Senin, 04 Agustus 2008

Konsumsi Berlebih Sayur dan Buah Bebani Kerja Ginjal

"Mengonsumsi secara berlebihan sayur dan buah akan membebani fungsi kerja ginjal. Walaupun vitamin diperlukan tubuh, tapi jika ginjal tidak mampu mencerna dapat menyebabkan seseorang terkena gagal ginjal," kata ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Ali Khomsan kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Selain vitamin, makanan yang mengandung protein dan mineral juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Misalnya, daging, ikan, kacang-kacangan, garam, telur, dan susu. "Konsumsi teh berlebihan juga tidak baik. Karena selain mengandung kafein, di dalam teh ada unsur non-gizi yang mengganggu penyerapan mineral."

Namun, Ali menambahkan, bukan berarti penderita batu ginjal tidak boleh mengonsumsi makanan mengandung vitamin, protein, dan mineral. Asalkan, pola konsumsi-- terutama golongan usia lanjut-- oleh penderita batu ginjal dibatasi agar ginjal berfungsi baik. Sebab, penderita batu ginjal juga memerlukan kandungan gizi dalam makanan untuk kesehatan tubuhnya.

Dijelaskan Ali, orang yang memiliki ginjal normal tentu dapat mencerna vitamin dosis tinggi yang memang diperlukan tubuh. Dan, orang tersebut dapat mengonsumsi vitamin 10 kali lipat lebih banyak, dibandingkan manusia yang ginjalnya tidak baik.

Karena itu terhadap orang yang memiliki ginjal kurang baik, Ali menganjurkan agar sejak muda mengonsumsi vitamin, mineral, dan protein secara moderat (tidak lebih dan tidak kurang).

"Untuk mengetahui apakah seseorang memiliki ginjal baik atau bagus, bisa dilihat dari riwayat kesehatan ayah atau ibunya. Kalau orangtua atau saudara satu darah memiliki masalah gangguan ginjal, maka ia akan berpotensi terkena penyakit tersebut," katanya.

Ali menyebutkan, di negara-negara maju saat ini dikenal istilah konsumsi lima porsi sayur dan buah setiap hari. Yaitu, apabila dalam sehari seseorang mengonsumsi dua kali sayuran harus diimbangi dengan tiga buah. "Itu berlaku bukan hanya untuk penderita ginjal, tapi juga untuk mengatasi penyakit kronis."

Namun, yang sekarang terjadi di Indonesia, keluarga yang secara ekonomi baik cenderung mengonsumsi zat-zat tadi secara berlebihan, baik sadar ataupun tidak.

"Misalnya dengan makan di restoran fast food. Mungkin sekarang tidak dirasakan, tapi kalau hal itu menjadi kebiasaan akan sulit dihilangkan," ujarnya. Ali tidak setuju dengan pendapat yang menyebutkan diet dapat menangkal batu ginjal.

Menurutnya, diet bukanlah untuk menangkal batu ginjal, tapi mengatasi ginjal agar tidak terbebani. "Diet memang memengaruhi pola makanan yang buruk menjadi lebih baik. Tapi kalau diet bertujuan untuk mengatasi kegemukan, itu lain lagi arahnya. Karena diet hanya mengurangi kalori tubuh."

Terhadap para penderita batu ginjal, Ali menyarankan agar mengonsumsi air putih untuk memperlancar pencernaan dan mengurangi beban ginjal. Namun terhadap penderita gagal ginjal, menurutnya, memang harus dilakukan operasi sebagai upaya penyembuhan.

Jeruk Nipis


Sebetulnya ada cara yang cukup efektif untuk mengatasi batu ginjal tanpa harus operasi. Salah satunya adalah mengonsumsi jeruk nipis. Menurut hasil penelitian Prof Dr Mochamad Sja'bani, Kepala Instalasi Renal RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, mengonsumsi jeruk nipis bisa mencegah timbulnya batu ginjal dan kekambuhan penyakit batu ginjal tipe kalsium idiopatik.

Penelitian Sja'bani itu dilakukan pada 1996 bersama dr Djoko Rahardjo SpPD KGH dari FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. Pada saat itu diteliti keluarga yang memiliki penyakit batu ginjal. Pada penelitian itu disebutkan pada laki-laki memiliki batu ginjal sedangkan pada perempuan tidak ada batu ginjal sama sekali.

