Kamis, 08 Maret 2012

Perbedaan Makanan Mentah dengan Makanan Yang Telah Dimasak

Pengobatan - Galih Gumelar .com - Di dunia barat, mereka yang sedang menjalani penyembuhan holistic, dianjurkan makan makanan yang asli. Tidak dimasak atau setengah matang, manfaat makanan itu akan semakin baik. Dr. Bernard Jensen dalam buku “Makanan yang Menyembuhkan” menganjurkan agar makanan yang dikonsumsi adalah kombinasi dari 60 % makanan mentah dan 40 % makanan yang sudah dimasak.

Rekomendasi itu sangat bertolak belakang dengan pandangan Cina kuno. Bagi orang Cina, makanan mentah bersifat terlalu dingin dan tidak baik bagi lambung, yang merupakan sebuah organ yang menyukai sesuatu yang hangat. Untuk mengatasi ketidaksesuaian tersebut, kami menganjurkan supaya Anda belajar mengetahui tubuh Anda dan makanan yang sesuai untuk Anda. Jika Anda merasa tidak nyaman dengan mengonsumsi banyak makanan mentah, kami anjurkan Anda mengurangi jumlahnya atau tidak memakannya sama sekali. Mulailah memasak makanan Anda dengan cara yang ringan.
Makanan mentah mengandung nutrisi yang lebih banyak daripada makanan yang dimasak karena beberapa nutrisi telah hancur atau hilang ketika makanan dimasak. Akan tetapi menurut orang Cina, kekurangan itu tetap lebih baik karena makanan yang dimasak bersifat hangat sehingga cocok bagi lambung dan lebih mudah dicerna.

DIAGNOSA PENYAKIT MELALUI PENGAMATAN LIDAH

Selaput lidah
Tujuannya adalah untuk menentukan jenis serta sifat penyakit dengan cara memperhatikan keadaan:
1. Otot lidah : warna, bentuk dan gerakan
2. Selaput lidah : warna, tebal/tipis, bersih/kotor dan basah/kering


Warna otot lidah
Warna lidah normal adalah merah muda, sedang warna patologis yang sering kita observasi adalah pucat, merah, merah tua, merah keunguan dan biru.

Pucat
Lidah yang pucat dapat menunjukkan defisiensi darah atau defisiensi Yang Qi. Pada defisiensi Yang Qi, lidah biasanya terlalu basah, dan agak bengkak, karena defisiensi Yang Qi mengakibatkann terhambatnya proses transformasi dan transportasi cairan tubuh. Pada defisiensi darah, lidah pucat dan agak kering. Kalau kepucatan terutama terjadi pada sisi lidah, atau dalam kasus yang berat, agak jingga, maka berarti bahwa terjadi defisiensi darah hati

Merah
Warna merah pada lidah selalu menadakan adanya panas. Warna merah pada ujung lidah menandakan panas dalam jantung. Bila keadaan ini disertai dengan adanya selaput lidah, maka keadaannya adalah panas shi sedang bila tidak dijumpai selaput lidah menunjukkan adanya panas Xu. Dalam keadaan parah, ujung lidah bengkak dan terdapat bintik-bintik merah.
Jika warna merah itu terdapat pada sisi lidah menunjukkan adanya api dalam hati atau panas dalam kandung empedu. Bintik-bintik merah yang terlihat pada lidah merah biasanya disebabkan karena papila lidah yang menonjol, membesar, atau membengkak, dan terlihat sebagai bercak-bercak merah pada lidah. Ini semua merupakan tanda adanya panas dalam tubuh penderita.

Merah tua
Warna ini lebih gelap dari warna merah, dan seperti halnya warna merah pada lidah, warna merah tua juga menunjukkan adanya panas, akan tetapi keadaan penderita sudah lebih parah.

Ungu
Warna ungu selalu menunjukkan adanya statis darah. Warna yang dimaksud di sini ada dua macam, yaitu merah ungu atau biru ungu. Merah ungu adalah kelanjutan lidah merah dan berarti adanya panas dan statis darah. Biru ungu adalah kelanjutan lidah pucat, dan berarti adanya dingin dan statis darah pada penderita.

Biru
Arti dari lidah yang biru sama dengan lidah biru keunguan, yaitu adanya dingin di dalam tubuh yang mengakibatkan stasis darah.

