Sabtu, 14 Agustus 2010

TERAPI AIR BIO WASILAH DZIKIR & DOA UST. GALIH GUMELAR


Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Allah telah memberi kita air yang banyak. Tanpa mengeluarkan banyak uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter, dll. Hanya minum air Bio wasilah dzikir & doa kepada Allah swt, insya Allah berbagai penyakit di bawah ini bisa disembuhkan.
Kita tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini :
  1. Sakit Kepala
  2. Asma
  3. Hosthortobics
  4. Darah Tinggi
  5. Bronchitis
  6. Kencing Manis
  7. Kurang Darah
  8. TBC Paru-paru
  9. Penyakit Mata
  10. Rematik
  11. Radang Otak
  12. Pendarahan di Mata
  13. Lumpuh
  14. Batu Ginjal Mata Merah
  15. Kegemukan
  16. Penyakit Saluran Kencing
  17. Haid tidak teratur
  18. Radang / Sakit persendian
  19. Kelebihan Asam Urat
  20. Leukimia
  21. Radang Selaput Lendir
  22. Mencret
  23. Gangguan Jantung
  24. Disentri
  25. Kanker Payudara
  26. Mabuk, Pusing, Gamang
  27. Ambeien
  28. Radang Tenggorokan
  29. Batuk
  30. Sembelit
Bagaimana Air Bio Wasilah Dzikir & Doa itu bekerja?
Meminum air Bio Wasilah Dzikir & Doa dengan metode yang benar, memurnikan tubuh manusia. Hal itu membuat usus besar bekerja dengan lebih efektif dengan cara membentuk darah baru, dalam istilah medis dikenal sebagai aematopaises. Bahwa mucousal fold pada usus besar dan usus kecil diaktifkan oleh metode ini, merupakan fakta yang tak terbantah, seperti teori yang menyatakan bahwa darah segar baru diproduksi oleh mucousal fold ini. bila usus bersih, maka gizi makanan yang dimakan beberapa kali dalam sehari akan diserap dan dengan kerja mucousal fold, gizi makanan itu diubah menjadi darah baru. Darah merupakan hal penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan, dan karena itu air Bio Wasilah Dzikir & Doa Ust. Galih Gumelar hendaknya dikonsumsi dengan teratur.
Bagaimana melakukan terapi Air Bio Wasilah Dzikir & Doa ini ? Berikut adalah salah satu diantara cara melakukan terapi Air Bio Wasilah Dzikir & Doa Ust. Galih Gumelar :
  1. Pagi hari ketika anda baru bangun tidur ( bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1.5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter.
  2. Hal sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini.
  3. Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya.
Apakah Mungkin Minum 1.5 Liter Air Bio Sekaligus?
Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tetapi setelah beberapa lama, akan normal kembali. Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini dalam waktu seperti tertulis di bawah ini:
  • Sembelit - 1 Hari
  • TBC Paru-Paru - 3 Bulan
  • Kencing Manis - 7 Hari
  • Asam Urat - 2 Hari
  • Tekanan Darah - 4 Minggu
Catatan : Disarankan agar penderita radang / sakit persendian dan rematik melaksakan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan - selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh.Bagi Insya Allah.

