Kamis, 09 Agustus 2012
Kesan Pasein Pengobatan Ustadz H. Galih Gumelar
Kenapa Harus Berobat di Ustadz H. Galih Gumelar, ST. M.Si
Cara Berobat dan Syarat Berobat di Ustadz H. Galih Gumelar, ST, M.Si.
- Pengobatan terbuka untuk seluruh umat dan golongan.
- Berniat karena Allah SWT / Tuhan bagi yang non muslim
- Yakin bahwa kesembuhan datangnya dari Allah, Tuhan Semesta alam.
- Meyakini pengobatan Ustadz H. Galih Gumelar sebagai syariat saja / jalan menuju kesembuhan dari Allah SWT.
- Ikhlas dalam memberikan infaq yang diberikan seikhlasnya ketika berobat, karena kesembuhan pasien terletak dari ikhlasnya pasien itu sendiri.
- Berdoa dahulu ketika sebelum dan selama pengobatan.
Fasilitas Pengobatan Ustadz H. Galih Gumelar
- Terapi dan pengobatan dilakukan langsung oleh Ustadz H. Galih Gumelar, ST, M.Si ( Ketua Umum Ikatan Terapis Bekam Indonesia dan pimpinan Majelis Dzikir aura insani Hidayatullah) yang Alhadmulillah terlah terbukti banyak membantu pasiennya sembuh dengan izin Allah SWT dari segala penyakit medis dan non medisnya.
- Tempat Pengobatan Nyaman dan Terjangkau
- Ruang Tunggu
- Tempat Parkir Luas
- Insya Allah mendapatkan kesembuhan dengan izin Allah SWT
- Tersedia hebral khusus dan herbal umum bagi yang membutuhkan.
- Biaya pengobatan dan terapi bekam terjangkau dan bisa dinikmati oleh semua kalangan dan semua golongan yaitu Biaya pendaftaran Rp. 10.000,-/ 1 kali berobat dan infaq pengobatan seikhlasnya.
Jadwal Praktek Pengobatan Ustadz H. Galih Gumelar
Untuk informasi lebih jelas silahkan menghubungi kami di 087808999682, atau melalui email di informasi.online@yahoo.co.id.
Atau datang langsung ke Pengobatan Ustadz H. Galih Gumelar, ST,M.Si, MM di Jl. Utama Ujung 334 Komplek PDK Cipondoh Indah Kota Tangerang Banten
Biaya Terapi Di H. Galih Gumelar
Kamis, 08 Maret 2012
DIAGNOSA PENYAKIT MELALUI PENGAMATAN LIDAH
- Tipis. Lidah yang tipis menunjukkan keadaan yang menahun. Lidah tipis dan pucat menandakan terjadinya defisiensi Darah. Lidah tipis, berwarna merah dan tidak ada selaputnya menandakan Defisiensi Yin.
- Bengkak. Lidah yang bengkak dan pucat menandakan retensi lembab yang disebabkan oleh defisiensi Yang. Bila warnanya merah atau normal menunjukkan retensi panas lembab
- Kaku. Lidah yang kaku selalu menunjukkan angina dalam.
- Lembek. Lidah yang lembek menunjukkan defisiensi cairan tubuh.
- Panjang. Lidah yang panjang menunjukkan kecenderungan panas terutama panas dari jantung.
- Pendek. Lidah yang pendek, warnanya pucat dan basah, menandakan dingin dalam. Lidah yang pendek, berwarna merah dan tidak berselaput menunjukkan keadaan defisiensi Yin yang parah.
- Retak. Retak pada lidah menandakan adanya panas dalam tubuh penderita, baik panas Shi maupun panas karena defisiensi Yin. Retak-retak pendek yang transversal menunjukkan defisiensi Yin Lambung. Bila retak-retak itu terdapat di sisi lidah di dekat pertengahan, maka berarti ada defisiensi Qi yang menahun dari Limpa. Retak longitudinal, pada garis tengah lidah yang panjang mendekati ujung lidah menunjukkan adanya gangguan pada Jantung, sedang bila retaknya tidak mencapai ujung lidah dan agak dangkal, menunjukkan adanya defisiensi Yin Lambung.