"Setelah diperiksa, perempuan tersebut suka sekali minum jeruk nipis. Alasannya mengonsumsi jeruk nipis ini untuk melangsingkan tubuh," kata Sja'bani.

Sja'bani yang juga menjadi sekretaris Tim Epidemiologi Klinik dan Biostatika FK UGM/RSUP Dr Sardjito menyatakan, jeruk nipis mengandung sitrat tinggi, sementara penderita batu ginjal memiliki kadar sitrat yang rendah.

Dalam makalahnya, ia menyebutkan kandungan sitrat jeruk nipis lokal (Citrus aurantifolia Swingle) bulat memiliki kandungan sitrat 10 kali lebih besar dibanding jeruk keprok atau enam kali jeruk manis.

Jeruk nipis lokal kandungan sitratnya mencapai 55,6 gram/kilogram, jeruk lemon (Citrus limonium) 48,6 gram/kilogram, jeruk nipis bangkok (citrus aurantifoloa Swingle oval) 39,6 gram/kilogram, jeruk manis/orange (Citrus sinensis Osb) 8,75 gram/kilogram dan jeruk keprok (Citrus nobilis Lour) 5,4 gram/kilogram.

Biasanya sitrat di dalam air kemih pada penderita batu ginjal paling rendah pada malam dan dini hari, maka pemberian jeruk nipis dianjurkan sesaat sesudah makan malam sehingga hasilnya lebih maksimal.

Cara pemberian jeruk nipis lokal ini, kata Sja'bani, bisa berupa dua buah jeruk nipis dengan diameter di atas 4,5 cm yang diencerkan dalam dua gelas air. Pemberian perasan jeruk nipis sesudah makan malam dari hasil penelitian itu dilaporkan tidak menimbulkan keluhan lambung dan memberikan rasa kepatuhan.

Ia memberi contoh pasien yang ditanganinya menderita batu ginjal tetapi tidak mau dioperasi dan sering diopname karena kolik. "Setelah minum jeruk nipis selama tiga bulan, pasien tersebut tidak pernah kolik, sehingga tidak pernah diopname lagi."

Sja'bani menjelaskan ada resep kombinasi selain minum perasan dua buah jeruk nipis yang diencerkan dalam dua gelas air yang diminum pada malam hari sesaat sesudah makan malam. Misalnya, membatasi mengonsumsi garam atau makanan asin, mengonsumsi masukan kalsium yang cukup serta protein rendah fosfat bisa menurunkan atau mencegah kekambuhan batu ginjal kalsium idiopatik.

Sja'bani menilai pencegahan batu ginjal kalsium idiopatik penting karena kasus ini paling banyak ditemukan pada pasien batu ginjal, yakni mencapai 80 persen dan sering menimbulkan masalah di kemudian hari. (Tri Wahyuni/dari berbagai sumber)

BATU GINJAL

Batu Ginjal di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi.
Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis).

//

[sunting] Penyebab

Terbentuknya batu bisa terjadi karena air kemih jenuh dengan garam-garam yang dapat membentuk batu atau karena air kemih kekurangan penghambat pembentukan batu yang normal. Sekitar 80% batu terdiri dari kalsium, sisanya mengandung berbagai bahan, termasuk asam urat, sistin dan mineral struvit.
Batu struvit (campuran dari magnesium, amonium dan fosfat) juga disebut "batu infeksi" karena batu ini hanya terbentuk di dalam air kemih yang terinfeksi.
Ukuran batu bervariasi, mulai dari yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang sampai yang sebesar 2,5 sentimeter atau lebih. Batu yang besar disebut "kalkulus staghorn". Batu ini bisa mengisi hampir keseluruhan pelvis renalis dan kalises renalis.

[sunting] Gejala

Batu, terutama yang kecil, bisa tidak menimbulkan gejala. Batu di dalam kandung kemih bisa menyebabkan nyeri di perut bagian bawah. Batu yang menyumbat ureter, pelvis renalis maupun tubulus renalis bisa menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat).
Kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilang-timbul, biasanya di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam. Gejala lainnya adalah mual dan muntah, perut menggelembung, demam, menggigil dan darah di dalam air kemih. Penderita mungkin menjadi sering berkemih, terutama ketika batu melewati ureter.
Batu bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi.
Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada akhirnya bisa terjadi kerusakan ginjal.

