Jumat, 25 Juli 2008

Asam Urat

"Asam urat itu disebabkan kandungan asam urat di dalam darah tinggi. gout itu serangan asam urat yang parah sampai penderita benar² kesakitan. kalo rematik itu sakit di tulangnya. Asam urat adalah hasil metabolisme tubuh oleh salah satu unsur protein, zat puri dan ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan kadarnya dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Kandungan asam urat yang tinggi menyebakan nyeri dan sakit dipersedian yang amat sangat, jika sudah sangat parah, penderita bisa tidak bisa jalan.

Obat Traditional Asam Urat :
-Sirsak dimakan begitu saja atau dijuice, dimakan/minum tiap hari
-Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air, sampai tinggal 1 gelas, diminum pagi dan sore
-labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari.
-Pengobatan H. Malik di Pamulang, makan jamu²an...
-Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/ 50 cc dan diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam
-kentang mentah dan apel malang di juice
-Obat dari Ibu Winarto di Karya sari di 846 6766.. obat²an dari tumbuh²an

Makanan yang harus dihindari atau dikurangi jumlahnya :
-minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak.
-Juga jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting,
-berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden,kornet sapi
-Berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus,
-buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa.

Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti dalam porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu :
- ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi,
- tempe, emping, kacang, oncom,
- beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge.

"Aku pernah baca kalo Asam urat itu bisa disembuhkan dengan memakan buah Sirsak, bisa dijus atau dimakan langung (cmiiw)." (DM)

"Coba aja setiap hari pembantu kamu mengkonsumsi buah sirsak, obat traditional ini cukup membantu. Pantangannya sudah pasti kacang- kacangan, sayuran hijau seperti kangkung, daging jeroan kambing, emping dan yang lain lain aku kurang begitu mengerti. Ini berdasarkan pengalaman keluargaku. Just for Info, Kakakku ada 2 yang terkena Asam urat. Ini kisah nyata, yang penurut dan setiap hari makan sirsak sampai detik ini Alhamdulillah sehat wal afiat dan kakakku yang satunya (kurang nurut) dan suatu hari tergiur untuk makan sate jeroan kambing (sedih) akhirnya harus menghadap Allah Swt. tanggal 29 june tahun ini baru akan 40 hari kepergiannya. (aku jadi sedih lagi nih). yang terasa biasanya dipersendian persendian, pegel-pegel gitu. Tapi yang jelas rata-rata penderita asam urat itu pegel/sakitnya dikaki. Bahkan kalo sudah positif dan malah sudah parah penderita tidak bisa berjalan, karena daerah sekitar persendian kaki (mata kaki) membengkak. " (FK)

"Saya dulu pernah dapat resep buat asam urat teman saya, labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari. kalo kakak saya minum sarinya buah pace. yang saya tau ada obat namanya kalo gak salah alopurinol.kalo saya sendiri ada bakat jg dg asam urat soalnya ibu dan kakak saya kena juga. tapi saya cenderung tidak melakukan pengobatan, tapi pencegahan dengan menghindari makan²an yang dilarang misal emping, kemangi, jerohan, lamtoro, seafood, brokoli, makanan kaleng, kacang²an. kalo pas kena ya saya biarin aja, saya inget² makan apa ya tadi? abis itu trus saya hindari.. tapi sekarang alhamdulillah udah gak kumatan lagi lho. Dua minggu ini saya coba makan kemangi so far baik² aja. saya minum Immunocal. pernah denger gak moms.. itu lho, serum susu buat ningkatin daya imun tubuh. btw, bukan hanya utk asam urat aja, bisa utk jantung, kanker, stroke, diabet, dll dr yang ringan sampai yang serem... wah hebat deh si immunocal ini Asam urat itu disebabkan kandungan asam urat di dalam darah tinggi. gout itu serangan asam urat yang parah sampai penderita benar² kesakitan. kalo rematik itu sakit di tulangnya" (WA)

"Penyakit asam urat pada beberapa waktu lalu memang cenderung menyerang usia senja. Namun kini banyak kasus ditemui pria maupun wanita berusia 20 tahunan pun banyak yang menderita penyakit ini. Setelah diteliti, pola makan memegang peranan utama disusul oleh kebiasaan hidup tanpa olahraga. Sayang bukan, jika usia baru menjelang 40 tahun namun Anda sudah mengalami kekakuan sendi dan harus puas hanya duduk di kursi goyang sepanjang hari. Menyangkut pola makan, sebaiknya Anda mengenali makanan yang harus dihindari dan makanan yang harus dikurangi agar kadar asam urat dalam tubuh tidak kelewat batas. Antara lain yang harus dihindari sama sekali adalah berbagai macam minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak. Juga jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting, berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi, berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus, dan buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa. Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti dalam porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi, tempe, emping, kacang, oncom, beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge. Kadar asam urat yang normal dalam darah adalah 7 mg%, jika lebih dari itu maka Anda harus benar-benar diet berbagai jenis makanan yang telah disebutkan merangsang asam urat dalam darah. Bukan saja kekakuan sendi yang akan Anda derita namun juga kemungkinan penyakit lain seperti batu ginjal, kerusakan ginjal, dan tekanan darah tinggi. Ini bisa dimengerti karena asam urat adalah hasil metabolisme tubuh oleh salah satu unsur protein, zat puri dan ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan kadarnya dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Oleh karena itu sejak dini baiknya Anda memeriksakan diri jika mengalami gangguan linu dan kaku pada sendi yang kecil-kecil seperti jari tangan atau kaki. Dan mulailah hindari makanan perangsangnya, jangan tunda- tunda lagi! " (YS)

"Aku pernah baca di Trubus kalo daun Salam (yang biasa buat bumbu dapur itu lo..) sangat ampuh untuk mengobati Asam Urat. Caranya beberapa lembar daun salam di rebus kemudian airnya diminum, pagi & sore, katanya airnya enak dan harum jadi seperti minum teh aja. (SA)

"Kalo asam urat, obat tradisional yang aku tau dan coba untuk suamiku adalah daun salam. Jadi 7 lembar daun salam direbus dengan 2 gelas air hingga menjadi satu gelas. diminum tiap pagi dan sore. 3 hari aja sembuh deh.....trus kalo untuk pencegahan, minum tiap hari segelas aja. semoga membantu " (MA)

"Rasanya antara pegel dan sakit ...kebetulan aku pernah ngalamin waktu kuliah. aku lupa waktu itu sebabnya kenapa, tapi kemingkinan keturunan juga bisa kali ya? soalnya papaku dan adikku juga asam urat... belum kalo kambuh dan bengak, alhamdulilah aku cuma ngerasain sakit aja, sementara kalo papaku, sampe nggak bisa jalan mbak saking sakitnya..Alhamdulillah pengobatan tradisional ternyata membantu banget dan alhamdulillah papaku udah sembuh walaupun kalo salah makan dikit bisa ngerasa sakit dan bengkak lagi.. pengobatan tradisionalnya waktu itu sama H. Malik di Pamulang, makan jamu²an... kalo sekarang papaku sering pijit ke Pak Dufung di Bogor.. (NY)

"Ibuku juga penderita asam urat... nah kalo' udah kumat gini biasanya ibuku suka minum cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/ 50 cc dan diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam ... biasanya beliau setelah minum ini cepet turun kadar asam uratnya. (MR)

"Ibuku juga sakit asam urat..sudah pernah coba berbagai macam obat tradisional..dari rebusan daun salam, minum cuka apel, labu siam tapi akhirnya cocok dg kentang mentah dan apel malang di juice dan aku sering kasih saran juice ini ke beberapa teman, kebanyakan cocok tuh.. " (ER)

"Kalo obat tradisional aku ngga tau ya, cuma aku pernah baca ada beberapa makanan pantangan seperti :
1. Bila kadar asam urat di atas 7 mg%, makanan yang dihindari adalah: Alkohol (bir, wiski, anggur, tape, tuak). Remis, udang, tiram, kepiting. Makanan kaleng: corned beef, sarden, dll.Jeroan: hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus. Ekstrak daging: kaldu kental.
2. Beberapa buah-buahan: durian, apokat, dan air kelapa.
3. Makanan yang dibatasi: Ikan. Daging: kambing, sapi, ayam. Kacang, belinjo/emping, oncom, tempe. Beberapa jenis sayuran: brokoli, bayam, kangkung, kol, taoge." (DB)

Teropong Penyakit Lewat Jari Tangan

Terapi Galih Gumelar - Kuku maupun organ tubuh lainnya, seperti lidah dan mata, bisa menjadi diagnosa penyankit. Pakar gizi asal Amerika, dr Gillian McKeith, dalam bukunya You Are What You Eat memaparkan sejumlah gejala penyakit yang bisa diteropong lewat organ tubuh.