- Tapak gigi : otot lidah yang tepinya bertapak gigi biasanya menunjukkan defisiensi limpa/Yang Xu Limpa
- Tremor dan kaku : menunjukkan adanya angin
- Tremor kering dan merah : menunjukkan adanya angin hati
- Tremor dan pucat : menunjukkan defisiensi Qi dan darah.
- Tertarik ke salah satu sisi. Lidah yang tertarik kesalah satu sisi menunjukkan adanya PPL angin.
- Bila lidah kering dan berwarna merah atau merah tua, maka ini merupakan indikasi bahwa panas telah merusak cairan tubuh.
- Bila lidah terlalu basah, maka ini merupakan tanda bahwa Yang Qi tidak bekerja baik dan proses transportasi dan transformasi tidak berjalan dengan sempurna, sehingga cairan terkumpul dan terbentuklah lembab dalam tubuh.
- Lidah yang kering, merupakan indikasi panas baik panas Xu atau panas Shi tergantung ada atau tidaknya selaput lidah.
- Selaput yang lengket atau licin merupkan indikasi retensi lembab atau dahak.
PANDUAN BERBEKAM (Mengenal Sindrom Penyakit)
Sindroma She terjadi pada saat serangan Xie-Patogen kuat, namun keadaan Ceng Chi juga masih belum lemah, sehingga pertikaian di antara mereka seru sekali dan menimbulkan gejala-gejala yang nyata dan akut.
Gejala dan tanda yang ditunjukkan sindroma She berbeda-beda. Hal ini ditentukan oleh aneka macam patogen yang menyerang masuk ke dalam tubuh dan lokasi tubuh yang terserang penyakit. Pada umumnya gejala-gejala yang timbul pada Sindroma She, antara lain suhu badan naik, bahkan tinggi sekali, gelisah, kesadaran menurun, delirium, dada dan perut terasa kembung atau sakit, kadang-kadang terdapat benjolan pada perut, terdapat daerah nyeri tekan, banyak dahak, disuria, oedema, konstipasi atau diare, kotoran bau busuk, lidah kasar, selaput lidah tebal, mengilap atau kotor, nadi She (penuh dan keras) dan bertenaga.
Penyebab timbulnya Sindroma She terletak pada enam macam patogen luar yang kuat dan berbagai macam produk patologik yang dikarenakan kacaunya fungsi Cang Fu, antara lain darah statis, benda yang berbentuk seperti dahak, cairan dan lembab yang berlebihan, Chi yang terhalang, dan makanan yang tidak tercerna. Ketika patogen itu menyerang masuk ke dalam tubuh, kekuatan Ceng Chi-daya tahan masih baik, dan mengadakan perlawanan untuk mengusir penyerang yang datang dari luar atau dari dalam, sehingga timbul pertikaian yang sangat sengit di antara mereka, dan mengakibatkan timbul reaksi tubuh yang sangat nyata dan kuat.
Penyebab Sindroma Re, antara lain
1. Serangan patogen panas dari luar tubuh.
2. Fungsi organ Cang Fu tidak seimbang sehingga terdapat sebagian organ Cang Fu yang berfungsi terlalu aktif.
3. Tubuh kekurangan Yin sehingga bagian Yang dari tubuh tidak dapat dibatasi, kemudian mengkibatkan terjadi Sindroma Re bersifat Xi.
Sindroma Re bersifat She disebabkan oleh serangan patogen dari luar atau fungsi Cang Fu terlalu aktif. Gejala dan tanda yang timbul, antara lain suhu badan naik dan penderita selalu ingin berada pada tempat yang dingin, terasa haus dan ingin minum yang dingin, muka dan mata merah, gelisah, air seni berkurang dan berwarna coklat, lidah tampak merah, selaput lidah kuning dan kering, nadi teraba Suo (cepat).
Sindroma Re selain disebabkan oleh serangan patogen panas dari luar tubuh, juga dapat disebabkan oleh adanya ekses dari tujuh macam emosi. Kemudian kebiasaan makan yang kurang baik mengakibatkan tertimbunnya materi bersifat panas di dalam tubuh. Hal itu juga dapat menyebabkan terjadi Sindroma Re.