[sunting] Diagnosa

Batu yang tidak menimbulkan gejala, mungkin akan diketahui secara tidak sengaja pada pemeriksaan analisa air kemih rutin (urinalisis).
Batu yang menyebabkan nyeri biasanya didiagnosis berdasarkan gejala kolik renalis, disertai dengan adanya nyeri tekan di punggung dan selangkangan atau nyeri di daerah kemaluan tanpa penyebab yang jelas.
Analisa air kemih mikroskopik bisa menunjukkan adanya darah, nanah atau kristal batu yang kecil. Biasanya tidak perlu dilakukan pemeriksaan lainnya, kecuali jika nyeri menetap lebih dari beberapa jam atau diagnosisnya belum pasti.
Pemeriksaan tambahan yang bisa membantu menegakkan diagnosis adalah pengumpulan air kemih 24 jam dan pengambilan contoh darah untuk menilai kadar kalsium, sistin, asam urat dan bahan lainnya yang bisa menyebabkan terjadinya batu.
Rontgen perut bisa menunjukkan adanya batu kalsium dan batu struvit. Pemeriksaan lainnya yang mungkin perlu dilakukan adalah urografi intravena dan urografi retrograd.

[sunting] Pengobatan

Batu kecil yang tidak menyebabkan gejala, penyumbatan atau infeksi, biasanya tidak perlu diobati. Minum banyak cairan akan meningkatkan pembentukan air kemih dan membantu membuang beberapa batu; jika batu telah terbuang, maka tidak perlu lagi dilakukan pengobatan segera.
Kolik renalis bisa dikurangi dengan obat pereda nyeri golongan narkotik.
Batu di dalam pelvis renalis atau bagian ureter paling atas yang berukuran 1 sentimeter atau kurang seringkali bisa dipecahkan oleh gelombang ultrasonik (extracorporeal shock wave lithotripsy, ESWL). Pecahan batu selanjutnya akan dibuang dalam air kemih.
Kadang sebuah batu diangkat melalui suatu sayatan kecil di kulit (percutaneous nephrolithotomy, nefrolitotomi perkutaneus), yang diikuti dengan pengobatan ultrasonik. Batu kecil di dalam ureter bagian bawah bisa diangkat dengan endoskopi yang dimasukkan melalui uretra dan masuk ke dalam kandung kemih.
Batu asam urat kadang akan larut secara bertahap pada suasana air kemih yang basa (misalnya dengan memberikan kalium sitrat), tetapi batu lainnya tidak dapat diatasi dengan cara ini. Batu asam urat yang lebih besar, yang menyebabkan penyumbatan, perlu diangkat melalui pembedahan.
Adanya batu struvit menunjukkan terjadinya infeksi saluran kemih, karena itu diberikan antibiotik.
Dapat diobati dengan Calcium I + Cordyceps dengan cara pemakaian :
  • 3 x 2 - 4 kapsul Cordyceps sehari (tergantung kondisi, pada beberapa kasus diminum dalam jumlah besar hingga 20 kapsul sehari)
  • 4 x ½ sachet Calcium I sehari

[sunting] Pencegahan

Tindakan pencegahan pembentukan batu tergantung kepada komposisi batu yang ditemukan pada penderita. Batu tersebut dianalisa dan dilakukan pengukuran kadar bahan yang bisa menyebabkan terjadinya batu di dalam air kemih.