"Segala sesuatu yang terjadi di dalam tubuh, akan terpantulkan ke bagian luar tubuh," demikian McKeith memberi alasan.

Pada orang yang sehat, kuku terlihat bening bercahaya, kulit dibalik kuku berwarna kemerahan dan permukaan kuku terasa halus dan mulus. Pada ujung tempat tumbuhnya kuku terlihat bulan sabit terbalik yang ukurannya proporsional dengan luas kuku. Hal itu menandakan peredaran darah pemiliknya lancar.

Terkait dengan bulan sabit terbalik, McKeith menyatakan, kawasan itu juga bisa menjadi cermin bagi kesehatan seseorang secara umum dan kondisi kesehatan jantungnya. Jika area itu bentuknya tidak simetris dan terlalu luas, pemiliknya harus rajin-rajin memeriksa tekanan darahnya. Ada kecenderungan terkena hipertensi.

Jika bulan sabit tidak tampak, bahkan di 10 jari tangan pertanda sistem saraf terganggu dan anemia. Tetapi hati-hati, jika bulan sabit terlihat sangat tajam, Anda sedang diincar stroke (tersumbatnya pembuluh darah).

Sebaliknya jika bulan sabit terlihat sangat samar-samar, maka penyakit-penyakit sudah antre seperti gangguan lambung, asma, radang paru-paru atau gout/rematik.

Pada pasien yang baru sembuh dari sakit berat, biasanya muncul "parit" atau cekungan yang biasa disebut garis beau pada kukunya. Kadang, kondisi kuku terlihat "merana" karena bentuknya yang peyot dan mengecil.

Jika lekukan lebih dari satu, menandakan kelemahan usus dan adanya cacing parasit di dalamnya. Jika lekukan terdapat di ujung kuku jari manis, hati-hati terhadap incaran gangguan mata, bronchitis, sakit saluran pernapasan. Pada jari tengah, lemahnya perototan. Pada jari kelingking, sakit tenggorokan, sedangkan pada ibu jari, kekurangan energi tubuh.

Kuku yang menyempit di tengah melintang dari sisi ke sisi menandakan infeksi cacing, kurang kalsium, dan kurang darah. Kuku yang pendek melebar menandakan pemiliknya kurang sabar dan berpotensi terkena gangguan jantung.

Kuku yang pucat menandakan pasien yang kurang darah. Kuku yang berubah menjadi pucat, putih rata seperti mayat dan ujung jari menggelembung seperti gada menandakan adanya gangguan berat pada fungsi organ hati seperti sirosis (pengerasan hati).

Jika warna kuku pucat, tidak mengkilat, menunjukkan bahwa pemiliknya mengalami anemia atau darah kosong. Di masyarakat China, kondisi itu juga menandakan pemiliknya kekurangan energi hidup.

Jika kuku pucat menyerupai lilin, menunjukkan perdarahan di lambung dan infeksi parasit (cacing) yang menghasilkan penurunan kualitas darah secara terus menerus.

Sedangkan kuku yang berubah warna menjadi kuning menandakan adanya penyakit dengan gangguan hormon dan metabolisme, hemokromatosis (kelebihan zat besi) atau oedem kronis (bengkak).

Sistem peredaran darah yang kurang lancar dalam jangka waktu lama bisa juga dimunculkan lewat penampilan kuku yang tebal dan rapuh seperti kapur.

Pada kasus infeksi pada jantung oleh kuman yang disertai embolisasi (gumpalan darah yang menyebar ke aliran darah) dapat menimbulkan bercak darah dibawah kuku. Untuk penyakit autoimun (sistem kekebalan tubuh yang menyerang diri sendiri) misalnya lupus, scleroderma bisa tercermin dari melebarnya kapiler darah di lipatan kulit pada dasar kuku.

Bercak putih tipis yang terdapat dibawah kuku menandakan pemiliknya mengalami kecenderungan kekurangan kalsium atau seng, akibat infeksi parasit, sembelit yang menahun, atau tubuh dalam kelelahan kronis dan lemas yang berkepanjangan.

Jika muncul garis putih melintang pada kuku itu menandakan adanya kelebihan/keracunan logam arsenik.

Jika warna kuku jari telunjuk kiri memerah lebih tajam, waspada terhadap tekanan darah. Ada kecenderungan tekanan darah tinggi, jika bercak merah semacam garis vertikal, berdiri di tengah-tengah kuku jari telunjuk kiri.

Jika bercaknya menyerupai bulan sabit terletak pada bagian kanan bawah kuku jari manis kiri, itulah pertanda adanya gangguan rahim. Problem pada prostate, misalnya pembesaran ditandai dengan munculnya bercak/guratan di bagian tengah-tengah kuku jari manis kiri. Warna kukunya pun lebih merah.

Tetapi jika bercaknya berbentuk spot/bulat di kuku jari tengah kiri, disertai warna kuku yang pucat itu menandakan tanda diabetes.

Bau Napas

Bau napas seseorang juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. Jika napas berbau, meski tidak mengkonsumsi makanan yang "aneh" atau tidak sedang minum obat, kondisi ini patut dicurigai. Aroma napas yang tidak sedap menandakan sinyal adanya gangguan kesehatan.

Jika napas bau dengan gejala batuk atau hidung tersumbat, hal itu menandakan adanya infeksi paru atau tenggorokan. Napas bau meski sudah gosok gigi dan tidak makan apapun yang membuat napas bau, hal itu kemungkinan mengindikasikan adanya diabetes.

Napas tercium bau amis, hal itu merupakan kondisi langka yang menandakan tubuh tidak bisa mencerna telur, ikan atau hati dengan baik.Bau napas seperti feces (kotoran) kemungkinan terjadinya penyumbatan usus.

Sedangkan napas yang bau acetone (seperti bau cat kuku) mengindikasikan adanya kecenderungan diabetes atau masalah dengan darah (acidosis). Napas bau amoniak kemungkinan ada masalah dengan ginjal. Sedangkan napas berbau manis, ditambah kulit dan mata berwarna kekuningan, mengindikasikan ada masalah dengan liver (hati).

Lidah juga merupakan "jendela" bagi organ-organ dalam tubuh. Lidah yang sehat seharusnya halus, fleksibel, dan lembab. Warnanya merah pucat, dengan lapisan tipis berwarna putih.

Jika terjadi retakan di bagian tengah yang tidak sampai ke ujung lidah -- kelihatannya tidak berbahaya -- itu menandakan kondisi perut yang lemah dan ada gangguan pencernaan. Kemungkinan besar terjadi kekurangan nutrisi.

Apalagi jika sering mengalami kembung setelah makan, sering kekurangan tenaga pada tengah hari, terutama setelah makan siang. Muncul gerigi di sekeliling lidah adalah tanda dari kekurangan nutrisi. Kemungkinan, percernaan mengalami gangguan atau ada masalah di limpa.