Gejala dan tanda yang timbul dapat dianalisis sebagai berikut. Suhu badan naik dan ingin berada di dalam keadaan dingin. Serangan patogen panas dari luar tubuh mengakibatkan tubuh kelebihan Yang, fungsi Cang Fu yang terlalu aktif juga mengakibatkan tubuh berlebihan energi bersifat panas, karena itu, suhu badan naik. Sedangkan ingin pada kondisi dingin merupakan reaksi alamiah tubuh terhadap keadaan panas yang bersifat patologis. Haus dan ingin minum minuman dingin.Sindroma Re mudah menghabiskan cairan tubuh sehingga perlu penambahan dari luar. Karena itu, pasien ingin minum minuman dingin.
Panas yang membara di dalam tubuh mengakibatkan daerah berdebar dengan cepat, terutama ke bagian muka dan mata, maka mata dan muka merah.
Patogen panas mengacaukan Shen-Jiwa, maka pasien selalu gelisah.
Karena sindroma Re (panas) menghabiskan Jin Ye sehingga menyebabkan tubuh kekurangan cairan, maka air seni sedikit dan berwarna coklat.
Sindroma Re menyebabkan tubuh kekurangan Jin Ye, termasuk Jin Ye di dalam usus besar. Karena itu, terjadi konstipasi dan kotoran menjadi keras dan kering.
Ldiah merah dan selaput lidah kuning sebagai pertanda dari Sindroma Re, sedangkan kering menandakan tubuh kekurangan Jin Ye.
Keadaan panas menyebabkan jantung berdenyut dengan cepat, maka nadi teraba Suo-cepat.
Sindroma Han
Sindroma Han dapat disebabkan oleh serangan patogen dingin. Selain itu, Sindroma Han dapat juga disebabkan oleh kekurangan Yang di dalam tubuh.
Gejala dan tanda yang timbul dalam Sindroma han, antara lain takut dingin, menyukai yang hangat, kaki dan tangan dingin dan pucat, tidak haus, mulut terasa tawar, air seni banyak dan jernih, diare, atau kotoran tidak berbentuk, selaput lidah tampak putih dan tipis atau lembab licin, nadi teraba Che (lamban) atau Cing (kencang).
Sindroma Han pada umumnya disebabkan oleh serangan patogen dingin. Namun, dapat juga dikarenakan terlalu lama menderita penyakit sehingga mengakibatkan Yang Chi di dalam tubuh menjadi lemah, dan ptaogen bersifat Yin timbul dari dalam tubuh sendiri.
Patogen dingin menyerang masuk ke dalam tubuh, menyebabkan bagian Yang di dalam tubuh (yang berfungsi memanaskan tubuh) tertekan, maka penderita terasa takut dingin. Tertekannya Yang Chi menyebabkan tubuh tidak dapat dipanasi dan kekurangan nutrisi, maka kaki dan tangan dingin dan pucat. Karenat tubuh kekurangan Yang Chi dan penderita berusaha menambah, maka pasien ingin makanan hangat atau diam dalam tempat hangat ataupun segala sesuatu yang dapat memberi rasa hangat pada tubuh.
Patogen dingin bersifat membekukan, karena itu menyebabkan Chi dan Xie-darah membeku dan peredaran menjadi tidak lancar. Jadi, muka tidak mendapat pasokan Chi dan Xie-darah, maka muka menjadi pucat. Demikian juga ketika kekurangan Yang Chi.
Karena patogen yang bersifat Dingin tidak menghabiskan Jin Ye, tubuh tidak perlu menambah cairan dari luar, maka mulut terasa tawar dan tidak haus.
Sindroma Han itu disebabkan serangan patogen dingin atau Yang Chi di dalam tubuh dalam keadaan lemah. Dalam keadaan dingin air susah menguap, malahan lebih mudah turun ke bawah dan membentuk air seni. Karena itu, air seni banyak dan jernih.
Dalam Sindroma Han, tubuh kelebihan cairan, dan fungsi Yang Chi lemah sehinga Pi-Limpa tidak dapat menjalankan fungsi transportasi dan transformasi dengan baik. Karena itu, cairan yang berlebihan keluar dari usus besar, dan menyebabkan diare atau kotoran menjadi encer.
Selaput lidah putih merupakan ciri dari Sindroma Han, sedangkan lembap dan licin menunjukkan cairan di dalam tubuh terlalu banyak.
Nadi Che-lamban merupakan pertanda dari sindroma Dingin bersifat Xi, sedangkan Cing sebagai pertanda dari adanya patogen bersifat dingin di dalam tubuh.