[sunting] Batu kalsium

Sebagian besar penderita batu kalsium mengalami hiperkalsiuria, dimana kadar kalsium di dalam air kemih sangat tinggi.
Obat diuretik thiazid (misalnya trichlormetazid) akan mengurangi pembentukan batu yang baru. Dianjurkan untuk minum banyak air putih (8-10 gelas/hari). Diet rendah kalsium dan mengkonsumsi natrium selulosa fosfat.
Untuk meningkatkan kadar sitrat (zat penghambat pembentukan batu kalsium) di dalam air kemih, diberikan kalium sitrat. Kadar oksalat yang tinggi dalam air kemih, yang menyokong terbentuknya batu kalsium, merupakan akibat dari mengkonsumsi makanan yang kaya oksalat (misalnya bayam, coklat, kacang-kacangan, merica dan teh). Oleh karena itu sebaiknya asupan makanan tersebut dikurangi.
Kadang batu kalsium terbentuk akibat penyakit lain, seperti hiperparatiroidisme, sarkoidosis, keracunan vitamin D, asidosis tubulus renalis atau kanker. Pada kasus ini sebaiknya dilakukan pengobatan terhadap penyakit-penyakit tersebut.

[sunting] Batu asam urat

Dianjurkan untuk mengurangi asupan daging, ikan dan unggas, karena makanan tersebut menyebabkan meningkatnya kadar asam urat di dalam air kemih.
Untuk mengurangi pembentukan asam urat bisa diberikan allopurinol. Batu asam urat terbentuk jika keasaman air kemih bertambah, karena itu untuk menciptakan suasana air kemih yang alkalis (basa), bisa diberikan kalium sitrat. Dan sangat dianjurkan untuk banyak minum air putih.

INILAH BEBERAPA MANFAAT PERNAFASAN PERUT

Terapi Galih Gumelar - Latihan pernafasan dengan menahan dan menekan nafas di bawah perut (abdominal pressing) merupakan aktifitas pelatihan otot-otot daerah perut. Kegiatan tersebut dapat membakar timbunan cadangan lemak yang dapat mengganggu penampilan (perut gendut dan selulit). 

Kemudian akan diperoleh meningkatnya kemampuan dan kapasitas vital paru-paru, meningkatnya Hb darah, meningkatnya elasitas/kelenturan pembuluh darah, tekanan darah cenderung menuju normal. 

Hal ini memperlancar pendistribusian zat makanan dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh, juga akan mempermudah pembuangan sisa-sisa pembakaran. Dengan lancarnya jalur ini kotoran-kotoran seperti kolesterol dan lemak yang berlebihan akan mudah tersingkir dan mengurangi kemungkinan “panas dalam”. 

Tubuh menarik (langsing berisi) dapat diperoleh melalui senam pernafasan ini, dengan catatan latihan harus rutin dan diimbangi dengan pola makan yang benar. Pelatihan gerakan melalui jurus-jurus memiliki keistimewaan mengencangkan otot-otot sebagai penunjang penampilan.

Pengenalan terapi senam pernafasan yang menyertakan do’a (menurut keyakinannya masing-masing) dalam pemusatan kosentrasi dapat meningkatkan ketenangan batin /kedamaian yang dapat tersiratkan dalam pancaran wajah yang bersinar (memiliki aura cerah) jauh dari stress, murung, emosi dan keputusasaan yang sering terwujudkan wajah kusam kurang menarik.

Setelah beberapa kali melakukan senam pernafasan ini akan langsung kelihatan, tubuh menjadi segar bergairah, nafas bertambah longgar dengan tercermin pada wajah yang bersinar, otot-otot menjadi kencang dan liat. 

Dan juga jangan kaget bila hasilnya ganda, misalnya tidak hanya percaya diri dalam penampilan tetapi juga sekaligus menyembuhkan penyakit-penyakit yang diderita dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Semoga bermanfaat.

Jumat, 25 Juli 2008

Asam Urat

"Asam urat itu disebabkan kandungan asam urat di dalam darah tinggi. gout itu serangan asam urat yang parah sampai penderita benar² kesakitan. kalo rematik itu sakit di tulangnya. Asam urat adalah hasil metabolisme tubuh oleh salah satu unsur protein, zat puri dan ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan kadarnya dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Kandungan asam urat yang tinggi menyebakan nyeri dan sakit dipersedian yang amat sangat, jika sudah sangat parah, penderita bisa tidak bisa jalan.