Sup Tanaman Obat

Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Ramuan obat Cina ada berbagai macam bentuknya. Ada yang berupa teh, estrak bubuk, cairan, pil, tablet, bubur, obat gosok, atau sup. Setiap bentuk punya fungsi dan tujuan spesifiknya. Salah satu cara terbaik untuk memperkuat ketahanan tubuh adalah mengonsumsi tanaman obat yang dimasak bersama makanan.
Menurut Dr. Rachmat, dari Klinik Shanghai, Jakarta, tanaman obat yang dicampurkan dalam masakan sangat mudah dicerna dan rasanya enak. Tanaman-tanaman obat itu sering disertakan dalam sup. "Memasak jamu-jamuan Cina cukup sederhana. Lycii berry misalnya, dapat dipakai untuk menggantikan kismis dalam membuat sereal panas," papar Dr. Rachmat. Dikatakan, makanan lain yang dibuat dengan campuran ramuan jamu khusus itu juga menjadi lebih menyehatkan. Selain ycii berry, astragalus, jujube dates, ubi jalar cina, biji teratai, atau serbuk sari lily sudah biasa digunakan dalam sup. Kali ini Anda dapat mencoba ramuan sup untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Bagi masyrakat Cina, sup jamu minimal terhidang di meja makan seminggu sekali. Bahkan, ada pula yang menjadikan sup sebagai pelengkap menu utama makan siang. Bahan tanaman obat yang dipakai dapat disesuaikan dengan musim, cuaca dan kebutuhan kesehatan anggota keluarga. Kata Dr. Rachmat, "Ke dalam ramuan sup dapat ditambahkan berbagai sisa bahan makanan. Sisa-sisa itu seperti tulang, cangkang telur ayam, atau potongan sayuran." Menyiapkan Sup Seperti persiapan memasak pada umumnya, kita dapat menyediakan kaldu sup terlebih dahulu. Menurut Lesley Tierra, L.Ac., Dip.Ac, akupunturis dan herbalis asal Amerika Serikat, amat mudah menyiapkan ramuan sup. Misalnya, masak terlebih dahulu sayuran atau cangkang telur ayam dalam sepanci air menggunakan api kecil. Ke dalam bahan rebusan tersebut bisa juga ditambahkan tulang ayamatau sapi. Selain itu, kita juga bisa menambahkan buntut sapi, tulang iganya, atau bahkan dagingnya. Setelah beberapa menit, tanaman obat bisa langsung dimasukkan ke dalam paci. Masak bersama-sama hingga mendidih. Campuran yang dihasilkan lalu disaring, daging atau tulangnya dapat dimasak kembali dengan tanaman obat lainnya bila diinginkan. Untuk menyedapkan rasa dan menetralkan rasa yang aneh dari tanaman obat, Anda bisa menambahkan satu atau dua sendok teh miso (pasta kacang kedelai). Lesley dan Dr. Rachmat sama-sama menyebutkan rersep dasar sup untuk 4 porsi adalah 3 liter air ditambah 1 cangkir beras, 1 cangkir miju-miju, atau 8 ons daging, 2 cangkir sayuran, 2 ons tanaman obat yang diperlukan, dan tambahkan 1 sendok teh cuka bila menggunakan tulang. Didihkan semuanya perlahan-lahan selama 3 jam. Tambahkan jamu dan masak campuran tersebut selama 30 menit lagi. Saring kaldu tersebut dan masak kembali daging dan jamu-jamuan yang bisa dimakan. Tambahkan nasi dan sayuran, lalu didihkan selama 30 sampai 45 menit. Jika hanya menggunakan tanaman obat, didihkan perlahan-lahan ramuan tersebut, potongan sayur atau cangkang telur (bila menggunakan cangkang telur tambahkan cuka) selama 30 menit. Saring campuran yang dihasilkan dan tambahkan bahan ramuan tanaman obat yang bisa dimakan. Didihkan selama 45 menit. Untuk membuat hidangan lengkap, tambahkan nasi dan sayuran dalam resep-resep sup dasar ini.