Sindroma Xi merupakan manifestasi dari kekurangan Ceng Chi-dayatahan di dalam tubuh. Dalam klinik, tubuh yang kekurangan Ceng Chi itu, apabila terserang patogen dari luar (tidak terlalu berat), penderita tetap menunjukkan Sindroma Xi.
Sindroma Xi dapat dibagi menjadi Chi Xi, Xie Xi, Yang Xi, Yin Xi dan Cang Fu Xi (Fungsi Cang Fu lemah). Karena itu, gejala dan tanda yang dimanifestasikan Sindroma Xi beraneka ragam dan berbeda-beda. Walaupun demikian, di antara berbagai macam Sindroma Xi masih terdapat kesamaannya. Karena Sindroma Xi umumnya disebabkan kurangnya berbagai macam materi dan menurunnya fungsi organ di dalam tubuh, maka umumnya terdapat gejala dan tanda yang sama, antara lain muka pucat dan tidak bercahaya, kurang semangat, kurang bertenaga, lidah pucat dan licin, nadi teraba Xi.
Muka pucat dan tidak bercahaya
Chi, Xie-darah, dan Jin Ye yang kurang terpancar pada muka, maka muka tampak pucat dan tidak bercahaya. Demikian juga fungsi Cang Fu yang menurun sehingga Chi, Xie dan Jin Ye tidak dapat ditransportasi dan disuplai ke seluruh tubuh. Hal itu terlihat juga pada muka.
Karena Sindroma Xi disebabkan oleh kekurangan materi nutrisi di dalam tubuh atau fungsi Cang Fu menurun, sehingga tidak dapat menunjang aktivitas tubuh, maka penderita terasa kurang semangat dan tidak bertenaga.
Lidah pucat dan licin, nadi teraba Xi-kosong merupakan manifestasi dari Sindroma Si.
A. Sindroma Chi Xi
Dalam Sindroma Chi Xi, selain teradapat gejala umum pada Sindroma Xi, yaitu kurang semangat, badan lesu, muka pucat, dan tidak bercahaya, lidah tampak pucat, nadi teraba Xi, disertai juga napas pendek, suara kecil dan malas bicara, banyak mengeluarkan keringat walaupun tidak bergerak badan, atau hanya bergerak sedikit.
Kekurangan Chi di dalam tubuh menyebabkan berbagai aktivitas tubuh tidak dapat ditunjang, bahkan hanya berbicara penderita merasa lelah, suara yang dapat dikeluarkan kecil. Kekurangan Chi menyebabkan penderita napas pendek, malas berbicara. Karena Chi tidak cukup untuk mentransportasi darah ke berbagai organ dan jaringan tubuh, sehingga menyebabkan organ dan bagian tubuh yang lain kekurangan Xie-darah. Hal itu jelas tampak pada muka yang pucat dan tidak bercahaya. Chi yang lemah tidak dapat menguasai pori-pori, maka tubuh mudah sekali mengeluarkan keringat.
Dalam Sindroma Xie Xi, selain terdapat gejala dan tanda yang umumnya terdapat pada Sindroma Xi, juga terdapat gejala-gejala yang lain, antara lain muka pucat atau pucat kekuning-kuningan, bibir pucat, pusing-pusing, mata kabur, badan pegal dan semutan, lidah tampak pucat, nadi teraba Xi-halus. Pada penderita wanita kuantitas menstruasi kurang dan berwarna pucat, bahkan amenorrhoe.
Xie-darah kurang dan tidak dapat mensuplai kebutuhan berbagai organ dan jaringan. Hal itu tampak pada wajah, bibir dan lidah yang pucat. Xie-darah tidak cukup untuk menunjang aktivitas Shen-jiwa di otak, maka kepala pusing dan mata kabur. Kekurangan Xie-darah pada berbagai bagian tubuh, menyebabkan timbul perasaan pegal-linu dan kesemutan. Xie-darah yang kurang tidak dapat mengisi “penuh” pembuluh darah, sehingga nadi teraba Si-halus. Kemudian menstruasi secara fisiologik berhubungan denga Xie-darah, maka kekurangan Xie-darah mengakibatkan menstruasi tidak teratur, kuantitas berkurang dan berwarna pucat, bahkan tdiak datang menstruasi.