Obat Traditional Asam Urat :
-Sirsak dimakan begitu saja atau dijuice, dimakan/minum tiap hari
-Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air, sampai tinggal 1 gelas, diminum pagi dan sore
-labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari.
-Pengobatan H. Malik di Pamulang, makan jamu²an...
-Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/ 50 cc dan diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam
-kentang mentah dan apel malang di juice
-Obat dari Ibu Winarto di Karya sari di 846 6766.. obat²an dari tumbuh²an

Makanan yang harus dihindari atau dikurangi jumlahnya :
-minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak.
-Juga jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting,
-berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden,kornet sapi
-Berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus,
-buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa.

Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti dalam porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu :
- ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi,
- tempe, emping, kacang, oncom,
- beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge.

"Aku pernah baca kalo Asam urat itu bisa disembuhkan dengan memakan buah Sirsak, bisa dijus atau dimakan langung (cmiiw)." (DM)

"Coba aja setiap hari pembantu kamu mengkonsumsi buah sirsak, obat traditional ini cukup membantu. Pantangannya sudah pasti kacang- kacangan, sayuran hijau seperti kangkung, daging jeroan kambing, emping dan yang lain lain aku kurang begitu mengerti. Ini berdasarkan pengalaman keluargaku. Just for Info, Kakakku ada 2 yang terkena Asam urat. Ini kisah nyata, yang penurut dan setiap hari makan sirsak sampai detik ini Alhamdulillah sehat wal afiat dan kakakku yang satunya (kurang nurut) dan suatu hari tergiur untuk makan sate jeroan kambing (sedih) akhirnya harus menghadap Allah Swt. tanggal 29 june tahun ini baru akan 40 hari kepergiannya. (aku jadi sedih lagi nih). yang terasa biasanya dipersendian persendian, pegel-pegel gitu. Tapi yang jelas rata-rata penderita asam urat itu pegel/sakitnya dikaki. Bahkan kalo sudah positif dan malah sudah parah penderita tidak bisa berjalan, karena daerah sekitar persendian kaki (mata kaki) membengkak. " (FK)

"Saya dulu pernah dapat resep buat asam urat teman saya, labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari. kalo kakak saya minum sarinya buah pace. yang saya tau ada obat namanya kalo gak salah alopurinol.kalo saya sendiri ada bakat jg dg asam urat soalnya ibu dan kakak saya kena juga. tapi saya cenderung tidak melakukan pengobatan, tapi pencegahan dengan menghindari makan²an yang dilarang misal emping, kemangi, jerohan, lamtoro, seafood, brokoli, makanan kaleng, kacang²an. kalo pas kena ya saya biarin aja, saya inget² makan apa ya tadi? abis itu trus saya hindari.. tapi sekarang alhamdulillah udah gak kumatan lagi lho. Dua minggu ini saya coba makan kemangi so far baik² aja. saya minum Immunocal. pernah denger gak moms.. itu lho, serum susu buat ningkatin daya imun tubuh. btw, bukan hanya utk asam urat aja, bisa utk jantung, kanker, stroke, diabet, dll dr yang ringan sampai yang serem... wah hebat deh si immunocal ini Asam urat itu disebabkan kandungan asam urat di dalam darah tinggi. gout itu serangan asam urat yang parah sampai penderita benar² kesakitan. kalo rematik itu sakit di tulangnya" (WA)

"Penyakit asam urat pada beberapa waktu lalu memang cenderung menyerang usia senja. Namun kini banyak kasus ditemui pria maupun wanita berusia 20 tahunan pun banyak yang menderita penyakit ini. Setelah diteliti, pola makan memegang peranan utama disusul oleh kebiasaan hidup tanpa olahraga. Sayang bukan, jika usia baru menjelang 40 tahun namun Anda sudah mengalami kekakuan sendi dan harus puas hanya duduk di kursi goyang sepanjang hari. Menyangkut pola makan, sebaiknya Anda mengenali makanan yang harus dihindari dan makanan yang harus dikurangi agar kadar asam urat dalam tubuh tidak kelewat batas. Antara lain yang harus dihindari sama sekali adalah berbagai macam minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak. Juga jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting, berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi, berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus, dan buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa. Sedangkan makanan yang harus Anda kurangi asupannya dalam arti dalam porsi sedikit masih bisa Anda makan, yaitu ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi, tempe, emping, kacang, oncom, beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge. Kadar asam urat yang normal dalam darah adalah 7 mg%, jika lebih dari itu maka Anda harus benar-benar diet berbagai jenis makanan yang telah disebutkan merangsang asam urat dalam darah. Bukan saja kekakuan sendi yang akan Anda derita namun juga kemungkinan penyakit lain seperti batu ginjal, kerusakan ginjal, dan tekanan darah tinggi. Ini bisa dimengerti karena asam urat adalah hasil metabolisme tubuh oleh salah satu unsur protein, zat puri dan ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan kadarnya dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Oleh karena itu sejak dini baiknya Anda memeriksakan diri jika mengalami gangguan linu dan kaku pada sendi yang kecil-kecil seperti jari tangan atau kaki. Dan mulailah hindari makanan perangsangnya, jangan tunda- tunda lagi! " (YS)