Jika limpa lemah, kemungkinan akan mengalami kelebihan gas dan kembung. Limpa adalah organ tubuh yang membantu membersihkan sel darah merah yang tidak terpakai lagi dengan cara mendaur ulang dan mengubahnya menjadi zat besi untuk membangun darah. Limpa tidak akan melakukan pekerjaannya secara efektif jika lidah tampak bergerigi. Ujung lidah yang merah dapat mengindikasikan bahwa Anda baru saja mengalami gangguan emosional atau stres. Gangguan emosi ini bisa mengganggu keseimbangan energi di dalam tubuh, menyebabkan energi dalam tubuh menjadi "terhenti", terutama jika ketegangan itu berkelanjutan. Kemungkinan Anda kelebihan hormone stress mengalir ke seluruh sistem tubuh.

Lidah bengkak atau berlapis putih tebal pertanda banyaknya lendir di dalam tubuh. Itu juga pertanda dari kekurangan bakteri menguntungkan di dalam tubuh dan mungkin karena peningkatan ragi.

Jika lidah terasa terbakar itu menandakan perut kekurangan getah lambung. Lapisan kuning tebal di lidah mengindikasikan adanya kelebihan panas di usus. Untuk itu, pentingnya Anda memperhatikan usus besar. Karena bagian dalam perut Anda tidak bekerja sebagaimana mestinya.




Sumber : Berbagai Sumber

Makanan Awet Muda











Foto : google.com/image

Ingin tetap awet muda? Selain memperbaiki gaya hidup Anda sehari-hari dengan berolah raga, ada beberapa makanan yang dapat membuat Anda awet muda seperti dikutip situs webMD berikut ini:

1. Minyak zaitun : Minyak Zaitun bukan hanya bisa menekan penyakit jantung dan kanker, tetapi kandungan polifenolnya merupakan antioksidan yang dapat membantu mencegah penuaan.

2. Yoghurt :
Yoghurt kaya akan kalsium yang dapat mencegah osteoporosis, dan mengandung bakteri-bakteri baik yang dapat menjaga kesehatan dan mengurangi munculnya penyakit yang berhubungan dengan faktor usia.

3. Ikan : Ikan merupakan sumber lemak omega-3 yang sangat besar, yang dapat mencegah penumpukan kolesterol di arteri dan melindungi dari gangguan jantung.

4. Coklat : Kakao, yang menjadi bahan dasar coklat, mengandung flavanol yang membantu menjaga kesehatan fungsi pembuluh darah. Menjaga keremajaan pembuluh darah menurunkan resiko terkena tekanan darah tinggi, diabetes tipe-2, sakit ginjal, dan kegilaan.

5. Kacang : Kacang kaya akan sumber-sumber lemak tak jenuh, yang memiliki keuntungan yang sama dengan minyak zaitun. Kacang juga mengandung banyak vitamin, mineral, antioksidan, dan sebagainya.

6. Blueberry : Penelitian terhadap binatang menunjukkan bahwa blueberry dapat memperpanjang umur. Komposisi pada blueberry dapat mengurangi peradangan dan bahaya oksidative, yang berhubungan dengan kemunduran ingatan dan fungsi motorik yang berhubungan dengan bertambahnya usia.

Rabu, 23 Juli 2008

Jurus Ampuh Mengatasi Asma

Terapi Galih Gumelar - SESAK yang sering dikeluhkan pengidap asma memang menjengkelkan. Apalagi jika kekambuhannya lebih dari 1 atau 2 kali dalam seminggu. Asma dapat mengganggu kinerja dan aktivitas seseorang sehingga terasa menjengkelkan bagi penderitanya. Penyakit ini bahkan dikatakan sebagai biang kerok utama atas ketidakhadiran di tempat kerja dan di sekolah. Selain mengganggu aktivitas, asma juga tidak dapat disembuhkan, bahkan dapat menimbulkan kematian. Namun bila penyakit ini dikendalikan, kematian dapat dicegah dan gejalanya pun tidak sering muncul. Untuk mengetahui bagaimana cara mengontrol penyakit asma, penderita perlu mengenal asma terlebih dahulu.

Asma adalah penyakit peradangan saluran nafas kronik akibat terjadinya peningkatan kepekaan saluran nafas terhadap berbagai rangsangan. Pada penderita yang peka, hal ini akan menyebabkan munculnya serangan batuk, bunyi mengi, banyak dahak, sesak nafas, dan rasa tidak enak di dada terutama pada malam hari atau menjelang pagi. Belum diketahui secara pasti mengapa pada sebagian orang saluran nafasnya meradang dan pada sebagian lain normal. Tetapi kejadian tersebut biasanya ditemukan pada keluarga atopik (keluarga alergi) yang dapat mewariskan sifat alergi ini kepada turunannya.

Kelainan utama penyakit asma adalah peradangan saluran nafas, sehingga pengelolaannya bukan ditujukan untuk menghilangkan sesak nafas semata, tetapi juga berbagai tujuan berikut yaitu, agar penderita dapat melakukan latihan jasmani termasuk lari dan olah raga lain, mempunyai fungsi paru mendekati normal dan gejala asmanya menghilang atau minimal. Tujuan lain adalah agar serangan asma minimal, pemakaian obat untuk serangan sesak berkurang, dan tidak ditemukan efek samping obat.

Dalam panduan GINA (Global Initiative for Asthma) 2002 yang dibuat oleh National Heart, Lung and Blood Institute & World Health Organization (NHBLI/WHO), menyebutkan untuk mewujudkan tujuan tersebut, dokter maupun penderita asma dianjurkan untuk mempelajari, memahami, dan mengerjakan apa yang disebut "tujuh jurus ampuh untuk mengatasi penyakit asma". Pertama, penyuluhan (edukasi) mengenai penyakit asma pada penderita asma dan keluarganya. Pepatah mengatakan, "tak kenal maka tak sayang". Ibarat sepasang muda-mudi yang baru pertama berjumpa, tak kan mau menyayangi dan mengorbankan diri, sebelum mengenal lebih jauh pasangannya. Demikian pula dengan penderita asma. Pengenalan tentang seluk beluk asma, bagaimana pengobatan serta pencegahan yang benar, akan membuat penderita dan keluarganya mengerti sehingga termotivasi untuk berusaha kuat mengatasi penyakitnya. Karena itu edukasi menjadi faktor kunci dalam pengobatan asma.

Kedua, mengetahui obat-obat asma, baik kegunaan maupun efek sampingnya. Terdapat dua jenis obat asma yaitu, obat-obat kerja cepat untuk mengatasi dengan segera serangan sesak nafas (reliver), dan obat-obat pencegahan jangka lama, untuk mengatasi peradangan saluran nafas (preventer/controller). Yang termasuk obat reliver adalah obat-obat bronkodilator kerja cepat seperti, salbuterol Albuterol, metaproterenol, terbutaline, dan procaterol. Selain itu, obat golongan anti cholinergik, teofilin kerja cepat, suntikan adrenalin atau epinefrin juga dapat dijadikan pilihan.

Penelitian menyebutkan bahwa peradangan yang kronik dapat merubah struktur dinding saluran nafas, sehingga menyebabkan remodelling pada dinding saluran nafas. Karena itu, pengobatan pencegahan jangka lama sangat dianjurkan. Obat pencegahan jangka lama yang dapat dipakai adalah kortikosteroid, cromoglycate, nedcromil, agonis B2 kerja lama, teofilin lepas lambat, dan leukotrien. Dari semua jenis obat yang tersedia, pemakaian obat inhalasi lebih diutamakan mengingat efeknya yang cepat, dosis yang kecil dan efek samping yang minimal meskipun diberikan dalam jangka panjang.

Ketiga, mengobati atau mengelola penyakit asma. Pengobatan tidak hanya dilakukan ketika serangan asma sedang berlangsung, tetapi juga saat tidak dalam serangan. Pengelolaan asma saat tidak dalam serangan dilakukan melalui pengobatan pencegahan dan latihan olah raga terpimpin. Penderita asma dengan tipe intermiten (sangat ringan) yang kekambuhannya dalam 1 minggu kurang dari 1 atau 2 kali, tidak memerlukan pengobatan pencegahan. Namun, penderita asma dengan tipe persisten ringan, persisten sedang dan persisten berat, harus mendapatkan terapi pencegahan secara bertahap disesuaikan dengan klasifikasinya.