Kurapuntur Jawaban untuk Penderita Gangguan Prostat


Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Kurapuncture adalah teknik akupuntur dari negeri cina yang sangat unik. Seperti ilmu akupuntur tangan, akupuntur kepala, akupuntur telinga, demikian juga kurapuncture ini adalah akupuntur yang didasarkan pada titik2 meridian dan non meridian yang membentuk diagram kura-kura di daerah perut, berfungsi untuk menyembuhkan segala macam penyakit, menambah daya tahan tubuh dan meningkatkan tenaga vitalitas!
"Banyak jalan menuju ke Roma", demikian pula dengan pengobatan, untuk mencapai tingkat kesehatan yang prima banyak cara yang dapat ditempuh. Salah satunya dengan Akupuntur. Akupuntur adalah salah satu cabang dari Ilmu pengobatan Tradisional Chinese Medicine (TCM). Adalah Kurapuncture, sebuah teknik baru yang dibawa oleh Budi Sugirto Widjaja, M.D, seorang dokter lulusan Beijing University of Chinese Medicine (BUCM) adalah teknik akupuntur dari negeri cina yang sangat unik. Seperti ilmu akupuntur tangan, akupuntur kepala, akupuntur telinga, demikian juga kurapuncture ini adalah akupuntur yang didasarkan pada titik2 meridian dan non meridian yang membentuk diagram kura-kura di daerah perut, berfungsi untuk menyembuhkan segala macam penyakit, menambah daya tahan tubuh dan meningkatkan tenaga vitalitas! Banyak manfaat-manfaat yang kita bisa dapatkan dari menusuk jarum atau me-‘moksa’ titik-titik kurapuncture ini! Tubuh jadi singset, sehat, bertenaga, enak tidur, membantu pencernaan dan melancarkan metabolisme tubuh. Konsep dasar dari kurapuncture ini adalah percaya bahwa sumber tenaga / qi dan sistem kontrol metabolisme tubuh berada pada pusar kita dan sekitarnya. Sejak di rahim ibu, bayi mendapatkan seluruh sari2 makanan, oksigen serta zat-zat lainnya untuk pertumbuhannya lewat tali pusar. Selama kurang lebih 37 minggu kehidupan bayi tergantung dan pertumbuhannya dikontrol oleh tali pusar ini. Ketika keluar dari rahim ibu, sang bayi belajar untuk bernafas, minum air susu, menangis, mengenali lingkungan sekitarnya dengan menggunakan organ-organ yang telah dikembangkan selama di rahim ibu, tentunya melalui tali pusar. Dari konsep ini, kita percaya bahwa daerah sekitar perut ini masih terdapat pusat qi dan sistem kontrol yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh kita! Bagian tubuh kurapuncture berfungsi sebagai berikut :
  • Kepala Kura-kura
  • apat mengobati penyakit pada Kepala, Mata, Hidung, Otot muka dan Pencernaan
  • Tangan Kura-kura
  • Dapat mengobati penyakit pada Tangan Pegal2, Kesemutan, Tidak dapat digerakan / Lumpuh dan sakit pada Pundak
  • Kaki Kura-kura
  • apat mengobati keluhan seperti Kaki Pegal2, Kesemutan, Tidak dapat digerakan / Lumpuh dan Sakit pada pinggang
  • Perut Kura-kura
  • apat mengobati penyakit seperti Konstipasi / susah buang air besar, hypotensi/hypertensi, daya tahan tubuh yang lemah, disfungsi seksual, Hernia, dan Pencernaan yang tidak baik
  • Ekor Kura-kura
  • apat mengobati gangguan seperti Disfungsi seksual, prostat, sakit pada saluran kencing, dan Sciatica
Kenapa kura-kura? Dari titik-titik yang ada dan ditelusuri dari fungsinya yang telah dibuktikan selama 20 tahun oleh Prof. Dr. BoZhiYun di cina, rupanya seperti membentuk diagram kura-kura. Dr. Bo dalam awal penemuannya, diilhami ketika banyak pasien yang sembuh atau bereaksi positif ketika diakupuntur pada bagian perut, dari pengalamannya ini dia terus menyelidiki dan mencatat titik-titik baik pada 6 jalur meridian yang melewati perut, maupun titik-titik di luar meridian yang ada pada bagian perut. Untuk pengobatan secara mandiri, anda dapat mencoba selama 5 menit utk tiap bagian untuk di-moksa / menggunakan herbal yang berbentuk seperti cerutu yang dibakar dan diarahkan ke kulit perut dengan jarak tiga jari dari kulit. 1 kali pengobatan mandiri dapat dilakukan 5 menit – 20 menit dalam sehari, dilakukan 2 hari sekali dan lakukan hingga 6 kali sebagai satu kali seri pengobatan. Dengan panduan gambar anda dapat mencoba memoksa diagram kura-kura tersebut untuk bagian-bagian tubuh anda yang memerlukan penyembuhan.