"Aku pernah baca di Trubus kalo daun Salam (yang biasa buat bumbu dapur itu lo..) sangat ampuh untuk mengobati Asam Urat. Caranya beberapa lembar daun salam di rebus kemudian airnya diminum, pagi & sore, katanya airnya enak dan harum jadi seperti minum teh aja. (SA)

"Kalo asam urat, obat tradisional yang aku tau dan coba untuk suamiku adalah daun salam. Jadi 7 lembar daun salam direbus dengan 2 gelas air hingga menjadi satu gelas. diminum tiap pagi dan sore. 3 hari aja sembuh deh.....trus kalo untuk pencegahan, minum tiap hari segelas aja. semoga membantu " (MA)

"Rasanya antara pegel dan sakit ...kebetulan aku pernah ngalamin waktu kuliah. aku lupa waktu itu sebabnya kenapa, tapi kemingkinan keturunan juga bisa kali ya? soalnya papaku dan adikku juga asam urat... belum kalo kambuh dan bengak, alhamdulilah aku cuma ngerasain sakit aja, sementara kalo papaku, sampe nggak bisa jalan mbak saking sakitnya..Alhamdulillah pengobatan tradisional ternyata membantu banget dan alhamdulillah papaku udah sembuh walaupun kalo salah makan dikit bisa ngerasa sakit dan bengkak lagi.. pengobatan tradisionalnya waktu itu sama H. Malik di Pamulang, makan jamu²an... kalo sekarang papaku sering pijit ke Pak Dufung di Bogor.. (NY)

"Ibuku juga penderita asam urat... nah kalo' udah kumat gini biasanya ibuku suka minum cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu dengan ukuran satu sendok madu ditambah 2 sendok makan cuka apel plus air hanagt -/ 50 cc dan diminum selama 1 minggu pagi bangun tidur dan kalo' mau tidur malam ... biasanya beliau setelah minum ini cepet turun kadar asam uratnya. (MR)

"Ibuku juga sakit asam urat..sudah pernah coba berbagai macam obat tradisional..dari rebusan daun salam, minum cuka apel, labu siam tapi akhirnya cocok dg kentang mentah dan apel malang di juice dan aku sering kasih saran juice ini ke beberapa teman, kebanyakan cocok tuh.. " (ER)

"Kalo obat tradisional aku ngga tau ya, cuma aku pernah baca ada beberapa makanan pantangan seperti :
1. Bila kadar asam urat di atas 7 mg%, makanan yang dihindari adalah: Alkohol (bir, wiski, anggur, tape, tuak). Remis, udang, tiram, kepiting. Makanan kaleng: corned beef, sarden, dll.Jeroan: hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus. Ekstrak daging: kaldu kental.
2. Beberapa buah-buahan: durian, apokat, dan air kelapa.
3. Makanan yang dibatasi: Ikan. Daging: kambing, sapi, ayam. Kacang, belinjo/emping, oncom, tempe. Beberapa jenis sayuran: brokoli, bayam, kangkung, kol, taoge." (DB)

Teropong Penyakit Lewat Jari Tangan

Terapi Galih Gumelar - Kuku maupun organ tubuh lainnya, seperti lidah dan mata, bisa menjadi diagnosa penyankit. Pakar gizi asal Amerika, dr Gillian McKeith, dalam bukunya You Are What You Eat memaparkan sejumlah gejala penyakit yang bisa diteropong lewat organ tubuh.