Penderita yang sedang mengalami serangan asma, dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu penderita dengan serangan asma ringan, serangan sedang dan serangan berat. Salah satu tanda untuk melihat pembagian berat ringannya serangan adalah dengan melihat cara berbicara. Bila ketika berbicara penderita masih dapat menyelesaikan kalimat, klasifikasi yang diberikan adalah serangan asma ringan. Saat penderita berbicara dengan suara terputus-putus, maka penderita digolongkan dalam serangan asma sedang. Tetapi jika penderita sudah mengalami kesulitan bicara karena sesak, penderita masuk dalam kelompok serangan asma berat. Penderita yang mengalami serangan ringan dapat diobati sendiri di rumah. Namun penderita yang mendapatkan serangan sedang dan berat harus ditangani di rumah sakit.

Keempat, mempelajari dan memahami faktor-faktor pencetus serangan asma (allergen), dan mengetahui cara mengendalikannya. Faktor-faktor pencetus ini dapat berbeda antara penderita yang satu dengan lainnya. Faktor-faktor yang sering dikatakan sebagai pemicu di antaranya adalah faktor alergen, emosi atau stres, infeksi, zat makanan, zat kimia, faktor fisik seperti perubahan cuaca, kegiatan jasmani, dan obat-obatan. Kerja faktor pencetus ini pun berbeda, ada faktor pencetus yang bisa mengakibatkan penyempitan saluran nafas (bronchospasme), seperti emosi, udara dingin, latihan, dan lain-lain. Ada pula faktor pencetus yang terutama menyebabkan peradangan seperti infeksi saluran pernafasan akut, alergen, zat kimia, dan asap rokok. Sebagian besar serangan asma dapat dicegah dengan menghindari faktor-faktor pencetus tersebut. Penderita yang gemar menghindar atau merubah perilaku untuk menjauhi factor pemicu, akan dengan mudah mencapai tujuan pengobatan asma. Sebaliknya, penderita yang "cuek" tak pernah berpantang dengan faktor pemicu akan sulit memperoleh kemajuan dalam pengobatan.

Kelima, membuat rencana emergensi (Action Plan). Action plan terutama diperlukan ketika serangan asma akan kambuh, dan penderita membutuhkan pertolongan secepatnya. Penanganan dengan cepat dan tepat dapat dilakukan bila penderita dan keluarganya membuat rencana emergensi secara tertulis bersama dokter, dan mengetahui kapan penyakit asmanya mulai tidak terkendali. Namun, bila penderita tidak mempunyai action plan, pengelolaan yang diberikan akan memakan waktu lebih lama, bahkan dapat terjadi underdiagnosa atau overdiagnosa sehingga merugikan penderita. Tidak terkendalinya asma mulai tampak manakala penderita dan keluarganya menemukan keadaan-keadaan sebagai berikut : gejala asma semakin bertambah, pemakaian obat bronkodilator kian sering, gejala asmanya tidak dapat dikurangi atau dihilangkan dengan bronkodilator, dan bila mempunyai alat Peak flow meter, alat tersebut akan menunjukan penurunan arus puncak ekspirasi (APE) serta kenaikan variability. Sewaktu keadaan-keadaan tersebut muncul, tindakan harus segera diambil agar penyakit kembali terkendali.

Keenam, rehabilitasi dan peningkatan kebugaran jasmani dengan olah raga atau latihan jasmani terpimpin. Penderita asma sering mengalami sesak sehingga sebagian otot-otot pernafasan kerap digunakan, sementara sebagian otot yang lain tidak. Otot-otot pernafasan yang banyak digunakan akan membesar dan yang jarang digunakan akan melemah. Akibatnya, efisiensi dan koordinasi pernafasan menjadi kurang baik, fungsi paru serta pertahanan paru pun menurun. Selain itu penderita asma juga terkadang mengalami keterbatasan fisik atau membatasi pekerjaan fisik karena takut sesak, sehingga kebugaran jasmaninya berkurang. Dengan melakukan latihan jasmani secara teratur yang terpimpin, otot pernafasan akan kembali berfungsi normal, kenaikan kapasitas vital paru meningkat dan kebugaran jasmani pun menjadi lebih baik.

Ketujuh, memonitor dan mengikuti perkembangan (follow up) penyakit penderita asma secara teratur. Hingga kini penyakit asma belum dapat disembuhkan, dan gejala asmanya sering bervariasi. Karena itu pengobatan harus dilakukan seumur hidup dan dimonitor serta diiikuti perkembangannya terus menerus. Hal ini diperlukan untuk melihat cocok tidaknya obat yang diberikan dalam mengendalikan asma. Dokter akan mengevaluasi apakah obat perlu ditambah, dikurangi atau dihentikan. Bila keadaan dan kebugaran jasmani penderita memang telah membaik, pengobatan dapat dihentikan. Mengingat keadaan sosial ekonomi di Indonesia yang cukup beragam, para dokter diharapkan dapat mengadaptasi pengelolaan asma sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. Tetapi yang terpenting prinsip dasar pengobatan harus tetap sama. Penderita dianjurkan agar proaktif dan semangat dalam mengatasi penyakitnya, serta tetap bekerjasama dengan dokter agar tujuan pengobatan asma dapat terwujud. 

Sumber : berbagai sumber.

Selasa, 22 Juli 2008

Obat Kanker Hati

Kesehatan - Setelah sekian lama dinanti, akhirnya para ilmuwan mengumumkan penemuan obat yang bisa meningkatkan harapan hidup penderita kanker hati. Hasil uji obat terhadap 602 pasien kanker hati dari berbagai negara menunjukkan hasil yang positif dan hal ini akan mengubah terapi pengobatan penyakit yang mematikan tersebut.

Hasil penelitian tersebut diumumkan dalam pertemuan tahunan ahli onkologi (the American Society of Clinical Oncology’s).

Obat ini memang tidak secara langsung mengobat penyakit, namun memperlambat keganasan tumor. Sorafenib akan bekerja dengan menyerang langsung ke sel target dan memotong suplai darah yang dibutuhkan oleh sel tumor untuk berkembang. Akibatnya sel tumor akan kehabisan ’makanan’ dan mati. Obat yang akan dipasarkan dengan nama Nexavar ini telah mendapat persetujuan di beberapa negara untuk dipasarkan.

Kasus kanker hati banyak ditemukan di Afrika dan Asia Tenggara. Selama ini terapi pengobatan kanker hati umumnya dilakukan dengan operasi dan transplantasi hati. Namun hingga kini transplantasi hati belum ada di Indonesia sehingga pasien harus berobat ke luar negeri.

Senin, 14 Juli 2008

Hepatitis A

Hepatitis A merupakan sejenis penyakit kelamin. Virus hepatitis A (HAV) mengakibatkan penyakit berjangkit yang teruk serta keradangan hati. Keadaan klinikal penyakit ini berbeza, iaitu daripada sakit ringan yang berlanjutan selama satu hingga dua minggu hingga sakit teruk yang menyebabkan hilang keupayaan selama beberapa bulan. Sebahagian besarnya langsung tidak menunjukkan kesan, hanya sakit ringan terutama di kalangan kanak-kanak. Hepatitis A jarang menyebabkan kematian dan mempunyai kadar kematian amat rendah. Kematian hanya berlaku pada pesakit tua yang mendapat penyakit ini dengan mendadak. Virus hepatitis A tersebar melalui saluran najis, mulut serta saluran penghadaman. Kerang, tiram, dan kima (siput besar) boleh menjadi punca utama wabak hepatitis A jika tidak dimasak dengan betul. Hepatitis A adalah penyakit berjangkit yang paling mudah dijangkiti. Kadar jangkitannya lebih 1,000 kali lebih tinggi daripada taun dan 10 hingga 100 kali lebih tinggi daripada demam kepialu. Kematian akibat hepatitis A dilaporkan lebih dua orang setiap 100 mangsa yang berusia lebih 40 tahun dan meningkat hingga seorang dalam setiap 30 mangsa yang berumur lebih 49 tahun. Kajian yang dijalankan di negara kita menunjukkan bahawa 50 peratus daripada penduduk Malaysia di bawah usia 30 tahun tidak mempunyai pelalian kepada hepatitis A.

