakukan lagi

Penelitian yang sempat diterbitkan dalam Jurnal Pernafasan Eropa itu sebagian digagas oleh orang tua yang mencatat asupan buah anak-anak mereka bersamaan dengan berbagai gejala asma yang muncul serta kekerapan.

Nafas "bersiul", tanda dari paru-paru jika jalan pernafasan terhambat adalah indikasi umum gejala asma, meski tak selalu nafas berbunyi akan menuju kondisi asma.

Pemimpin penelitian terhadap anak-anak, Peter Burney mengatakan apel mungkin membantu, karena menjaga saluran udara pernafasan tetap bersih dengan kandungan kimia dan asam buah. Kandungan itu mencegah peradangan yang mengakibatkan nafas "bersiul", dan juga asma.

Peter sendiri tak cukup yakin keterkaitan pasti antara apel dan penurunan tingkat gejala asma, dan mengatakan riset lebih mendalam perlu dilakukan di masa mendatang. "Penelitian perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi efektifitas jus apel dan pisang," ujarnya.

Dalam studi terdahulu, institut juga menyarankan wanita hamil yang mencoba melindungi calon bayi mereka dari asma kelak, untuk mengonsumsi banyak apel. Shaheen menjelaskan, antioksidan buah berfungsi melawan tekanan oksidan merusak terutama polusi udara. Dokter dan periset pun sepakat jika diet kaya antioksidan adalah ide baik.

Lara Endrezi, seorang kolumnis kesehatan di Amerika Serikat menuturkan, saat dewasa ia tak lagi berpikir memiliki hewan, namun mengaku hidupnya jauh lebih baik ketimbang dulu, ketika mulai rutin mengkonsumsi jus apel setiap hari. Ia bahkan sudah jarang pergi ke dokter "Bila saja kami tahu informasi ini sejak dulu, dan pekarangan kami cukup luas, tentu kami sudah memiliki satu pohon apel,"

Kalsium Tinggi Berpotensi Cegah Kanker bagi Manula

Kalsium diyakini bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang terutama bagi manusia lanjut usia (manula). Namun sebuah penelitian terbaru melaporkan bahwa mengkonsumsi makanan yang kaya kalsium juga dapat membantu seseorang terhindar dari penyakit kanker.

Penelitian tersebut dilakukan oleh National Institutes of Health dan American Association of Retired Persons (AARP). Hasil penelitian dua lembaga ini telah dipublikasikan di edisi terbaru jurnal Archives of Internal Medicine dan dilansir kantor berita AP, Selasa (24/2).

Penelitian dilakukan dengan melibatkan hampir setengah juta manula baik laki-laki maupun perempuan selama tujuh tahun. Dari penelitian tersebut dilaporkan bahwa pola makan kaya kalsium dapat membantu melindungi manula terhadap beberapa kanker. Namun kalsium yang dimaksud bukan berasal dari kalsium tablet, melainkan dari makanan yang mengandung kalsium tinggi.

Penelitian-penelitian sebelumnya tentang kalsium yang mampu mencegah kanker masih menghasilkan perdebatan karena sedikitnya responden yang dilibatkan. Namun penelitian terbaru ini dinilai lebih komprehensif dengan melibatkan 492.810 responden dan lebih dari 50 ribu di antaranya terkena kanker.

Peserta anggota AARP berusia antara 50 hingga 71 tahun. Mereka mulai bergabung di AARP sejak pertengahan tahun 1990-an. Adapun yang terkena kanker mencapai 36.965 untuk laki-laki dan 16.605 untuk perempuan. Terdapat lebih dari sepuluh jenis kanker yang paling umum menyerang mereka, yakni kanker prostat, payudara, paru-paru, dan colorectal.

Dari penelitian tersebut diperoleh hasil bahwa manula yang menkonsumsi paling rendah kalsium memiliki risiko terkena kanker usus besar. Manula anggota AARP mendapat makanan berkalsium tinggi rata-rata 1530 milligram sehari untuk laki-laki dan 1881 milligram sehari-hari untuk perempuan. Sementara, jumlah yang disarankan untuk manula minimal adalah 1200 milligram. Para manula itu dan mendapatkan kalsium tinggi melalui empat cangkir susu dan makanan lainnya per hari.

Di sisi lain, laki-laki yang mendapat kalsium 30 persen lebih sedikit dari makanan yang dikonsumsi, berisiko terkena kanker di kerongkongan. Bila mengkonsumsi sekitar 20 persen lebih sedikit kemungkinan berisiko terkena kanker leher dan kepala. Dan bila mengkonsumsi 16 persen lebih sedikit kemungkinan berisiko mendapatkan kanker usus besar. Untuk perempuan yang mengkonsumsi kalsium 28 persen lebih sedikit kemungkinan berisiko terkena kanker usus besar.