Bentuk otot lidah
Bentuk lidah memberi indikasi keadaan darah dari Ying Qi tubuh, serta mencerminkan keadaan Xu atau Shi dari penderita
  • Tipis. Lidah yang tipis menunjukkan keadaan yang menahun. Lidah tipis dan pucat menandakan terjadinya defisiensi Darah. Lidah tipis, berwarna merah dan tidak ada selaputnya menandakan Defisiensi Yin.
  • Bengkak. Lidah yang bengkak dan pucat menandakan retensi lembab yang disebabkan oleh defisiensi Yang. Bila warnanya merah atau normal menunjukkan retensi panas lembab
  • Kaku. Lidah yang kaku selalu menunjukkan angina dalam.
  • Lembek. Lidah yang lembek menunjukkan defisiensi cairan tubuh.
  • Panjang. Lidah yang panjang menunjukkan kecenderungan panas terutama panas dari jantung.
  • Pendek. Lidah yang pendek, warnanya pucat dan basah, menandakan dingin dalam. Lidah yang pendek, berwarna merah dan tidak berselaput menunjukkan keadaan defisiensi Yin yang parah.
  • Retak. Retak pada lidah menandakan adanya panas dalam tubuh penderita, baik panas Shi maupun panas karena defisiensi Yin. Retak-retak pendek yang transversal menunjukkan defisiensi Yin Lambung. Bila retak-retak itu terdapat di sisi lidah di dekat pertengahan, maka berarti ada defisiensi Qi yang menahun dari Limpa. Retak longitudinal, pada garis tengah lidah yang panjang mendekati ujung lidah menunjukkan adanya gangguan pada Jantung, sedang bila retaknya tidak mencapai ujung lidah dan agak dangkal, menunjukkan adanya defisiensi Yin Lambung.
  • Tapak gigi : otot lidah yang tepinya bertapak gigi biasanya menunjukkan defisiensi limpa/Yang Xu Limpa
  • Tremor dan kaku : menunjukkan adanya angin
  • Tremor kering dan merah : menunjukkan adanya angin hati
  • Tremor dan pucat : menunjukkan defisiensi Qi dan darah.
  • Tertarik ke salah satu sisi. Lidah yang tertarik kesalah satu sisi menunjukkan adanya PPL angin.
Kelembaban
Keadaan lembab lidah menunjukkan keadaan cairan tubuh. Lidah yang normal biasanya agak basah. Ini menunjukkan bahwa cairan tubuh masih baik dan tidak terjadi gangguan pada proses transformasi dan transportasinya.
  • Bila lidah kering dan berwarna merah atau merah tua, maka ini merupakan indikasi bahwa panas telah merusak cairan tubuh.
  • Bila lidah terlalu basah, maka ini merupakan tanda bahwa Yang Qi tidak bekerja baik dan proses transportasi dan transformasi tidak berjalan dengan sempurna, sehingga cairan terkumpul dan terbentuklah lembab dalam tubuh.
  • Lidah yang kering, merupakan indikasi panas baik panas Xu atau panas Shi tergantung ada atau tidaknya selaput lidah.
  • Selaput yang lengket atau licin merupkan indikasi retensi lembab atau dahak.
Penyakit dapat menimbulkan perubahan pada badan lidah dan lapisan lidah. Badan lidah menunjukkan keadaan Yin-Yang-Qi-Xue organ tubuh. Sementara, lapisan lidah menunjukkan letak dan sifat faktor patogen. Keadaan lapisan lidah dapat juga dipengaruhi oleh makanan dan minuman. Pemeriksaan lidah dianjurkan untuk dilakukan dengan sinar alam.

Badan Lidah
Badan lidah yang normal berwarna merah muda dan bergerak bebas. Keadaan ini menunjukkan Yin-Yang-Qi-Xue berada dalam keadaan keseimbangan.
• Lidah pucat menunjukkan sindrom dingin, kelemahan Qi, atau kekurangan Xue
• Lidah pucat dan gemuk dengan bekas gigi pada bagian tepi menunjukkan kelemahan Qi-limpa dan Qi-ginjal
• Lidah berwarna merah menunjukkan sindrom panas dan kelebihan Yang.
• Lidah berwarna merah dan kurus menunjukkan sindrom panas dan kekurangan Yin.
• Lidah berwarna keungu-unguan atau berbintik-bintik keungu-unguan menunjukkan sindrom stagnasai darah.
• Lidah pecah-pecah tanpa gejala lain dapat dianggap normal.
• Lidah kaku atau mengalami deviasi menunjukkan sindrom penyakit stroke

Lapisan Lidah
Lapisan lidah yang normal berwarna putih tipis, cemerlang, dan lembap. Perkembangan penyakit dapat dilihat dari perubahan pada lapisan lidah. Perubahan lapisan lidah yang berwarna kuning tebal menjadi putih tipis menunjukkan penyakit menjadi ringan atau sembuh. Sebaliknya, bila lapisan lidah berubah dari putih tipis menjadi kuning tebal, berarti penyakit justru berkembang semakin berat.
• Lapisan lidah putih tipis menunjukkan sindrom angin-dingin atau normal.
• Lapisan lidah putih tebal menunjukkan sindrom dingin akibat kelemahan Qi tubuh.
• Lapisan lidah putih tebal dan lengket menunjukkan sindrom lembap akibat kelemahan Qi-limpa.
• Lapisan lidah kuning dan kering menunjukkan sindrom panas dan kekurangan Yin.
• Lapisan lidah kuning, tebal, dan lengket menunjukkan sindrom panas-lembap.
• Lapisan lidah yang terkelupas menunjukkan sindrom kekurangan Yin dan Qi dari lambung.
Semoga kajian lidah ini bermanfaat. Sebagai penutup, berikut zona pembagian organ dalam ilmu TCM. Teruslah belajar.