Hepatitis B

Hepatitis B merupakan sejenis penyakit kelamin. Virus hepatitis B (HBV) mengakibatkan keradangan hati yang teruk dan sangat mudah berjangkit. Kuman berjangkit melalui sentuhan dengan darah atau cecair badan yang tercemar. Ia adalah 100 kali lebih mudah dijangkiti daripada HIV. Penyakit boleh dikesan melalui ujian fungsi hati. Dalam kes-kes yang teruk, pesakit berhadapan dengan maut akibat kerosakan hati di mana sebahagian atau keseluruhan hati musnah. Penyakit hati yang kronik boleh membawa kepada cirrhosis dan barah hati, salah satu jenis barah yang paling kerap dihidapi di dunia. Sebanyak 80 peratus daripada barah hati jenis primary hepatocellular carcinoma (PHC) di seluruh dunia disebabkan komplikasi jangkitan HBV. Jangkitan daripada ibu kepada bayi baru lahir mengakibatkan jangkitan hati yang kronik, cirrhosis atau PHC. Mengikut anggaran, terdapat kira-kira 350 juta pembawa jangkitan hepatitis B kronik seluruh dunia. Vaksinasi menentang hepatitis B di kalangan remaja dan kanak-kanak dilakukan di banyak negara termasuk Amerika Syarikat, Perancis dan Itali. Pertubuhan Kesihatan Sedunia (WHO) menetapkan matlamat imunisasi menyeluruh menentang hepatitis B di semua negara endemik (dengan kadar pembawa lebih tinggi daripada dua peratus) menjelang 1995. Semua negara mesti mempunyai program imunisasi menjelang 1997. Di negara-negara yang tidak mempunyai program imunisasi menyeluruh, kumpulan-kumpulan yang dianggap mempunyai risiko serangan hepatitis B ialah anak-anak yang ibunya telah dijangkiti, homoseksual dan heteroseksual dengan berbilang pasangan, penagih dadah yang menggunakan suntikan, pekerja yang terpaksa menyentuh darah atau cecair badan orang lain, pekerja kesihatan, dan penerima pemindahan organ manusia

Rabu, 18 Juni 2008

Penanganan Kanker Stadium Lanju

Strategi “perang” melawan kanker yang terbaik ialah dengan pencegahan seperti juga pada penyakit-penyakit lain. Tetapi apabila hal ini telah dikerjakan, namun masih juga terserang penyakit kanker, maka seyogyanya penyakit itu secepatnya diketahui dengan melaksanakan upaya-upaya deteksi dini. Karena bila penyakit itu diketemukan dalam stadium dini, maka pengobatan akan memberikan hasil yang lebih baik. Dengan kata lain, prosentase kesembuhan akan lebih tinggi.

Pengobatan penyakit kanker dapat dengan pembedahan , dengan memberikan obat-obat antikanker (yang disebut kemoterapi), ataupun dengan penyinaran yang disebut radioterapi . Sering juga diberikan kombinasi dari ketiga cara pengobatan itu.

Tetapi kalau penyakit kanker itu telah dalam stadium lanjut, atau telah menyebar luas ke berbagai bagian tubuh, maka sulitlah –bahkan dapat dikatakan tidak mungkin– untuk disembuhkan, sekalipun dengan teknologi kedokteran yang canggih.

Seringkah Diketemukan Penderita Penyakit Kanker Stadium Lanjut?

Ironisnya, sebagaimana telah dilaporkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia, lebih dari 50% penderita kanker datang pertama kali untuk berobat sudah dalam stadium lanjut. Sedangkan angka kejadian atau insidens penyakit kanker di Indonesia adalah 0,1% dari jumlah penduduk.

Mengapa kebanyakan penderita kanker datang terlambat untuk berobat? Banyak faktor penyebabnya, antara lain:

• Pada stadium dini sering tidak disadari oleh penderita bahwa ia sedang menderita penyakit kanker. Karena gejala pada stadium dini sering tidak khas dan tidak menakutkan.
• Kalau penyakit kanker sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening yang menyebabkan timbulnya benjolan, masih juga kurang mendapat perhatian, atau kadang-kadang berpendapat bahwa hal itu “dibuat” (disantet) oleh orang yang bermaksud jahat terhadap penderita.
• Bila penderita mengerti bahwa penyakit itu bukan penyakit biasa, seringkali penderita takut memeriksakan diri karena takut dioperasi.
• Yang juga sering terjadi, penderita sadar bahwa penyakit itu bukan penyakit biasa, dan tidak takut meskipun ada kemungkinan dioperasi, tetapi biaya untuk berobat sering menjadi kendala. Untunglah sekarang sudah ada program “maskin” yang sangat membantu penderita yang kurang beruntung (tidak mampu).

Akibat itu semua, maka penderita baru datang untuk berobat setelah dirasakan penderitaannya mengganggu atau menakutkan, misalnya nyeri, pendarahan, sesak nafas, dan sebagainya.

Penderitaan Penderita Kanker Stadium Lanjut

Makin lanjut stadiumnya akan memberikan penderitaan yang makin berat. Kadang-kadang penderitaan itu tidak tertahankan oleh penderita. Karena beratnya penderitaan yang dideritanya, ia nekad mencoba bunuh diri. Penderitaan itu tidak saja dirasakan oleh penderita sendiri, tetapi juga oleh keluarganya.

Mengapa tidak kita tingkatkan upaya dengan terus mempergunakan berbagai cara untuk dapat menyembuhkan? Bila sembuh penyakitnya tentu penderitaannya juga akan hilang!

Kalau kanker itu sudah menyebar ke berbagai bagian tubuh atau ke berbagai organ tubuh kita, sebagaimana dikatakan tadi tidak mungkin lagi disembuhkan. Kalau kita terus mengupayakan dengan berbagai cara pengobatan dengan harapan dapat sembuh, yang kita dapatkan ialah bertambahnya penderitaan. Karena upaya kita akan menyebabkan penderitaan datang dari dua sumber:
• Sumber pertama dari penyakitnya sendiri yang memang tidak mungkin disembuhkan dan akan tetap memberikan penderitaan.
• Sumber kedua akibat dari upaya kita. Pengobatan kanker dengan cara apa pun selalu memberikan efek samping yang menyebabkan penderita tidak nyaman. Pembedahan dan pasca bedah tentu akan menyebabkan nyeri . Efek samping kemoterapi dan radioterapi juga akan membuat penderita tidak nyaman, antara lain mual, muntah , dan sebagainya.

Karena hal-hal tersebut, maka penderita akan tambah menderita dan akhirnya meninggal dalam penderitaan yang berat.

Apakah Strategi Kita Bila Kanker Sudah Dalam Stadium Lanjut?

Kalau saja anggota keluarga kita ada yang menderita demikian, atau kalau Anda pernah melihat betapa berat penderitaannya, kalau saja Anda pernah mendengar rintihannya atau bahkan jeritannya, saya percaya Anda tidak akan sampai hati membiarkannya.

Tetapi tentunya tidak cukup hanya merasa iba tanpa berbuat sesuatu. Marilah kita berbuat sesuatu untuk menolong saudara kita yang menderita itu. Marilah kita memberikan terang kepada saudara kita yang telah jatuh ke dalam kegelapan penuh derita. Marilah kita berbuat sesuatu untuk mengembalikan iman saudara kita yang telah tergoncang atau bahkan hilang akibat penderitaan yang berat.

Tetapi apa yang akan kita perbuat? Dalam keadaan seperti ini hanyalah perawatan paliatif yang dapat dikerjakan secara manusiawi, realistik, dan rasional.