Bagi laki-laki, kalsium agaknya berpotensi membantu melindungi terhadap kanker usus besar. Adapun bagi perempuan, bisa menurunkan risiko kanker hati, meskipun kanker ini jarang terjadi.

Penelitian tersebut juga mendukung penelitian sebelumnya bahwa makanan yang memiliki kalsium tinggi dapat mencegah kanker prostat. Orang dewasa dan manula yang mengkonsumsi kalsium juga cenderung lebih sehat secara keseluruhan dari yang lain kurang mengkonsumsi kalsium.

Ahli gizi dari Universitas Northwestern Patricia Sheean menyatakan, hasil penelitian tersebut memang mengesankan. Tetapi Sheean mencatat bahwa semua orang dalam studi ini, yakni anggota AARP, mungkin telah sehat dan lebih kaya dibanding penduduk Amerika Serikat secara keseluruhan sehingga tidak jelas apakah hasilnya akan berlaku juga untuk populasi yang lebih luas.

Sementara, peneliti gizi dari Universitas Duke, Denise Snyder mengatakan, hasil penelitian tersebut semakin memperkuat pendapat sebagian besar peneliti bahwa kalsium yang diperoleh dari makanan merupakan salah satu sumber gizi terbaik

Sehat ala Nabi: Kurma

Allah Swt telah melebihkan kurma dari buah-buahan yang lain. Allah menyebutkannya dalam Al-Qur’an dalam 20 tempat yang berbeda dengan memakai lafaz pohon kurma; an-Nakhl, an-Nakhiil dan an-Nakhlah. Kurma mendapat tempat istimewa dalam Al-Qur’an dan sebenar-benar perkataan adalah Kalamullah (Al-Qur’an Al-Karim). Allah telah menetapkan bahwasanya pohon kurma ada di bumi, kemudian Allah mengutamakannya dengan menyebutkan ciri-ciri pohon dan buah ini:

Allah berfirman:

“Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang memiliki kelopak mayang.” (Q.S. Ar-Rahman: 11)
Ibnu Katsir berkata, ”Allah menyebutkan buah kurma ini secara khusus karena kemuliaan dan manfaat yang dikandungnya, baik ketika masih basah maupun ketika telah kering.”

“Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun.” (Q.S. Qaaf: 10)

“Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanam-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanam-tanaman di atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (Q.S. Ar-Ra’du: 4)

Buah kurma mengandung banyak manfaat, di antaranya kurma sangat dianjurkan bagi perempuan yang hamil dan yang akan segera melahirkan. Bahkan Allah memerintahkan Maryam binti ‘Imran untuk memakan buah kurma ini ketika ia sedang nifas.

Dokter Muhammad an-Nasimi dalam kitabnya, ath-Thibb an-Nabawy wal ‘Ilmil Hadis (Pengobatan Ala Nabi dan Ilmu Modern) mengatakan:

“Hikmah dari ayat ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan makanan dan minuman yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan jabang bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolennya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh.”

Keajaiban buah kurma dari Anas r.a., beliau berkata, "Rasulullah SAW. berbuka puasa sebelum shalat dengan memakan kurma segar, kalau tidak ada maka dengan kurma kering, dan kalau tidak ada beliau meminum beberapa teguk air." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).
Hal ini karena kurma mengandung semua unsur makanan pokok yang dibutuhkan tubuh, yaitu gula, protein, lemak, mineral, dan vitamin.

Nabi SAW dalam beberapa hadits, menganjuran kita untuk mengkonsumsi tujuh buah kurma. Dan ternyata, tujuh buah kurma ini bila ditimbang ada sekitar 100 gram yang mengandung:


1. Gula = 75,00 gram
2. Serat selulosa = 4,00 gram
3. Air = 22,50 gram
4. Protein = 2,50 gram
5. Lemak = 2,50 gram,
6. Vitamin-vitamin:
Vitamin A = 60 IU
Vitamin B-1 = 0, 08 miligram,
Vitamin B-2 = 0, 05 miligram,
7. Mineral.
Kurma itu penuh asam mineral yang merupakan unsur terpenting sebagai makanan bagi tubuh, berupa:
Potasium = 79 miligram
Tembaga = 21 miligram
Belerang = 65 miligram
Besi = 5 miligram
Magnesium = 65 miligram
Mangan = 2 miligram
Kalsium = 65 miligram
Fosfor = 72 gram

Pada pertengahan kedua abad ke-20, para ahli mengungkapkan adanya asam amino yang lain pada kurma. Dan yang terpenting dalam asam ini adalah glutathione sebagai antioksidan. Ternyata, bagi 100 gram (7 kurma) dapat memberikan lebih dari 350 energi. Jadi, nilai gizi kurma hampir sempurna. Kurma adalah rejeki yang beruntun, datang terus-menerus, tidak terputus sebagai rejeki dari Allah SWT untuk manusia.