Bekam Usir Penyakit Dikira Sihir


Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Terapi bekam yang tumbuh dan populer di Tanah Arab kini mulai ter-lihat marak di negeri kita. Dikhasiatkan mengusir segala jenis penyakit jas-maniah maupun rohaniah.

Apa saja yang perlu diperhatikan sebelum kita menjalani terapi bekam ?

Titik-titik darah berwarna merah kehitaman mulai muncul di leher tepat di belakang cuping aktor Henky Tornando. Perlahan-lahan cairan yang terlihat agak berbuih itu semakin banyak keluar, hingga hampir memenuhi mangkuk bekam. Meski berdarah-darah begitu, ekspresi Henky yang tiduran tertelungkup terlihat rileks saja.

Tak sampai 10 menit kemudian mangkuk-mangkuk dilepas. Darah yang tertinggal di kulit diseka menggunakan kapas. "Rasanya, tubuh jadi ringan. Pusing dan pegal tidak pernah kumat," kata Henky yang mulai mengenal bekam sejak dua tahun lalu. Pembawa acara televisi Ferdi Hasan yang pernah sekali merasakan terapi ini memberi kesaksian serupa. "Khasiatnya instan, badan langsung terasa enteng."

Henky maupun Ferdi telah meyakini manfaat bekam, sebuah terapi untuk mengeluarkan "darah kotor" dari tubuh guna mengusir berbagai keluhan penyakit atau sekadar menjaga kesehatan tubuh. Terapi tradisional ala Timur Tengah ini sudah populer sejak berabad-abad lalu, bahkan dianjurkan oleh Nabi Muhammad kepada para pengikutnya.

Sepintas, bekam terdengar menyeramkan, karena berbau-bau "darah". Padahal kenyataannya tidaklah seseram itu. Bekam mengambil darah di dermis (kulit jangat) dan bukan pada pembuluh darah. "Jumlahnya sedikit sekali, seperempat liter saja tidak ada," jelas Ustad La Ode Aly Abi Ilahy, terapis bekam dari Rumah Sehat Herba Care di kawasan Tegal Parang, Jakarta Selatan.

Pengambilan darah dilakukan menggunakan alat berbentuk mangkuk (cupping set) yang ditempelkan pada kulit. Bagian tubuh yang merupakan titik bekam terlebih dulu "dilukai" memakai jarum lancet atau bisa juga pisau cukur (silet). Dengan pompa pengisap, udara di mangkuk kemudian disedot perlahan-lahan. Akibat perbedaan tekanan udara, kulit akan terangkat dan darah merembes keluar.

Tiga titik utama

  • Meski dimulai sejak zaman Mesir Kuno, bahkan kemudian berkembang di banyak negara (termasuk Cina), bekam yang kini dipraktikkan di Indonesia begitu kental dengan nilai-nilai Islam.

Terapi yang dalam bahasa Arab disebut hijamah ini telah disesuaikan dengan sunah Nabi Muhammad. Tak heran, para terapis umumnya berasal dari pondok-pondok pesantren.

Nuansa Islami terlihat dari pemilihan titik bekam, yang sepintas mirip titik-titik akupuntur. Aslinya, bekam mengenal lebih dari 350 titik di seluruh tubuh. Namun, dalam praktik Aly mengutamakan 12 titik, seperti anjuran Nabi Muhammad, yang terletak di seputar kepala, leher, pinggang, dada, dan kaki. Dari situ terdapat tiga titik utama yaitu ummu mughits dan dua titik qumahduah.

Ummu mughits yang berada di atas kepala merupakan titik utama bekam, yang sekaligus merupakan pertemuan ratusan titik dari seluruh tubuh.

Lewat titik ini saja bisa disembuhkan bermacam penyakit pada bagian atas tubuh, seperti vertigo, polip, gangguan saraf telinga, penyakit kulit, depresi, sampai gangguan ilmu hitam atau sihir.

Sedangkan qumahduah terletak di leher bagian belakang, tepatnya antara rambut dan cuping telinga, baik kanan maupun kiri. Titik qumahduah dan ummu mughits itu titik utama yang selalu digarap dalam sebuah terapi, ditambah sejumlah titik-titik lain sesuai keluhan pasien.