PANDUAN BERBEKAM (Mengenal Sindrom Penyakit)


A. SINDROM YANG DI ANJURKAN UNTUK DI BEKAM
 
SINDROMA SHE
Sindroma She terjadi pada saat serangan Xie-Patogen kuat, namun keadaan Ceng Chi juga masih belum lemah, sehingga pertikaian di antara mereka seru sekali dan menimbulkan gejala-gejala yang nyata dan akut.
 
Gejala dan tanda
Gejala dan tanda yang ditunjukkan sindroma She berbeda-beda. Hal ini ditentukan oleh aneka macam patogen yang menyerang masuk ke dalam tubuh dan lokasi tubuh yang terserang penyakit. Pada umumnya gejala-gejala yang timbul pada Sindroma She, antara lain suhu badan naik, bahkan tinggi sekali, gelisah, kesadaran menurun, delirium, dada dan perut terasa kembung atau sakit, kadang-kadang terdapat benjolan pada perut, terdapat daerah nyeri tekan, banyak dahak, disuria, oedema, konstipasi atau diare, kotoran bau busuk, lidah kasar, selaput lidah tebal, mengilap atau kotor, nadi She (penuh dan keras) dan bertenaga.

Pembahasan
Penyebab timbulnya Sindroma She terletak pada enam macam patogen luar yang kuat dan berbagai macam produk patologik yang dikarenakan kacaunya fungsi Cang Fu, antara lain darah statis, benda yang berbentuk seperti dahak, cairan dan lembab yang berlebihan, Chi yang terhalang, dan makanan yang tidak tercerna. Ketika patogen itu menyerang masuk ke dalam tubuh, kekuatan Ceng Chi-daya tahan masih baik, dan mengadakan perlawanan untuk mengusir penyerang yang datang dari luar atau dari dalam, sehingga timbul pertikaian yang sangat sengit di antara mereka, dan mengakibatkan timbul reaksi tubuh yang sangat nyata dan kuat. 

Sie-Patogen dapat dibagi menjadi golongan Yin dan golongan Yang. Serangan patogen Yang mengakibatkan panas. Di samping itu, patogen bersifat Yin juga dapat berakumulasi menjadi panas. Maka pada Sindroma She timbul gejala suhu badan naik, bahkan kadang-kadang tinggi sekali. Apabila Sie-Patogen menyerang Sin Pao-perikardium, maka timbul gejala-gejala gelisah, kesadaran menurun dan delirium.

Fungsi Cang Fu yang kacau mengakibatkan peredaran Chi tidak lancar, sehingga timbul sakit dan kembung pada dada dan perut; Demikian juga darah statis sebagai produk dari kekacauan fungsi Cang Fu dapat menyebabkan nyeri perut, patogen dahak yang konkrit dapat terdengar suaranya; cairan atau lembab yang tak dapat disalurkan menyebabkan disuria dan oedema.
Apabila terdapat makanan yang tidak tercerna, maka timbul nyeri perut, dan apabila tertekan rasa nyeri bertambah. Serangan patogen panas mengakibatkan Jin Ye tidak cukup sehingga timbul gejala konstipasi dengan kotoran keras. Namun, apabila yang menyerang adalah patogen panas lembab, maka terjadi diare yang kotorannya bau busuk. Pada Sindroma She, keadaan Cheng Chi-daya tahan masih kuat, perikaian Ceng chi dan Sie-patogen berlangsung dengan sangat seru. Hal ini tampak pada lidah yang kasar berwarna tua dan selaput lidah tebal mengilap atau kotor.
Sindroma She sering ditemukan pada permulaan penyakit atau pada pasien usia muda. Pada umumnya Sindroma She berkembang dan berubah dengan cepat.

SINDROMA RE
Penyebab Sindroma Re, antara lain
1. Serangan patogen panas dari luar tubuh.
2. Fungsi organ Cang Fu tidak seimbang sehingga terdapat sebagian organ Cang Fu yang berfungsi terlalu aktif.
3. Tubuh kekurangan Yin sehingga bagian Yang dari tubuh tidak dapat dibatasi, kemudian mengkibatkan terjadi Sindroma Re bersifat Xi.

Gejala dan tanda
Sindroma Re bersifat She disebabkan oleh serangan patogen dari luar atau fungsi Cang Fu terlalu aktif. Gejala dan tanda yang timbul, antara lain suhu badan naik dan penderita selalu ingin berada pada tempat yang dingin, terasa haus dan ingin minum yang dingin, muka dan mata merah, gelisah, air seni berkurang dan berwarna coklat, lidah tampak merah, selaput lidah kuning dan kering, nadi teraba Suo (cepat).