Chi tergolong ke dalam Yang, maka banyak kesamaan antara Chi Xi dan Yang Xi. Yang di dalam tubuh, selain mencakup Chi, juga mencakup fungsi memanasi tubuh pada organ Ming Men. Yang dimaksud dengan Yang Xi adalah kekurangan daya memanasi tubuh dan kekurangan apai di dalam organ Ming Men. Di dalam Sindroma Yang Xi tercakup juga Chi Xi. Yang Xi pada umumnya merupakan kelanjutan dari Chi Xi yang semakin parah.
Xie-darah tergolong ke dalam Yin, sedangkn bagian Yin di dalam tubuh, selain terdapat Xie-darah, juga mencakup Cing, dan Jin Ye. Karena itu Sindroma Yin Xi banyak kesamaan dengan Sindroma Xie Xi. Namun cukupan Sindroma Yin Xi lebih luas. Dalam Sindroma Yin Xi, selain terdapat gejala dan tanda seperti di dalam Sindroma Xi pada umumnya, yaitu tidak bersemangat, badan lesu, muka pucat, lidah tampak pucat, dan nadi teraba Xi halus, juga terdapat gejala dan tanda yang ditujukkan Sindroma Xie Xi, yaitu pusing-pusing, muka pucat kekuning-kuningan, mata kabur, badan pegal dan kesemutan, dan lidah pucat.
Kamis, 17 Maret 2011
Jahe Mampu Redakan Nyeri Otot

Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Tanaman jahe sudah lama dikenal sebagai bahan obat tradisional dan bumbu masakan. Rasanya yang sedikit pedas mampu memberikan efek menghangatkan badan.
Berdasarkan riset terkini, jahe (Zingiber officinale roscoe) ternyata berkhasiat meredakan nyeri otot akibat olahraga. Salah satu khasiat jahe yang paling sering dibicarakan adalah kemampuannya dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah terjadinya peradangan.
Manfaat jahe untuk mengatasi nyeri otot belum banyak diteliti. Para ilmuwan dari Universitas Georgia mengatakan, rasa hangat jahe memiliki efek meredakan sakit. Tim peneliti yang diketuai Patric O'Connor melakukan dua riset untuk meneliti khasiat jahe selama 11 hari.
Jahe yang dipakai adalah jahe mentah dan jahe yang dipanaskan. Para responden dalam penelitian ini dibagi dalam dua kelompok, yakni yang diberi kapsul yang berisi jahe mentah atau yang dipanaskan dan sisanya mendapat kapsul placebo. Setiap hari mereka harus meminum suplemen tersebut. Setiap hari para responden diminta melakukan olahraga high impact yang berisiko menderita nyeri otot di lengan.
Ternyata, kelompok yang mengonsumsi suplemen jahe nyeri ototnya berkurang hingga 25 persen dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi jahe. Suplemen jahe mungkin belum banyak dikonsumsi masyarakat. Pemanfaatan jahe lebih banyak dalam bentuk minuman hangat. Minuman ini dipercaya dapat menjaga tubuh tetap bugar wakau menghadapi stres, masuk angin, dan kegiatan fisik yang melelahkan.
Pada resep-resep tradisional China, jahe dipercaya dapat menguatkan tubuh saat penyembuhan.
Jahe Obati Mual dan Rematik

Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Jahe, si pedas nan hangat ini selain menyedapkan makanan juga bermanfaat untuk tubuh. Berikut resepnya:
1. Untuk menghangatkan tubuh, anti mual bagi wanita hamil, masuk angin, atau sakit kepala ringa
Ambil satu jari jahe, cuci bersih, kupas, memarkan, bakar di atas api kecil. Rebus bersama 1,5 gelas air dan gula aren hingga air tinggal sekitar 1 gelas. Minum usai makan.
2. Untuk sakit rematik
a. Ambil jahe merah 10 gram, cuci bersih, iris tipis, masukkan sebagai bahan bumbu dalam ayam, daging atau tempe, ungkep. Makan sebagai lauk. Lakukan hingga rematik hilang.
b. Ambil jahe merah 10 gram, 2 buah bunga cengkeh, 2 buah kapulaga, sepotong kayu manis, gula aren atau gula batu sesuai selera, rebus dengan 2 gelas air hingga tinggal 1,5 gelas, saring. Minum pagi dan malam setelah makan.