"Sejauh ini saya banyak mengobati utamanya lewat tiga titik itu saja dan ratusan pasien merasakan kesembuhan," terang terapis yang berpraktik sejak 10 tahun lalu. Prinsipnya, tak ada bagian tubuh yang tidak bisa dibekam. Bahkan termasuk di bagian kemaluan sekalipun.

Tidak terasa sakit

  • Proses terapi dimulai dengan membersihkan kulit pasien pada bagian yang hendak dibekam dengan cairan antiseptik seperti alkohol.

Jika kebetulan terdapat rambut atau bulu, maka akan dibersihkan dulu dengan cara dikerok. "Jika dibekamnya di atas kepala, ya terpaksa pitak dulu," jelas Aly sambil tersenyum.

Setelah kulit bersih, mangkuk bekam ditaruh dan dipompa untuk mengosongkan udara di dalamnya. Pemompaan dilakukan sesuai daya tahan pasien. Di sini pasien akan merasa sedikit pegal dan kulit pun berwarna merah kehitaman. Setelah kira-kira 10 menit, mangkuk dilepas dan kulit akan terasa menebal.

Tepat di atas kulit yang menebal dilakukan penusukan menggunakan jarum atau bisa juga disayat dengan pisau cukur. Tusukan berkali-kali ini tidak keras. Ketika Intisari mencoba, memang sama sekali tidak terasa sakit. "Jika terasa sakit atau malah keluar darah, berarti itu bukan darah yang dimaksud," kata Aly yang mengaku tidak pernah memakai alat lain, semisal pisau bedah.

Selanjutnya, mangkuk kembali ditempelkan dan dipompa. Tindakan inilah yang membuat darah keluar seperti merembes. Perlahan-lahan darah semakin banyak, bahkan menggenang di dalam mangkuk. Dalam bekam, inilah yang dimaksud "darah kotor".

Dalam konsep bekam, darah kotor adalah darah yang tidak berfungsi lagi, sehingga tidak diperlukan tubuh dan harus dibuang. Secara spiritual, "kotor" juga berarti darah itu telah tercemar roh jahat, akibat tindak-tanduk si empunya tubuh yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Kotor juga bisa disebabkan sihir.

Proses pengisapan darah berlangsung tak lebih dari 10 menit. Jika terlalu lama dibekam, pasien bisa merasa sakit karena kulit akan mengelupas. Kecepatan keluar darah setiap orang berbeda. Aly meyakini, orang bertempramen keras, darahnya akan lebih cepat keluar. Namun, ada juga yang keluarnya lambat dengan jumlah sedikit.

Setiap kali terapi bekam dijalankan, biasanya dilakukan dua sampai tiga kali pengisapan darah, tergantung pada jenis keluhan serta volume darah yang keluar. Jika darah hanya keluar seperempat mangkuk setiap kali bekam, pengulangannya lebih sering dibandingkan dengan pasien yang darahnya keluar lebih banyak.

Saat proses bekam berlangsung, pasien biasanya akan sedikit merasa kebas pada bagian yang dibekam. Untuk mencegahnya, terapis akan mengajak untuk menggerak-gerakkan bagian tubuh yang kebas agar darah lancar kembali.

Aly berkisah, setelah berobat, pasien biasanya akan mengaku langsung merasakan manfaatnya. "Jadinya dikira sihir," kata terapis yang belajar membekam dari Ustad Jumali sewaktu berkelana ke Malaysia awal dekade 1990-an. "Padahal ini semata-mata berkah dari Allah."

Seusai dibekam, seseorang dianjurkan meminum minuman hangat, misalnya jintan hitam atau madu. Tidak mau tanggung, orang Arab malah meminum kuah daging kambing. Maka pantangannya adalah meminum es selama beberapa hari. Sebelum dibekam, pasien juga disarankan untuk berpuasa beberapa jam.

Pantangan yang paling utama adalah berhubungan seksual sehari sebelum dan sesudah dibekam. "Kelihatannya tidak masuk akal, tapi jangan coba-coba dilanggar," kata terapis kelahiran Buton yang sehari-hari dipanggil ustad ini. Bekam juga tidak dilakukan pada hari Rabu dan Sabtu, sesuai sunah Nabi Muhammad.