Apakah Perawatan Paliatif Itu?

Kalau perawatan paliatif belum Anda kenal, bahkan Anda belum pernah mendengarnya, itu dapat dimengerti. Karena memang perawatan paliatif merupakan bentuk pelayanan kesehatan yang relatif baru di Indonesia. Kebijakan perawatan paliatif ini baru dicanangkan pemerintah, dalam hal ini Departemen Kesehatan Republik Indonesia, dengan diterbitkannya SK Menkes RI nomor 604/MENKES/SK/IX/1989. Sedangkan pelayanan perawatan paliatif untuk masyarakat baru dimulai pada tanggal 19 Februari 1992.

Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization; WHO) memberikan definisi perawatan paliatif sebagai berikut (2005):

Paliative Care is an integrated system of care that: improves the quality of life, by providing pain and symptom relief, spiritual and psychosocial support from diagnosis to the end of life and bereavement.

Terjemahan bebasnya kira-kira sebagai berikut:
Perawatan paliatif adalah sistem perawatan terpadu yang meningkatkan kualitas hidup, dengan meringankan nyeri dan penderitaan lain, memberikan dukungan spiritual dan psikososial mulai saat diagnosa ditegakkan sampai akhir hidup, dan dukungan terhadap keluarga yang merasa kehilangan.

Sedangkan di dalam buku Pedoman Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna yang diterbitkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia (1997) didapatkan falsafah yang mendasari pelaksanaan perawatan paliatif, sebagai berikut:
Menjadi hak semua pasien untuk mendapatkan perawatan yang terbaik sampai akhir hayatnya. Penderita kanker yang dalam stadium lanjut atau tidak berangsur-angsur sembuh perlu mendapat pelayanan kesehatan sehingga penderitaannya dapat dikurangi. Pelayanan yang diberikan harus dapat meningkatkan kualitas hidup yang optimal, sehingga pasien dapat meninggal dengan tenang dalam iman.

Dalam definisi dan falsafah yang mendasari perawatan paliatif, disebut-sebut selain masalah fisik –misalnya nyeri– juga masalah psikologis, sosial, dan spiritual. Hal ini didasarkan kepada: manusia sebenarnya tidak hanya terdiri dari unsur fisik saja, tetapi juga psikologis, sosial, kultural, dan spiritual. Berbagai unsur ini saling berhubungan dan saling memperngaruhi. Karenanya bila salah satu unsur ini mengalami gangguan, maka unsur lainnya akan ikut terganggu. Sebenarnya hal ini telah lama sebelumnya diajarkan kepada kita.

“Dalam tubuh manusia itu terdapat segumpal daging. Jika bagus (segumpal daging itu), maka bagus jugalah seluruhnya (jiwa, pikiran, perilakunya). Tapi jika buruk (segumpal daging itu), maka buruk jugalah seluruhnya (jiwa, pikiran, perilakunya). Ketahuilah, bahwa ia (segumpal daging itu) adalah HATI.”
-Hadist
(Sumber: Rizal Ibrahim. Keajaiban Hati. DIVA Press. Cetakan III. Jan 2007)

Konsep Penderitaan Total

Sebagaimana telah dikatakan di atas, bahwa manusia tidak hanya terdiri dari unsur fisik saja yang dapat kita lihat, tetapi masih banyak lagi unsur-unsur yang membentuk manusia seutuhnya. Karena tidak nampak jelas seperti unsur fisik, unsur-unsur itu sering tidak diperhatikan bahkan diabaikan.

Unsur-unsur yang membentuk manusia itu seperti telah disinggung di atas, yakni: fisik, psikologis , sosial, kultural dan spiritual. Unsur-unsur ini saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Contoh: masalah-masalah psikologis, sosial, kultural, dan spiritual dapat menyebabkan nyeri fisik atau memperberat nyeri fisik. Dalam hal ini tidak ada satupun obat anti nyeri yang dapat memperingan apalagi menghilangkan nyeri yang dirasakan penderita, kecuali bila pada saat yang sama kita tangani juga masalah-masalah dari berbagai unsur tesebut. Demikian pula sebaliknya.

Contoh di atas merupakan suatu kenyataan yang menggarisbawahi betapa pentingnya untuk mengevaluasi berbagai masalah itu dan menanganinya secara simultan. Untuk dapat melaksanakan ini dibutuhkan suatu tim dari individu-individu dengan berbagai keahlian yang saling mendukung, yang disebut tim interdisiplin.

Ke dalam tim ini harus dimasukkan penderita dan keluarganya. Justru sebenarnya penderita adalah anggota tim yang utama. Karena penderitalah yang berhak pertama kali mengetahui tentang penyakitnya dan pengobatan apa yang akan diberikan padanya. Ia pula yang berhak menentukan pengobatan mana yang akan diterima dan mana yang ditolak, setelah mendapatkan informasi yang jelas.

Tanpa tim yang mampu melaksanakan perawatan total (total care) atau perawatan holistik (holistic care) seperti ini, yang merupakan persyaratan dalam pelaksanaan perawatan paliatif, tidak mungkin kita akan meningkatkan kualitas hidup penderita dan keluarganya.

Kasih Dalam Perawatan Paliatif

Kasih, mau tidak mau harus kita akui sebagai suatu aspek penting dalam perawatan paliatif, bahkan lebih penting dari penanganan nyeri yang merupakan salah satu hal yang mutlak harus dilaksanakan. Perwujudan kasih akan nampak dalam perawatan paliatif pada hal-hal seperti: kasih dalam merespon kebutuhan-kebutuhan seseorang. Kasih akan nampak pula dalam pelaksanaan pendampingan dan momen-momen lain keberadaan kita bersama penderita yang dilakukan dengan penuh perhatian.

Ini semua tak lain merupakan bentuk pernyataan kasih sayang yang merupakan inti dari altruistic love, kasih sayang yang mengutamakan kepentingan orang lain (altrui = orang lain). Namun demikian, kasih sayang yang demikian itu tidak perlu meniadakan kepedulian terhadap diri sendiri.

Marilah kita melihat sejenak arti kasih dan berbagai bentuk perwujudannya, yang secara sadar atau tidak, pernah kita alami.
Kasih antara sepasang insan.
Kasih kepada orang tua kita.
Kasih kepada anak.
Masih banyak lagi kasih yang pernah kita alami dalam arti dan perwujudannya yang berbeda-beda. Lalu apakah arti kasih dalam pelaksanaan perawatan paliatif? Kasih yang mendasari pelaksanaan perawatan paliatif mempunyai arti kepedulian.

Kasih yang berarti kepedulian dapat berupa:
• Kepedulian pada diri sendiri
Menyebabkan kita mampu mengenal dan mencintai diri sendiri. Kita akan mengetahui kekuatan dan kelemahan yang kita miliki. Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri, maka individu itu dapat selalu menampilkan diri yang dapat diterima oleh siapapun di lingkungan di mana ia berada.
• Kepedulian terhadap masyarakat
Karena kepeduliannya terhadap masyarakat, sering individu tersebut dalam upayanya berbuat suatu kebaikan untuk masyarakatnya mendapat cemoohan dan ejekan.

Kepedulian adalah deskripsi kasih sayang seseorang yang muncul akibat adanya rasa ketidaktegaan melihat keadaan atau penderitaan seseorang. Kemudian timbul dorongan dalam diri kita untuk membantu orang lain yang sedang menderita.

Kepedulian sesunguhnya merupakan ungkapan ketulusan atau pengorbanan tanpa pamrih. Seseorang yang mencoba mengulurkan tangan saat melihat kendaraan orang lain mogok di perjalanan tidaklah diartikan sebagai upaya menarik simpati orang. Tetapi semata-mata murni ungkapan kasih sayang pada sesama.