"Segala sesuatu yang terjadi di dalam tubuh, akan terpantulkan ke bagian luar tubuh," demikian McKeith memberi alasan.

Pada orang yang sehat, kuku terlihat bening bercahaya, kulit dibalik kuku berwarna kemerahan dan permukaan kuku terasa halus dan mulus. Pada ujung tempat tumbuhnya kuku terlihat bulan sabit terbalik yang ukurannya proporsional dengan luas kuku. Hal itu menandakan peredaran darah pemiliknya lancar.

Terkait dengan bulan sabit terbalik, McKeith menyatakan, kawasan itu juga bisa menjadi cermin bagi kesehatan seseorang secara umum dan kondisi kesehatan jantungnya. Jika area itu bentuknya tidak simetris dan terlalu luas, pemiliknya harus rajin-rajin memeriksa tekanan darahnya. Ada kecenderungan terkena hipertensi.

Jika bulan sabit tidak tampak, bahkan di 10 jari tangan pertanda sistem saraf terganggu dan anemia. Tetapi hati-hati, jika bulan sabit terlihat sangat tajam, Anda sedang diincar stroke (tersumbatnya pembuluh darah).

Sebaliknya jika bulan sabit terlihat sangat samar-samar, maka penyakit-penyakit sudah antre seperti gangguan lambung, asma, radang paru-paru atau gout/rematik.

Pada pasien yang baru sembuh dari sakit berat, biasanya muncul "parit" atau cekungan yang biasa disebut garis beau pada kukunya. Kadang, kondisi kuku terlihat "merana" karena bentuknya yang peyot dan mengecil.

Jika lekukan lebih dari satu, menandakan kelemahan usus dan adanya cacing parasit di dalamnya. Jika lekukan terdapat di ujung kuku jari manis, hati-hati terhadap incaran gangguan mata, bronchitis, sakit saluran pernapasan. Pada jari tengah, lemahnya perototan. Pada jari kelingking, sakit tenggorokan, sedangkan pada ibu jari, kekurangan energi tubuh.

Kuku yang menyempit di tengah melintang dari sisi ke sisi menandakan infeksi cacing, kurang kalsium, dan kurang darah. Kuku yang pendek melebar menandakan pemiliknya kurang sabar dan berpotensi terkena gangguan jantung.

Kuku yang pucat menandakan pasien yang kurang darah. Kuku yang berubah menjadi pucat, putih rata seperti mayat dan ujung jari menggelembung seperti gada menandakan adanya gangguan berat pada fungsi organ hati seperti sirosis (pengerasan hati).

Jika warna kuku pucat, tidak mengkilat, menunjukkan bahwa pemiliknya mengalami anemia atau darah kosong. Di masyarakat China, kondisi itu juga menandakan pemiliknya kekurangan energi hidup.

Jika kuku pucat menyerupai lilin, menunjukkan perdarahan di lambung dan infeksi parasit (cacing) yang menghasilkan penurunan kualitas darah secara terus menerus.

Sedangkan kuku yang berubah warna menjadi kuning menandakan adanya penyakit dengan gangguan hormon dan metabolisme, hemokromatosis (kelebihan zat besi) atau oedem kronis (bengkak).

Sistem peredaran darah yang kurang lancar dalam jangka waktu lama bisa juga dimunculkan lewat penampilan kuku yang tebal dan rapuh seperti kapur.

Pada kasus infeksi pada jantung oleh kuman yang disertai embolisasi (gumpalan darah yang menyebar ke aliran darah) dapat menimbulkan bercak darah dibawah kuku. Untuk penyakit autoimun (sistem kekebalan tubuh yang menyerang diri sendiri) misalnya lupus, scleroderma bisa tercermin dari melebarnya kapiler darah di lipatan kulit pada dasar kuku.

Bercak putih tipis yang terdapat dibawah kuku menandakan pemiliknya mengalami kecenderungan kekurangan kalsium atau seng, akibat infeksi parasit, sembelit yang menahun, atau tubuh dalam kelelahan kronis dan lemas yang berkepanjangan.

Jika muncul garis putih melintang pada kuku itu menandakan adanya kelebihan/keracunan logam arsenik.