Terapi tanduk

  • Demi menjaga kebersihan, Aly selalu menggunakan jarum dan pisau cukur sekali pakai.

Sebelum dan sesudah dilakukan bekam, tubuh pasien maupun peralatan akan dibersihkan menggunakan alkohol. Seorang terapis bekam yang baik juga selalu memakai sarung tangan karet saat menangani pasien.

Saat ini pengobatan bekam mencatat kemajuan besar karena menggunakan mangkuk cupping set yang modern dari plastik. Pada masa silam, pernah digunakan tanduk binatang sehingga dinamai terapi tanduk.

Pernah pula dipakai botol bekas kopi instan dan sebagai penghampa udaranya adalah api. "Sakitnya minta ampun," kenang Aly yang kali pertama dibekam pada 1991.

Dengan mangkuk plastik, pasien merasa lebih bersih. Pemompaan dengan hand pump juga dapat mengontrol daya tahan pasien. Alat-alat buatan Taiwan ini mudah ditemui di toko-toko obat dan alat kesehatan. Jika pasien hendak membeli sendiri untuk terapi, Aly mempersilakan.

Terlepas dari rasa risih pasien, bekam sebenarnya tidak melulu harus mengeluarkan darah. Ada jenis bekam kering (hijamah rothbah), di mana kulit hanya disedot dengan mangkuk tanpa dilukai jarum dan keluar darah. Tindakan ini dikenal oleh banyak kalangan sebagai dikop.

Fungsi bekam kering memperlancar aliran darah beku atau mengalirkan darah ke bagian tubuh yang kekurangan. Sepintas mirip kerokan. Biasanya, bekam kering dipakai sebagai kombinasi bekam basah. Misalnya, pada pengobatan impotensi, dilakukan bekam basah pada lima titik di pinggang dan bekam kering pada perut.

Dua dokter

  • Perbedaan penggunaan teknik bekam ini juga dapat mengindikasikan tingkat keahlian terapis bekam.

Aly mengakui, bekam cukup mudah dipelajari hanya dengan dua atau tiga kali belajar. Bekas murid-muridnya kini sudah tersebar dan nyaris tak terhitung lagi, termasuk dua dokter di Sulawesi yang menjadikannya sebagai alternatif pengobatan. "Tapi jika bekam diterapkan secara tidak benar, kasihan pasien," katanya dengan nada bijak.

Ciri bekam yang benar juga bisa dilihat dari tusukan jarum. Tusukan ini cukup lembut, sehingga tidak langsung keluar darah. Ketika mangkuk dicabut, juga tidak ada darah yang keluar lagi. Luka bekam juga tidak terasa perih di saat pasien mandi selesai berbekam. Luka tidak cukup dalam sehingga pasien diabetes pun dapat dibekam.

Kebanyakan pasien umumnya tidak perlu bolak-balik untuk dibekam. Permintaan justru datang dari pasien sendiri yang kepingin tubuhnya terus disegarkan. Kecuali kasus seperti penyakit jantung dan stroke, menurut Aly, butuh beberapa kali bekam.

"Makanya aneh jika ada pasien yang mengaku berkali-kali dibekam, tapi tidak ada hasil yang baik," kata terapis yang mengaku rutin berbekam setiap empat bulan ini.

Menurut Aly, kini banyak terapi bekam yang ditawarkan dengan berbagai metode. Maklum, pengobatan ini berkembang di beberapa belahan dunia, termasuk beberapa di antara mereka adalah bekas murid-muridnya. Sejauh ini mereka saling berhubungan untuk bertukar pengalaman demi memajukan bekam. "Tapi semua itu adalah cara saja.

Semata-mata kesembuhan memang hanya berasal dari Allah," kata Aly. Bagi yang meyakini, bekam memang salah satu cara yang bisa dipilih. *

Obat Mata


Pengobatan Ustadz Galih Gumelar - Mata merupakan salah satu indera vital bagi manusia, dengannya kita dapat melihat dengan jelas mana yang lebih baik dari yang buruk, tanpanya kita akan merasakan ketidak-sempurnaan sebagai manusia, dan salah dalam menggunakannya akan membuat kita melihat dalam kebutaan.