Pembahasan
Sindroma Re selain disebabkan oleh serangan patogen panas dari luar tubuh, juga dapat disebabkan oleh adanya ekses dari tujuh macam emosi. Kemudian kebiasaan makan yang kurang baik mengakibatkan tertimbunnya materi bersifat panas di dalam tubuh. Hal itu juga dapat menyebabkan terjadi Sindroma Re.
Gejala dan tanda yang timbul dapat dianalisis sebagai berikut. Suhu badan naik dan ingin berada di dalam keadaan dingin. Serangan patogen panas dari luar tubuh mengakibatkan tubuh kelebihan Yang, fungsi Cang Fu yang terlalu aktif juga mengakibatkan tubuh berlebihan energi bersifat panas, karena itu, suhu badan naik. Sedangkan ingin pada kondisi dingin merupakan reaksi alamiah tubuh terhadap keadaan panas yang bersifat patologis. Haus dan ingin minum minuman dingin.Sindroma Re mudah menghabiskan cairan tubuh sehingga perlu penambahan dari luar. Karena itu, pasien ingin minum minuman dingin.

Muka dan mata merah
Panas yang membara di dalam tubuh mengakibatkan daerah berdebar dengan cepat, terutama ke bagian muka dan mata, maka mata dan muka merah.
Gelisah
Patogen panas mengacaukan Shen-Jiwa, maka pasien selalu gelisah.
Air seni sedikit dan berwarna coklat
Karena sindroma Re (panas) menghabiskan Jin Ye sehingga menyebabkan tubuh kekurangan cairan, maka air seni sedikit dan berwarna coklat.
Konstipasi, kotoran keras dan kering.
Sindroma Re menyebabkan tubuh kekurangan Jin Ye, termasuk Jin Ye di dalam usus besar. Karena itu, terjadi konstipasi dan kotoran menjadi keras dan kering.
Lidah merah dan selaput lidah kuning dan kering
Ldiah merah dan selaput lidah kuning sebagai pertanda dari Sindroma Re, sedangkan kering menandakan tubuh kekurangan Jin Ye.
Nadi Suo-cepat
Keadaan panas menyebabkan jantung berdenyut dengan cepat, maka nadi teraba Suo-cepat.

B. SINDROM YANG TIDAK DI ANJURKAN UNTUK DI BEKAM

Sindroma Han

Sindroma Han dapat disebabkan oleh serangan patogen dingin. Selain itu, Sindroma Han dapat juga disebabkan oleh kekurangan Yang di dalam tubuh.

Gejala dan tanda
Gejala dan tanda yang timbul dalam Sindroma han, antara lain takut dingin, menyukai yang hangat, kaki dan tangan dingin dan pucat, tidak haus, mulut terasa tawar, air seni banyak dan jernih, diare, atau kotoran tidak berbentuk, selaput lidah tampak putih dan tipis atau lembab licin, nadi teraba Che (lamban) atau Cing (kencang).

Pembahasan
Sindroma Han pada umumnya disebabkan oleh serangan patogen dingin. Namun, dapat juga dikarenakan terlalu lama menderita penyakit sehingga mengakibatkan Yang Chi di dalam tubuh menjadi lemah, dan ptaogen bersifat Yin timbul dari dalam tubuh sendiri.
Takut dingin, kaki dan tangan dingin dan pucat ingin segala sesuatu yang hangat.
Patogen dingin menyerang masuk ke dalam tubuh, menyebabkan bagian Yang di dalam tubuh (yang berfungsi memanaskan tubuh) tertekan, maka penderita terasa takut dingin. Tertekannya Yang Chi menyebabkan tubuh tidak dapat dipanasi dan kekurangan nutrisi, maka kaki dan tangan dingin dan pucat. Karenat tubuh kekurangan Yang Chi dan penderita berusaha menambah, maka pasien ingin makanan hangat atau diam dalam tempat hangat ataupun segala sesuatu yang dapat memberi rasa hangat pada tubuh.

Muka Pucat
Patogen dingin bersifat membekukan, karena itu menyebabkan Chi dan Xie-darah membeku dan peredaran menjadi tidak lancar. Jadi, muka tidak mendapat pasokan Chi dan Xie-darah, maka muka menjadi pucat. Demikian juga ketika kekurangan Yang Chi.
Mulut terasa tawar dan tidak haus
Karena patogen yang bersifat Dingin tidak menghabiskan Jin Ye, tubuh tidak perlu menambah cairan dari luar, maka mulut terasa tawar dan tidak haus.
Air seni banyak dan jernih
Sindroma Han itu disebabkan serangan patogen dingin atau Yang Chi di dalam tubuh dalam keadaan lemah. Dalam keadaan dingin air susah menguap, malahan lebih mudah turun ke bawah dan membentuk air seni. Karena itu, air seni banyak dan jernih.
Kotoran encer dan tidak berbentuk
Dalam Sindroma Han, tubuh kelebihan cairan, dan fungsi Yang Chi lemah sehinga Pi-Limpa tidak dapat menjalankan fungsi transportasi dan transformasi dengan baik. Karena itu, cairan yang berlebihan keluar dari usus besar, dan menyebabkan diare atau kotoran menjadi encer.
Selaput lidah tampak putih atau lembab dan licin
Selaput lidah putih merupakan ciri dari Sindroma Han, sedangkan lembap dan licin menunjukkan cairan di dalam tubuh terlalu banyak.
Nadi teraba Che (lamban) atau Ching (kencang)
Nadi Che-lamban merupakan pertanda dari sindroma Dingin bersifat Xi, sedangkan Cing sebagai pertanda dari adanya patogen bersifat dingin di dalam tubuh.