Kalaupun akibat bantuan tersebut, orang yang dibantu merasa simpati, itu hal lain. Yang pasti bantuan yang diberikan merupakan panggilan hati yang telah mengusik pikiran dan perasaan seseorang akan kesusahan orang lain. Kepedulian sebagai wujud kasih sayang memang harus dilandasi oleh ketulusan. Jika tidak, ia hanya sebuah ungkapan semu yang tidak bermakna. Kalau kita membantu orang lain tanpa ketulusan, ada yang terlintas dalam pikiran ingin mendapat imbalan atau pujian dari orang lain. Apabila hal ini tidak terjadi, timbullah kekecewaan.

Ketulusan adalah kata lain dari keikhlasan. Ikhlas adalah kekuatan yang mampu menyuntikkan sindroma ketenangan jiwa. Keikhlasan menjadikan kita sebagai manusia yang pandai bersyukur atas apa yang telah diberikan Tuhan kepada kita, sehingga ada kebahagiaan yang menyelimuti gerak dan langkah kita. Ada kepuasan batin ketika apa yang kita miliki memberikan manfaat pada orang lain.

Habis manis sepah dibuang

Sebenarnya dengan berkembangnya pelayanan kesehatan ke arah yang makin baik, maka kita sekarang telah melakukan intervensi medis terhadap manusia pada awal kehidupannya, yakni semasa manusia itu masih di dalam kandungan ibunya, dengan pelayanan ante natal yang bertujuan (Acuan Pelayanan Maternal dan Neonatal, 2002):
• Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi.
• meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental, sosial ibu dan bayi.
• Mengenali secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan, dan pembedahan.
• Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat baik Ibu maupun bayinya, dengan trauma seminimal mungkin.
• Mempersiapkan ibu agar nifas berjalan normal dan dapat memberikan ASI eksklusif.
• Mempersembahkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal.

Dari tujuan-tujuan tersebut di atas, maka kita mengerti semua itu dilakukan antara lain untuk mempersiapkan awal kehidupan yang berkualitas. Atau dengan kata lain kita mempersiapkan manusia itu untuk memulai kehidupan di dunia ini dengan baik.

Kemudian bayi itu tumbuh sebagai anak yang sehat, dan selanjutnya menjadi orang dewasa yang sehat. Manusia ini dapat dipastikan pernah berbuat kebaikan atau jasa, paling sedikit untuk keluarganya, atau bahkan untuk masyarakat, bangsa, dan negaranya. Mengapa saat manusia ini menjadi tidak berdaya karena penyakitnya, tidak menjadi perhatian kita?

Sangatlah tidak adil, apabila kita tidak menyiapkan manusia ini untuk memulai kehidupannya di akhirat, seperti yang kita lakukan pada waktu manusia ini akan mulai dengan kehidupan di dunia.

Janganlah habis manis sepah dibuang!

Marilah kita persiapkan dan kita hantarkan mereka yang sudah tidak berdaya itu untuk memasuki pintu kehidupan akhirat dengan baik, dengan melakukan perawatan paliatif.

Terapi Nutrisi & Herbal Untuk Kanker

Sampai detik ini penyakit kanker menjadi ancaman, sementara obat spesifik untuk menghentikan perkembangan sel kanker belum juga ditemukan. Toh upaya pencegahan terus diusahakan dengan terapi radiasi dan sitostatika.

Namun sebagian penderita lebih memilih terapi alternatif. Guna menakar besarnya manfaat dan risiko terapi alternatif, sangat diperlukan pemahaman tentang cara kerja terapi alternatif, termasuk penggunaan suplemen makanan (senyawa antioksidan serta vitamin mineral) dan preparat herbal yang dapat bekerja melawan kanker.

Berbagai jenis makanan ternyata terbukti mengandung zat-zat antikanker. Bahkan tumis campuran brokoli, sawi, kembang kol, wortel, tomat, dan daging ikan amat kaya dengan unsur antioksidan.

Berbagai senyawa tertentu seperti alil sulfida dalam bawang putih , kurkumin dalam kunyit, isoflavon dalam kedelai, likofen dalam tomat, polifenol dalam teh hijau, revesratrol dalam kulit buah anggur merah, dan sulforafan dalam brokoli merupakan makanan pencegah kanker. Beberapa vitamin dan mineral juga merupakan antioksidan yang sering dipromosikan untuk pencegahan kanker: beta-karoten, vitamin C, E, dan selenium.

Untuk terapi herbal, ada bermacam tumbuhan yang berdasarkan pengalaman empiris, bisa melawan kanker. Di antaranya benalu (Dendrophtoe petandra), tapak dara (Catharanthus roseus), meniran (Phyllanthus niruri L), kunir putih (Kaempferia rotunda L), tangguh (Pettiveria alliacea) dan jamur maitake (Grifola frondosa).

Kanker akan muncul bila DNA sel normal mengalami kerusakan sehingga menyebabkan mutasi genetik. Kalau ini tidak segera dikoreksi, perbanyakan sel yang DNA-nya rusak tersebut potensial menghasilkan sel kanker. Padahal perbanyakan sel dimaksudkan untuk pemulihan sel-sel yang aus atau rusak.

Dari sisi ilmu gizi, dua unsur yang dapat merusak DNA sel normal adalah radikal bebas dan karsinogen. Radikal bebas dapat dihasilkan lewat metabolisme tubuh atau dari lingkungan di sekeliling kita (gas buangan pabrik dan kendaraan, asap rokok, zat-zat kimia seperti insektisida, zat kimia atau bahan aditif dalam makanan). Untunglah radikal bebas dapat diikat dan dinetralkan oleh beberapa senyawa, vitamin dan mineral yang bersifat antioksidan.

Adapun senyawa antioksidan yang menetralkan radikal bebas adalah polifenol (teh hijau), likofen (tomat), beta-karotin (wortel), serta beberapa senyawa lain dalam sayuran atau buah.

Khusus mengenai likofen dalam tomat, senyawa ini terikat kuat dengan serat buah tersebut. Untuk membebaskannya, tomat harus dimasak dahulu dengan sedikit minyak, mengingat sifat likofen yang mudah larut dalam minyak.

Penelitian Universitas Harvard terhadap 48.000 orang pada tahun 1995 menunjukkan, orang yang memakan 10 kali hidangan yang mengandung tomat per minggu akan turun risikonya terkena kanker prostat sampai hampir separuhnya. Vitamin C, E, dan selenium yang banyak terdapat dalam buah, sayuran, kecambah, serta biji-bijian juga merupakan antioksidan yang menetralkan radikal bebas.

Unsur kedua adalah zat karsinogen dalam makanan. Zat ini sebenarnya berasal dari prokarsinogen yang oleh enzim fase I dalam hati diubah menjadi karsinogen. Sementara itu, enzim fase II akan membuang residu produk enzim fase I, sehingga dapat menghambat pembentukan sel kanker. Jika enzim fase I bisa disebut enzim yang jahat, maka enzim fase II merupakan enzim yang baik.

Enzim fase I ternyata dapat dihambat oleh senyawa alil sulfida dalam bawang putih sehingga perubahan prokarsinogen menjadi karsinogen bisa dikurangi. Salah satu contoh karsinogen yang terkenal adalah senyawa nitrosamin yang dihasilkan pembakaran daging/ikan (misal sate hangus) dan minyak jelantah yang sudah berkali-kali dipakai. Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang menghambat pembentukan nitrosamin dalam saluran cerna.

Sedangkan produksi enzim fase II dapat ditingkatkan oleh sulforafan yang banyak dijumpai dalam brokoli, kembang kol, dan sawi. Karena itu, menu sayuran yang terdiri atas brokoli, sawi, kembang kol, wortel, tomat, dan ikan ditumis sedikit minyak dan bawang putih merupakan salah satu menu pilihan yang kaya akan unsur antioksidan.