Secara phisikologis dan sufis (mistis), seseorang dapat dinilai melalui matanya, karena mata adalah pancaran dan cerminan dari apa-apa yang ada di dalam hati, meskipun mulut dapat berkata lain namun mata tetap tidak dapat menyembunyikan dan menutupinya. Dalam kedokteran pun tidak heran jika kita akan jumpai seorang dokter yang memeriksa penyakit pasiennya melalui mata.

Berkembang pesatnya peradaban manusia akan membuat mata mudah terjangkiti oleh virus-virus peradaban yang mengakibatkan kerusakan atau kaburnya penglihatan dan sebagainya, meskipun secara dzahirnya terlihat baik, sehat dan kedua mata masih berfungsi normal, akan tetapi secara batiniahnya adalah layu dan tidak sehat. Saya menyadari, sebagian besar orang belum mengetahuinya, ada baiknya saya tuliskan sedikit mengenai obat ampuh yang dapat menangkal virus-virus tersebut yang mana telah dipraktekkan oleh ulama salaf terdahulu dan hasilnyapun telah terlihat jelas pada mata mereka.

Di sebuah mesjid, ketika muadzzin mengumandangkan azan, sampailah ia pada dua kalimat syahadat atas kerisalahan Nabi Muhammad SAW. Pada saat syahadat yang pertama dilantumkan, saya membaca “Shallallahu ‘alaika ya Rasulallah”, dan pada syahadat yang kedua, saya mencium kedua ujung ibu jari dan mengusapkannya ke mata sambil berucap “Qurrat ‘aini bika ya rasulallah Allahumma matti’ni bi as-sam’i wa al-bashari, Allahummah Fadz ‘ainay wa nurhima”. Jamaah yang hadir di saat melihat perbuatan tersebut bertanya dan berdebat bahkan ada yang mengatakan bid’ah.

Setelah selesai shalat berjamaah, semakin ribut dan ramai orang bertanya serta berdebat. Secara singkat saya hanya menjawab “Itulah obat yang paling ampuh untuk menjaga mata dan melindunginya dari segala macam bentuk penyakit mata”, orang yang minus pada matanya pun dapat menggunakan untuk mengurangi keminusan bahkan menyembuhkannya jika diamalkan secara berkesinambungan, dan orang-orang yang mempraktekkannya akan lebih jelas melihat jalan yang terang dan benar, terpancar pada kedua matanya ketajaman yang tidak dapat dinilai dan bahkan dapat menundukkan pandangan orang lain.

Sebagian ulama mengatakan bahwa hal ini adalah bid’ah. Sebagaimana dalam kitab “Talkhish al-Maqashid al-Hasanah” oleh Az-Zarqani bahwa Hafid al-’Arafi berkata jika hal ini tidak mempunyai dasar hukumnya dan diada-ada oleh Sufyan bin Uyainah. Ulama-ulama Wahhabi pun dengan tegas menyatakan bahwa hal ini adalah bid’ah.

Maslah ini sebenarnya telah disebutkan oleh ulama-ulama salafu salihin, seperti Al-’Alamah as-Sanwani dalam penjelasannya terhadap kitab “Mukhtashar Shahih al-Bukhari” oleh Ibnu Abi Hamzah. Juga seperti al-Faqih ad-Dilzali dalam kitab “Mujarrabat”nya, yang mengatakan bahwa sebagian besar ulama-ulama terdahulu telah mempraktekkannya yang menunjukkan sebagai qudwah bagi orang lain.

Syekh Daud al-Baghdadi menyebutkan dalam risalahnya bahwa saya tidak pernah mendapatkan hadis-hadis yang menunjukkan atas masalah ini, akan tetapi bisa jadi bersumber dari perkataan Rasulullah SAW:”Akan turun rahmat yang berlimpah di saat menyebutkan nama-nama orang shaleh”. Hal serupa juga dikemukakan oleh Ibnu Jauzi, Hafidz ibnu Hajar dari Imam Ahmad, juga oleh imam Suyuti dalam kitabnya “Al-Jami’ as-Sahghir”.