Sindroma Xi
Sindroma Xi merupakan manifestasi dari kekurangan Ceng Chi-dayatahan di dalam tubuh. Dalam klinik, tubuh yang kekurangan Ceng Chi itu, apabila terserang patogen dari luar (tidak terlalu berat), penderita tetap menunjukkan Sindroma Xi.

Gejala dan tanda
Sindroma Xi dapat dibagi menjadi Chi Xi, Xie Xi, Yang Xi, Yin Xi dan Cang Fu Xi (Fungsi Cang Fu lemah). Karena itu, gejala dan tanda yang dimanifestasikan Sindroma Xi beraneka ragam dan berbeda-beda. Walaupun demikian, di antara berbagai macam Sindroma Xi masih terdapat kesamaannya. Karena Sindroma Xi umumnya disebabkan kurangnya berbagai macam materi dan menurunnya fungsi organ di dalam tubuh, maka umumnya terdapat gejala dan tanda yang sama, antara lain muka pucat dan tidak bercahaya, kurang semangat, kurang bertenaga, lidah pucat dan licin, nadi teraba Xi.

Pembahasan
Muka pucat dan tidak bercahaya
Chi, Xie-darah, dan Jin Ye yang kurang terpancar pada muka, maka muka tampak pucat dan tidak bercahaya. Demikian juga fungsi Cang Fu yang menurun sehingga Chi, Xie dan Jin Ye tidak dapat ditransportasi dan disuplai ke seluruh tubuh. Hal itu terlihat juga pada muka.
Semangat kurang dan tidak bertenaga
Karena Sindroma Xi disebabkan oleh kekurangan materi nutrisi di dalam tubuh atau fungsi Cang Fu menurun, sehingga tidak dapat menunjang aktivitas tubuh, maka penderita terasa kurang semangat dan tidak bertenaga.
Lidah Pucat dan licin, nadi Xi-kosong.
Lidah pucat dan licin, nadi teraba Xi-kosong merupakan manifestasi dari Sindroma Si.

SINDROMA SI YANG PALING DITEMUKAN DALAM KLINIK, antara lain:

A. Sindroma Chi Xi

Dalam Sindroma Chi Xi, selain teradapat gejala umum pada Sindroma Xi, yaitu kurang semangat, badan lesu, muka pucat, dan tidak bercahaya, lidah tampak pucat, nadi teraba Xi, disertai juga napas pendek, suara kecil dan malas bicara, banyak mengeluarkan keringat walaupun tidak bergerak badan, atau hanya bergerak sedikit.
Pembahasan
Kekurangan Chi di dalam tubuh menyebabkan berbagai aktivitas tubuh tidak dapat ditunjang, bahkan hanya berbicara penderita merasa lelah, suara yang dapat dikeluarkan kecil. Kekurangan Chi menyebabkan penderita napas pendek, malas berbicara. Karena Chi tidak cukup untuk mentransportasi darah ke berbagai organ dan jaringan tubuh, sehingga menyebabkan organ dan bagian tubuh yang lain kekurangan Xie-darah. Hal itu jelas tampak pada muka yang pucat dan tidak bercahaya. Chi yang lemah tidak dapat menguasai pori-pori, maka tubuh mudah sekali mengeluarkan keringat.

B. Sindroma Xie-darah Xi
Dalam Sindroma Xie Xi, selain terdapat gejala dan tanda yang umumnya terdapat pada Sindroma Xi, juga terdapat gejala-gejala yang lain, antara lain muka pucat atau pucat kekuning-kuningan, bibir pucat, pusing-pusing, mata kabur, badan pegal dan semutan, lidah tampak pucat, nadi teraba Xi-halus. Pada penderita wanita kuantitas menstruasi kurang dan berwarna pucat, bahkan amenorrhoe.

Pembahasan
Xie-darah kurang dan tidak dapat mensuplai kebutuhan berbagai organ dan jaringan. Hal itu tampak pada wajah, bibir dan lidah yang pucat. Xie-darah tidak cukup untuk menunjang aktivitas Shen-jiwa di otak, maka kepala pusing dan mata kabur. Kekurangan Xie-darah pada berbagai bagian tubuh, menyebabkan timbul perasaan pegal-linu dan kesemutan. Xie-darah yang kurang tidak dapat mengisi “penuh” pembuluh darah, sehingga nadi teraba Si-halus. Kemudian menstruasi secara fisiologik berhubungan denga Xie-darah, maka kekurangan Xie-darah mengakibatkan menstruasi tidak teratur, kuantitas berkurang dan berwarna pucat, bahkan tdiak datang menstruasi.