Menekan Pertumbuhan Sel Kanker

Jika kerusakan DNA sel normal tidak juga berhasil dicegah oleh senyawa atau vitamin/mineral yang bersifat antioksidan, atau bila sudah telanjur terbentuk sel-sel kanker, tindakan yang bisa kita lakukan adalah menekan pertumbuhan sel kanker tersebut. Pertumbuhan sel kanker berlangsung cepat setelah sel tersebut mendapatkan asam lemak omega-6. Untuk mengurangi pengaruh asam lemak ini serta mengusirnya dari dalam sel kanker, asam lemak omega-3 yang banyak terdapat pada ikan laut dingin memiliki peranan penting. Asam lemak omega-3 yang juga dikenal dengan EPA (eicosapentanoic acid) atau gama-lenolenat, merupakan salah satu lemak esensial.

Beberapa jenis sel kanker juga dapat tumbuh dengan cepat bila dipicu oleh hormon estrogen manusia, seperti sel kanker pada payudara. Dalam hal ini isoflavon yang merupakan fitoestrogen dalam kedelai ternyata kompetitif dengan estrogen manusia. Sehingga konsumsi isoflavon kedelai akan membantu menghambat pertumbuhan kanker yang dipicu oleh estrogen manusia tersebut. Dari sini kita dapat memahami peranan tempe, tahu dan susu kedelai sebagai makanan pencegah pertumbuhan kanker.

Untuk menghambat metastase sel kanker, kita harus mengetahui cara sel tersebut menyebar. Ada dua cara sel kanker ber-metastase: melalui angiogenesis (pembentukan pembuluh darah yang baru) dan penghancuran kolagen yang merupakan kerangka sel normal. Dengan demikian metastase akan dapat dihambat bila angiogenesis dapat dicegah; sementara kolagen yang rusak bisa diperbaiki oleh tubuh sendiri dengan memanfaatkan makanan tertentu.

Untuk angiogenesis, sel kanker melepaskan growth factors. Produksi growth factors ternyata dapat dihambat oleh preparat inhibitor cox-2 yang mencakup resveratrol dalam kulit anggur merah, kurkumin dalam kunyit dan genestein dalam kedelai.

Perombakan kolagen oleh sel kanker terjadi dengan bantuan enzim kolagenase yang diproduksi sel kanker sendiri.

Preparat nutrisi yang dapat menghambat proses perombakan ini adalah vitamin C dan tulang rawan ikan hiu. Di samping ikut merangsang pembentukan interferon yang memerangi sel-sel kanker, vitamin C ternyata dapat memperbaiki kerusakan kolagen dengan membuat kolagen baru lewat hidroksilasi prolin. Barangkali peranan inilah yang melandasi pernyataan kontroversial dari seorang pemenang hadiah nobel dalam bidang kimia dan perdamaian, Linus Carl Pauling, mengenai terapi nutrisi kanker dengan megadosis vitamin C .

Bentuk nutrisi lainnya yang dapat membantu perbaikan kolagen adalah tulang rawan ikan hiu yang banyak disebut-sebut sebagai salah satu obat kanker. Memang tulang rawan ikan hiu merupakan sumber kolagen yang dapat memberikan bahan alami bagi sel-sel tubuh untuk sintetis kolagen.

Terapi herbal

Senyawa flavonoid kuersetin dalam benalu diperkirakan bekerja sebagai inhibitor enzim isomerase DNA sel kanker (berperan dalam proses perbanyakan dan peningkatan keganasan kanker). Tapak dara diketahui pula memiliki dua senyawa golongan alkaloid vinka yang berkhasiat menghambat perbanyakan dan penyebaran sel kanker. Kedua senyawa tersebut adalah vinkristin dan vinblastin.

Selain itu tapak dara mengandung alkaloid catharanthin, yang mirip dengan senyawa dalam plasma sel kanker. Penyerapan senyawa ini ke dalam sel kanker diprakirakan akan mendesak dan melarutkan inti sel kanker tersebut.

Tanaman meniran dan kunir putih juga memiliki khasiat antikanker lewat kerja imunomodulator -nya. Ekstrak kedua tanaman ini pada percobaan mencit ternyata memperbanyak jumlah limfosit, meningkatkan toksisitas sel pembunuh kanker (natural killer) dan sintetis antibodi spesifik. Sifat-sifat di atas akan menguatkan mekanisme pertahanan tubuh terhadap virus maupun sel kanker.

Daun tangguh juga diduga mempunyai khasiat penyembuh kanker karena diduga berasal dari senyawa mirip interferon yakni suatu antibodi alami terhadap virus dan sel kanker. Cara memberantas kanker dengan menghancurkan virus penyebab kanker yang dapat merusak DNA sel normal menjadi sel kanker. Daun tangguh ini katanya lebih berkhasiat untuk jenis kanker prostat, dubur, dan saluran napas.

Jamur maitake pun sebagai obat kanker telah diteliti lewat kombinasi ekstrak jamur dengan preparat sitostatika kepada sejumlah penderita kanker. Menurut Dr. Iwan T. Budiarso, peneliti pada Balitbang Depkes RI, maitake bukan hanya meringankan gejala kanker payudara, paru-paru dan hati, tetapi juga mengurangi akibat sampingan yang ditimbulkan oleh sitostatika. Senyawa plosakarida B 1-6 glukans dalam maitake diyakini berperan menghambat pertumbuhan serta penyebaran sel kanker lewat peningkatan efektivitas semua sel dalam sistem pertahanan tubuh di samping meningkatkan sensitivitas sel kanker terhadap sitostatika dan radiasi.

Khasiat Petai

Anda semua pasti mengenal bahwa Petai (Pete) sebagai buah yang membuat bau mulut dan bau kentut sangat tidak sedap. Tapi mungkin banyak diantara anda tidak mengetahui bahwa pete mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat.

Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang instan, namun cukup lama dan cukup besar efeknya. Riset membuktikan dua porsi pete mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit.

Makanya jangan heran jika pete adalah buah yang disukai oleh para atlet top. Penelitian juga membuktikan bahwa pete tidak hanya memberikan energi, namun juga mampu mencegah bahkan mengatasi beberapa macam penyakit dan kondisi buruk. Ini membuat pete menjadi salah satu makanan penting dalam makanan keseharian kita.

Depresi

Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

PMS (premenstrual syndrome)

Jika mengalami PMS saat 'tamu' datang, anda tidak perlu minum pil ini ataupun itu, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.

Anemia

Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

Tekanan darah tinggi

Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.

Kemampuan otak

200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan, istiraha, dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.

Sembelit

Karena kandungan serat yang tinggi, maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ.

Obat mabuk

Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan "penyakit" mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.

Kekenyangan

Pete memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan pete untuk mengurangi sakitnya.

Mual di pagi hari

Makan pete diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.

Gigitan nyamuk

Sebelum anda meraih krim gigitan nyamuk, coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian dalam kulit pete. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.

Untuk saraf

Pete mengandung vitamin V dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.

Kegemukan

Penelitian di Institute of Psychology Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.

Laporan menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya tetap.

Luka lambung

Pete digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena texturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus yang parah. Buah ini juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Mengatur suhu tubuh

Banyak budaya lain yang melihat pete sebagai buah 'dingin' yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda misalnya, ibu hamil akan makan pete untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi.

Seasonal Affective Disorder (SAD) (penyakit emosional yang kacau)

Pete dapat membantu penderitas SAD kerena mengandung pendorong mood alami, tryptophan.

Merokok

Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin

Stress

Kalium adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akan mengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi dengan bantuan makan petai yang tinggi kalium.

Stroke

Menurut riset dalam "The New England Journal of Medicine," makan pete sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.

Caplak

Mereka yang suka berpaling pada pengobatan alami akan berani bersumpah, jika anda ingin mematikan caplak, maka ambil sepotong pete, dan letakkan di caplak itu. Tetap pertahankan pete itu dengan menggunakan plester!

Setelah membaca semua fakta diatas maka anda harus percaya bahwa pete adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika anda membandingkannya dengan apel, pete memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.

Pete juga kaya kalium dan merupakan buah dengan nilai makanan terbaik. Jadi mungkin sekaranglah saatnya anda mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi: "A Petai a day keeps the doctor away" (makan pete tiap hari akan menjauhkan anda dari dokter).