Diriwayatkan dari Ibnu Jawzi dati Sufyan bin Uyainah bahwa pada saat menyebutkan nama orang-orang shaleh akan bercucuran rahmat. Demikian juga yang dikemukakan oleh Syekh Daud al-Baghdadi. Tidak dapat dipungkiri bahwa Nabi Muhammad SAW adalah orang yang shaleh dan tiada keraguan akan turunnya rahmat yang berlimpah pada saat menyebutkan namanya, sehingga berdoa pada saat turunnya rahmat adalah mustajab dan orang yang mendengar serta berucap “Qurrat ‘aini bika ya Rasulallah” adalah doa terjaganya mata serta akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Maka tidak ada larangan padanya.

Ulama Hanafiah, seperti Thahthawi, menukilkan dalam penjelasannya terhadap kitab “Maraqi al-Falah” oleh Qahastani dari kitab “Kunz al-’Ibad fi fadhail al-Ghazw wa al-jihad” oleh abu al-Qasim bin Iqal berkata:”Disunnahkan pada saat mendengar syahadatain atas Rasul untuk mengucapkan Shallallahu ‘alaika ya Rasulallah pada syahadat pertama dan mengucapkan Qurrat ‘aini bika ya rasulallah allahuma matti’ni bi as-sam’i wa al-bashari pada saat mendengar syahadat yang kedua setelah mencium kedua ujung ibu jari sambil mengusapkannya ke mata, maka Rasulullah SAW akan menjadi penunjuk jalan baginya untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat”.

Dalam Hasyiyah al-Baidhawi dari syekh Abu al-Wafa berkata:”Saya telah mendapatkan dalam beberapa fatwa bahwasanya Abu Bakar As-shiddiq ra mendengar azan, pada saat muazzin sampai pada ucapan dua kalimat syahadat atas Nabi, ia mencium kedua ujung ibu jarinya dan mengusapkannya di kedua matanya, kemudian yang melihat perbuatan Abu Bakar tadi bertanya kepadanya:”Mengapa engkau melakukan yang demikian ya Aba Bakar?”, ia menjawab:”Saya bertabarruk dengan kemuliaan namamu ya rasul”, kemudian Rasulullah berkata:”Kamu benar, dan barangsiapa yang melakukan hal tersebut ia akan selamat dari kerabunan dan terjaga di sisiku jika ia mengucapkan “Allahummah Fadz ‘Ainay wa nurhima”, Ya Allah jagalah kedua mataku dan cahayanya. Hal serupa disebutkan oleh Ad-Dilimi dalam kitabnya “Al-Firdaus” mengenai hadis Abu Bakar ra tadi, dan juga disebutkan oleh at-Thahthawi dalam kitabnya “Al-Fadhail”. Hal serupa pun akan dijumpai dalam Hawasyi al-’Alamah as-sayyid Muhammad bin Abidin dalam “Ala ad-Dar”, malah ia mensunahkannya. Dengan demikian menunjukkan bahwa tidak ada larangan padanya dan tidak dapat dikatakan sebagai bid’ah.

Sebagian ulama mengkhususkannya hanya pada azan tanpa Qamat sebagaimana penjelasan al-Qahastani pada catatan kaki bukunya, dan sebagian yang lain membolehkannya bukan saja pada azan melainkan pada setiap mendengar ucapan dua kalimat syahadat atas Nabi, bahkan pada saat mendengarkan namanya.

Dari semua urain di atas, jelaslah apa yang dibutuhkan oleh mata agar terhindar dari segala macam bentuk virus peradaban dan obat yang ampuh untuk menyembuhkan kerabuan pada mata dan sebagainya. Karena hidup di zaman modern, mata tidak akan terhindar dari melihat apa-apa yang tidak patut untuk dilihat. Olehnya itu jagalah mata dan melindunginya seperti apa yang telah dikemukakan di atas. Wallahu a’lam bisshawab.