C. Sindroma Yang Xi
Chi tergolong ke dalam Yang, maka banyak kesamaan antara Chi Xi dan Yang Xi. Yang di dalam tubuh, selain mencakup Chi, juga mencakup fungsi memanasi tubuh pada organ Ming Men. Yang dimaksud dengan Yang Xi adalah kekurangan daya memanasi tubuh dan kekurangan apai di dalam organ Ming Men. Di dalam Sindroma Yang Xi tercakup juga Chi Xi. Yang Xi pada umumnya merupakan kelanjutan dari Chi Xi yang semakin parah.
Pada tahap dini Sindroma Yang Xi, gejala dan tanda yang pertama dimanifefstasikan berupa gejala dan tanda yang ada pada Sindroma Chi Xi. Kemudian disusul dengan gejala lengkap dari Yang Xi. Karena itu, di dalam Sindroma Yang Xi, selalu terdapat Sindroma Chi Xi, yang tambah dengan gejala dan tanda yang lain, yaitu tangan dan kaki dingin, takut dingin, sering buang air kecil, bahkan inkontinensi, impotensi, lidah tampak gemuk, nadi teraba Wei-halus sekali.
Lokasi penyakit di dalam Sindroma Chi Xi terletak di dalam Fei-Paru-paru dan Pi-Limpa, sedangkan sindroma Yang Xi umumnya berlokasi pada Shen-Ginjal, Sin-Jantung dan Pi-Limpa. Dengan demikian, tampak jelas lokasi penyakit dari Sindroma Yang Xi lebih berat daripada Sindroma Chi Xi.

D. Sindroma Yin Xi
Xie-darah tergolong ke dalam Yin, sedangkn bagian Yin di dalam tubuh, selain terdapat Xie-darah, juga mencakup Cing, dan Jin Ye. Karena itu Sindroma Yin Xi banyak kesamaan dengan Sindroma Xie Xi. Namun cukupan Sindroma Yin Xi lebih luas. Dalam Sindroma Yin Xi, selain terdapat gejala dan tanda seperti di dalam Sindroma Xi pada umumnya, yaitu tidak bersemangat, badan lesu, muka pucat, lidah tampak pucat, dan nadi teraba Xi halus, juga terdapat gejala dan tanda yang ditujukkan Sindroma Xie Xi, yaitu pusing-pusing, muka pucat kekuning-kuningan, mata kabur, badan pegal dan kesemutan, dan lidah pucat.

Selain itu, masih terdapat gejala dan tanda yang dikarenakan Cing Xi dan kekurangan Jin Ye. Kemudian karena Yin kurang sehingga tidak dapat membatasi Yang, maka di dalam Sindroma Yin Xi masih terdapat juga berbagai macam gejala panas yang bersifat Xi, misalnya panas berkala yang sering terjadi pada siang hari, danda dan anggota badan terasa panas, mengeluarkan keringat pada waktu tidur, muka tampak merah muda, badan kurus, lidah dan tenggorokan kering, lidah berwarna merah, selaput lidah tipis, bukan tidak beselaput sama sekali, nadi teraba Xi-halus, dan Suo-cepat tetapi tidak bertenaga.

Sindroma Xi selain disebabkan faktor genetika, kebanyakan didapat setelah lahir. Penyebabnya, antara lain tujuh macam emosi yang abnormal, kerja terlalu lelah atau kurang bekerja, kurang olah raga, kebiasaan makan dan minum yang kurang baik, menikah terlalu dini, terlalu banyak melahirkan, terlalu banyak hubungan seks, dan berbagai macam penyakit menahun. Kemudian hukum alam sering menyebabkan manusia lanjut usia mudah terserang Sindroma Xi.
Demikian penjelasan beberapa Sindroma yang sering kita temui saat kita melakukan praktek. Semoga bisa memberikan tambahan wawasan bagi kita semua. Wallahu a’lam.

Selasa, 31 Januari 2012

Apakah Asperger’s syndrome ?

DEFINISI

Asperger’s syndrome adalah gangguan perkembangan yang mempengaruhi kemampuan anak-anak untuk bersosialisasii dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Anak dengan asperger’s syndrome berciri memiliki kekakuan dalam situasi sosial dan hanya memiliki ketertarikan dalam bidang tertentu.

Dokter mengelompokan asperger’s syndrome dengan kondisi lain yang disebut autistic spectrum disorder atau pervasive  developmental disorder . Ini berkaitan dengan masalah dalam kemampuan bersosialiasi dan berkomunikasi.

Tidak ada obat untuk asperger’s syndrome, jika anak anda memiliki kondisi tersebut maka perawatan dapat membantunya untuk belajar bagaimana berinteraksi secara lebih baik pada situasi sosial.