Kurma Menurut Tinjauan Medis dan Pengobatan


1. Dalam kurma, ditemukan beberapa bahan kimia yang memengaruhi horman oksitosik, yaitu hormon yang bercampur di dalam peranakan wanita, sehingga dapat membantu percepatan kelahiran, serta dapat mengurangi resiko pendarahan setelah melahirkan. Hormon lain dalam kurma adalah hormon untuk menghambat aktivitas hormon kelenjar gondok (glandula thyreoidea). Bahan yang lain, yaitu hormon pembangkit kelenjar susu, sehingga dapat memperlancar ASI (Air Susu Ibu).
2. Serat selulosa berguna untuk membangkitkan kerja usus, sebagai obat mujarab untuk penyembuhan yang disebabkan kurang makan. Serat ini tidak dapat dicerna oleh alat pencernaan kita, sehingga dapat menjaga tubuh supaya terhindar dari kekurangan makanan dalam perut.
3. Vitamin A diperlukan untuk pemeliharaan epitel selaput lendir, ketajaman penglihatan mata, dan pencegahan terjadinya infeksi. Oleh karena ini lah orang-orang gurun selalu mengkonsumsi kurma untuk memperkuat pendengaran dan memfokuskan penglihatan.
Manfaat lainnya dari vitamin A banyak sekali. Aktivitas kehidupan di dalam tubuh kebanyakan bertumpu pada vitamin-vitamin tersebut. Vitamin bukan lah bahan penguat tubuh, tapi vitamin diperlukan untuk menyempurnakan aktivitas kelenjar getah bening dalam tubuh dengan cara yang lebih baik.
4. Fosfor bersama kalsium diperlukan untuk membentuk tulang dan kesehatan gigi. Fosfor berguna untuk membangun aktivitas kelenjar dan mengembalikan fungsi kelenjar tubuh. Fosfor juga berperan penting sebagai nutrisi otak, sehingga bila dikonsumsi teratur, dalam jangka panjang berefek mencerdaskan otak.
5. Magnesium penting sekali bagi aktivitas kehidupan di dalam tubuh, serta untuk menjaga diri dari penyakit.
6. Besi sangat penting untuk aktivitas pembentukan hemoglobin dan zat darah merah dalam sumsum tulang. Oleh karena itu, ia diperlukan untuk melindungi manusia dari kekurangan darah.
7. Seng, diperlukan untuk mengobati penyakit sensitivitas tubuh.
8. Kurma kering mengandung aspirin (acetylsalicylic acid) alami yang dapat mengurangi rasa sakit (analgesic).
9. Kalium (potassium) signifikan untuk mengatasi kelelahan, membuat organ jantung bekerja lebih optimal, mengaktifkan kontraksi otot, dan berperan dalam pengaturan tekanan darah.

Agar Sehat, Minum Air Putih Sebelum Makan

Staf pengajar Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) dan Kepala Unit Pelayanan Jaminan Mutu Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Nina Kemala Sari, SpPD, K-Ger, mengemukakan bahwa salah satu kiat sehat yang bisa menjaga kebugaran saat usia lanjut adalah minum air putih yang bersih delapan gelas per hari.

"Salah satu kiat sehat adalah minum air bersih delapan gelas sehari,namun meminum air bersih itu sebelum makan, bukan pada saat atausetelah makan," katanya dalam sebuah diskusi di Institut Pertanian
Bogor (IPB), seperti dilansir Humas IPB, Sabtu.

Ketika membahas tema "Usia Senja Tetap Sehat, Sejahtera" yang dipandu oleh moderator Prof Dr drh Clara M. Kusharto, MSc, ia menjelaskan sejumlah kiat sehat lainnya, yang berguna bagi para lanjut usia saat memasuki masa senja.Ia mengemukakan ada tiga tahap menuju sehat, yakni pertama memutuskan bahwa seseorang benar-benar berniat memiliki tubuh yang sehat, penuh energi dan sehat. Kedua, menggantikan keyakinan yang menghambat dengan keyakinan yang lebih tepat, dan ketiga, mengubah strategi dengan menerapkan kiat-kiat sehat yang telah terbukti.