GEJALA

Tanda dan gejala asperger’s syndrome antara lain:
•    Hanya mementingkan satu pihak ketika berbicara, tanpa peduli jika si pendengar tidak mendengarkan atau mencoba merubah topic pembicaraan
•    Menunjukkan komunikasi nonverbal yang tidak biasa, seperti lemahnya kontak mata, sedikit ekspresi wajah, atau postur dan gestur tubuh yang kaku
•    Menunjukkan obsesi yang intens dengan satu atau dua hal, mempersempit subjek, seperti statistik pertandingan, jadwal latihan, cuaca atau ular
•    Memunculkan ketidakmengertian, empati dengan atau menjadi sensitif dengan perasaan orang lain
•    Kesulitan “membaca” orang lain atau mengerti humor
•    Berbicara dengan suara yang monoton, keras atau cepat
•    Bergerak secara sembrono dengan rendahnya koordinasi
•    Memiliki postur yang aneh atau gaya berjalan yang kaku

Penyebab & Faktor Risiko

Para ahli tidak mengerti apa yang menyebabkan asperger’s syndrome, meskipun komponen genetik dicurigai memiliki peran.  Kondisi ini juga berhubungan dengan struktur yang tidak normal pada beberapa bagian otak.

Senin, 05 Desember 2011

Beberapa Hal Penyebab Kanker

Pengobatan Galih Gumelar - Penyebab kanker belum diketahui pasti, tetapi terdapat bahan-bahan yang diduga beresiko menimbulkan kanker, bahan-bahan ini disebut korsinogen atau bahan yang bersifat karsinogenik.
Bahan-bahan yang diduga dapat menjadi penyebab kanker (karsinogen);

1.Senyawa kimia:
-          Karsinogen kimiawi dalam makanan : Aflatoxin B I, Ethionine, Nitrosamine, Cycasin, Saccarin dan Cyclamate.
-          Karsinogen dalam bahan yang disentuh; Asbestos, Winyl chloride, Nikkel, Chroom, Arsen, Cloromethyl.
-          Karsinogen yang dihirup : Arang, tar, Minyak, Asap rokok.
-          Karsonogen dalam bentuk obat-obatan dan hormon; dietyl, Stilbestrol, Phenacetin dan Oral Contraceptiv serta banyak obat kimia simtetik cenderung bersifat carsinogen.
2.Faktor Fisika:
Karsinogen radiasi yaitu energi radiasi apapun; matahari, x-ray, nuklir, radionukleide.
3.Virus / Oncogenic virus:
-          RNA virus: fam-retrovirus; mengatifkan onkogen sel.
-          DNA virus; papiloma virus, adeno-virus.
-          EB virus: berhubungan denganCa-nasopharynx.
-          Virus hepatitis B,C dan D.
4.Penyakit Kronis-Iritasi kronis, Inflamasi kronis.
5.Kelemahan genetik: kanker tidak dirturunkan tepai kelemahan sel-sel tertentu atau jaringan tertentu terhadap    mutasi genetik bisa diturunkan.
Penurunan : kanker tidak dapat ditularkan oleh pergaulan akrab ataupun sentuhan. Tetapi yang diduga penyebab kanker seperti virus hepatitis B dan C serta virus herpes simplex type 2 dan hormon papiloma type 17 dapat dikeluarkan.

Sumber : Herbal Terapi

Hal Penyebab Anda Berisiko Diabetes

Pengobatan Galih Gumelar .com - Diabetes mellitus atau kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang melebihi normal (hiperglikemia) akibat tubuh kekurangan insulin baik absolut maupun relatif. Akhir-akhir ini, penyakit diabetes menjadi momok menakutkan karena jumlah penderitanya yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Tanda awal yang dapat diketahui bahwa seseorang menderita kencing manis bisa langsung dilihat dari efek peningkatan kadar gula darah, di mana peningkatan kadar gula dalam darah mencapai nilai 160 - 180 mg/dL. Ada beberapa kondisi khusus yang dapat dijadi patokan dalam menilai risiko Anda mengidap diabetes.
1. Kelebihan berat badan dan kurang aktif
Dari semua yang didiagnosis diabetes tipe 2, lebih dari 85 persen dari mereka mengalami kelebihan berat badan. Obesitas pada lemak perut telah dikaitkan dengan risiko tinggi diabetes. Berat badan berlebih akan memicu resistensi insulin dan yang menyebabkan gula darah tinggi.
Seseorang yang cenderung kurang aktivitas fisik juga berada pada risiko mengidap diabetes dua kali lipat lebih tinggi. Hanya dengan menambahkan kegiatan aktivitas fisik dan mengubah gaya hidup tidak hanya akan menurunkan resistensi insulin, tetapi juga akan membantu Anda mengurangi berat badan. Penelitian menunjukkan, kehilangan hanya beberapa kilogram berat badan dapat mencegah atau menunda diabetes tipe 2.
2. Makan berlebih
Jika Anda penggemar berat dari makanan tinggi lemak, bergula dan secara rutin mengonsumsinya, maka secara tidak langsung Anda sudah membuat menu untuk mengarahkan perkembangan diabetes.
"Orang tidak pernah berpikir tentang apa yang mereka makan karena merasa nyaman dan sudah terbiasa. Perilaku ini akan menempatkan mereka pada risiko diabetes," kata Dr Stewart Harris, seorang dokter keluarga dari University of Western Ontario’s Schulich School of Medicine and Dentistry.
Harris menambahkan, kebiasaan mengonsumsi gorengan, minum pop, saus salad dan kue, berkontribusi meningkatkan peluang seseorang mengalami kenaikan berat badan, yang pada gilirannya meningkatkan resistensi insulin dan menempatkan Anda pada risiko yang lebih besar terkena diabetes. Bahkan Anda juga bisa mengembangkan kolesterol tinggi dan hipertensi, masalah yang sering ditemukan pada orang dengan diabetes dan berhubungan dengan penyakit jantung. "Cobalah makan makanan favorit Anda dalam porsi yang lebih kecil dan kurangi asupan lemak," sarannya.
3. Keluarga diabetes
Jika keluarga dekat Anda ada yang didiagnosis mengidap diabetes tipe 2 (ibu atau ayah, saudara) - maka risiko Anda mendapatkan diabetes akan jauh lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan diabetes.
Selain sejarah keluarga, banyak orang tidak tahu bahwa etnis juga turut berpengaruh dalam pengembangan risiko diabetes. Anda akan lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes tipe 2 jika berasal dari latar belakang Aborigin, Asia Selatan, Asia, Afrika atau Hispanik. Anda tidak dapat mengubah gen Anda, tetapi dapat mengubah tingkat risiko. Jika setiap orang dalam rumah tangga Anda dapat memilih makanan yang sehat dan rutin melakukan aktivitas fisik, bukan tidak mungkin akan keluar dari masalah ini.
4. Punya problem khas perempuan
Perempuan tertentu lebih rentan terserang diabetes dibandingkan yang lain. Mereka adalah kelompok wanita dengan sindrom ovarium polikistik, ketidakseimbangan hormonal wanita yang dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur. Ibu yang pernah melahirkan bayi besar (lebih dari 4.000 gram) juga berisiko mengalami diabetes. Sedangkan pada wanita hamil yang menderita diabetes gestasional - diabetes ditemukan hanya selama kehamilan - tujuh kali lebih mungkin untuk memiliki diabetes tipe 2 di kemudian hari dibanding yang tidak.
Tapi anda tidak perlu cemas. Seperti pada orang-orang berisiko tinggi lainnya, Anda hanya perlu merubah pola diet dan tetap aktif bergerak. Jika Anda telah didiagnosis dengan pradiabetes, mengambil obat untuk menurunkan gula darah mungkin bisa menjadi pilihan bermanfaat.
5. Usia lebih dari 40 tahun
Meskipun benar bahwa diabetes tipe 2 lebih banyak didiagnosis pada orang yang lebih muda, namun penyakit ini masih lebih banyak ditemukan setelah seseorang menginjak usia 40 tahun.
"Itu sebabnya kami menyarankan skrining rutin diabetes harus dimulai pada usia 40 tahun," kata Harris. Namun, pada orang yang berisiko, skrining diabetes bisa dilakukan sebelum usia 40 tahun.
Sumber :
besthealthmag

Ini Dia Penghambat Pengobatan Diabetes

Pengobatan Galih Gumelar .com - Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang kini banyak diderita orang-orang berusia produktif. Karena itu diperlukan penanganan jangka panjang karena penyakit ini akan diderita seumur hidup.
Sayangnya kebanyakan pasien diabetes melitus sering mengingkari diagnosis dokter atas penyakitnya. Karena sulit menerima kenyataan, akibatnya banyak pasien yang menunda-nunda berkonsultasi dengan dokter.

"Berbeda dengan di negara lain, di Indonesia ada hambatan kultural yang menyebabkan banyak pasien DM yang terlambat ditangani. Mereka datang ke dokter saat penyakitnya sudah mengalami komplikasi," kata dr.Tri Juli Edi Tarigan, Sp.PD, ahli endokrin metabolik dari FKUI Jakarta.
Menurut dr.Tri Juli secara umum ada beberapa mitos salah yang sering menghambat pasien DM untuk berobat.
1. Sulit menerima penyakitnya tidak bisa sembuh.
"Kebanyakan pasien ingin penyakitnya seperti batuk pilek yang bisa sembuh setelah minum obat. Padahal DM adalah penyakit seumur hidup yang harus dikelola dengan baik jika ingin tetap sehat dan hidup normal," papar Tri Juli.
2. Tidak mau mengganti obat
Penggunaan obat-obatan untuk mengendalikan gula darah tidak bisa hanya mengandalkan satu regime saja. "Terkadang diperlukan penyesuaian dosis dan jenis obat. Namun pasien sering menolak dengan beralasan dengan obat yang lama gula darahnya sudah terkontrol," katanya.
3. Khawatir efek samping
Takut ginjalnya rusak adalah alasan banyak pasien menolak mengonsumsi obat dalam jangka panjang. Padahal menurut Tri Juli jika gula darah tidak dikendalikan dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan ginjal dan organ internal lainnya.
4. Menolak memakai insulin
Organ pankreas juga bisa rusak dan berhenti menghasilkan insulin. Karena itu diperlukan pasokan insulin dari luar.
Sumber : Kompas