Menurut dia, ada beberapa kegiatan untuk kiat-kiat sehat yang bisa dijalankan, dan satu diantaranya adalah minum delapan gelas air putih bersih, yang dilakukan sebelum makan. Diungkapkannya bahwa tanda kekurangan air adalah kulit dan rambut menjadi kusam dan tidak bercahaya, serta air seni berwarna kuning pekat.

Guna memperkuat kiat sehat dengan cara minum air dimaksud, perlu pula didukung untuk memperbanyak konsumsi makanan kaya air, buah-buahan dan sayuran. Kegiatan lainnya, adalah meningkatkan kekebalan tubuh dengan berprasangka baik, bersyukur dan sabar. "Dalam Alquran Allah SWT berfirman, Allah mengikuti persangkaan hamba. Jika hamba berprasangka baik, Allah akan memperlakukan hamba sesuai dengan persangkaannya, begitu pula sebaliknya,"katanya.

Selanjutnya, kita perlu bernafas efektif, karena pernafasan merupakan kunci kontrol oksigenasi sel. Tanpa energi tubuh kita berhenti bekerja, dan tanpa oksigen tak akan ada energi. "Lakukan 10 nafas efektif tiga kali sehari, dengan perbandingan tarik dan tahan," katanya.

Cara lainnya, selalu menampilkan postur tubuh tegak. Bertekadlah untuk selalu bersikap tegak tinggi ketika duduk, berdiri atau berjalan. Hal ini terbukti membuat orang lebih sehat, bugar,bergairah, optimis dan percaya diri. Ia juga menyarankan olah raga dua hari sekali. Pilih olah raga yang membuat seseorang bernafas dalam dan membangun tubuh dalam, daya tanpa olah raga," katanya.

Yang tidak kalah penting, ia menganjurkan untuk mengurangi lemak jenuh dan trigliserida. Lemak jenuh dan trigliserida membuat darah menjadi kental dan mengganggu sistem pembuangan. Lemak jenuh bisa
berasal dari daging merah, lemak susu dan keju. Sementara trigliserida berasal dari minyak goreng.
"Lemak tidak jenuh, yakni omega 9, omega 6 dan omega 3 bermanfaat untuk membran sel, membantu produksi hormon, meningkatkan metabolisme, menetralisir asam dan sebagai pelumas, sehingga sel bebas bergerak. Contoh lemak tidak jenuh adalah minyak rami, minyak zaitun, ikan laut dalam dan alpukat," katanya.

Pembina Yayasan Dharma Wanita Lanjut Usia (Lansia) IPB, yang diminta untuk memberikan pengalamannya. Ia menyatakan bahwa, menjadi Lansia justru harus mandiri, karena sesungguhnya potensi yang ada pada Lansia dapat dimanfaatkan, sehingga tetap dihormati. "Tidak seperti sekarang ini, banyak Lansia yang diremehkan. Saat naik kendaraan umum misalnya, selain harus berebut dengan penumpang lain yang lebih muda, para Lansia juga dihadapkan pada sikap para supir yang sering kali tidak menghargai para Lansia," katanya

Makan Ikan Buat Anak-anak Lebih Cerdas

Rata-rata, makan ikan sekali satu pekan meningkatkan gabungan nilai intelijensi verbal dan visuospatial enam persen

Makan ikan membuat anak anda lebih cerdas, demikian hasil studi ilmuwan Swedia yang diterbitkan pekan ini.

Studi itu mendapati bahwa remaja laki-laki berusia 15 tahun dan makan ikan sedikitnya satu kali satu pekan mencatat prestasi tinggi dalam uji intelijensi ketika mereka berusia 18 tahun dibandingkan dengan merekan yang kurang sering makan ikan.

"Kami menemukan hubungan yang jelas antara seringnya konsumsi ikan dan nilai lebih tinggi ketika remaja memakan ikan sedikitnya sekali satu pekan," kata peneliti Profesor Kjell Toren dari Sahlgresnka Academy di University of Gotherburg.

Rata-rata, makan ikan sekali satu pekan dapat meningkatkan gabungan nilai intelijensi verbal dan visuospatial sebesar enam persen, sementara makan ikan lebih dari sekali dalam satu pekan meningkatkan nilai itu sampai 11 persen, kata para peneliti tersebut.

Studi itu yang dilandasi atas jawaban dari hampir 4.000 remaja Swedia dan disiarkan dalam Acta Paediatrica, terbitan Maret, menduga bahwa asam lemak omega-3 dan omega-6 pada ikan dapat menjadi kunci bagi peningkatan kemampuan kognitif.

Para peneliti tersebut juga berencana mengkaji apakah jenis ikan yang dikonsumsi memberi perbedaan hasil.