Jika warna kuku jari telunjuk kiri memerah lebih tajam, waspada terhadap tekanan darah. Ada kecenderungan tekanan darah tinggi, jika bercak merah semacam garis vertikal, berdiri di tengah-tengah kuku jari telunjuk kiri.

Jika bercaknya menyerupai bulan sabit terletak pada bagian kanan bawah kuku jari manis kiri, itulah pertanda adanya gangguan rahim. Problem pada prostate, misalnya pembesaran ditandai dengan munculnya bercak/guratan di bagian tengah-tengah kuku jari manis kiri. Warna kukunya pun lebih merah.

Tetapi jika bercaknya berbentuk spot/bulat di kuku jari tengah kiri, disertai warna kuku yang pucat itu menandakan tanda diabetes.

Bau Napas

Bau napas seseorang juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. Jika napas berbau, meski tidak mengkonsumsi makanan yang "aneh" atau tidak sedang minum obat, kondisi ini patut dicurigai. Aroma napas yang tidak sedap menandakan sinyal adanya gangguan kesehatan.

Jika napas bau dengan gejala batuk atau hidung tersumbat, hal itu menandakan adanya infeksi paru atau tenggorokan. Napas bau meski sudah gosok gigi dan tidak makan apapun yang membuat napas bau, hal itu kemungkinan mengindikasikan adanya diabetes.

Napas tercium bau amis, hal itu merupakan kondisi langka yang menandakan tubuh tidak bisa mencerna telur, ikan atau hati dengan baik.Bau napas seperti feces (kotoran) kemungkinan terjadinya penyumbatan usus.

Sedangkan napas yang bau acetone (seperti bau cat kuku) mengindikasikan adanya kecenderungan diabetes atau masalah dengan darah (acidosis). Napas bau amoniak kemungkinan ada masalah dengan ginjal. Sedangkan napas berbau manis, ditambah kulit dan mata berwarna kekuningan, mengindikasikan ada masalah dengan liver (hati).

Lidah juga merupakan "jendela" bagi organ-organ dalam tubuh. Lidah yang sehat seharusnya halus, fleksibel, dan lembab. Warnanya merah pucat, dengan lapisan tipis berwarna putih.

Jika terjadi retakan di bagian tengah yang tidak sampai ke ujung lidah -- kelihatannya tidak berbahaya -- itu menandakan kondisi perut yang lemah dan ada gangguan pencernaan. Kemungkinan besar terjadi kekurangan nutrisi.

Apalagi jika sering mengalami kembung setelah makan, sering kekurangan tenaga pada tengah hari, terutama setelah makan siang. Muncul gerigi di sekeliling lidah adalah tanda dari kekurangan nutrisi. Kemungkinan, percernaan mengalami gangguan atau ada masalah di limpa.

Jika limpa lemah, kemungkinan akan mengalami kelebihan gas dan kembung. Limpa adalah organ tubuh yang membantu membersihkan sel darah merah yang tidak terpakai lagi dengan cara mendaur ulang dan mengubahnya menjadi zat besi untuk membangun darah. Limpa tidak akan melakukan pekerjaannya secara efektif jika lidah tampak bergerigi. Ujung lidah yang merah dapat mengindikasikan bahwa Anda baru saja mengalami gangguan emosional atau stres. Gangguan emosi ini bisa mengganggu keseimbangan energi di dalam tubuh, menyebabkan energi dalam tubuh menjadi "terhenti", terutama jika ketegangan itu berkelanjutan. Kemungkinan Anda kelebihan hormone stress mengalir ke seluruh sistem tubuh.

Lidah bengkak atau berlapis putih tebal pertanda banyaknya lendir di dalam tubuh. Itu juga pertanda dari kekurangan bakteri menguntungkan di dalam tubuh dan mungkin karena peningkatan ragi.

Jika lidah terasa terbakar itu menandakan perut kekurangan getah lambung. Lapisan kuning tebal di lidah mengindikasikan adanya kelebihan panas di usus. Untuk itu, pentingnya Anda memperhatikan usus besar. Karena bagian dalam perut Anda tidak bekerja sebagaimana mestinya.




Sumber : Berbagai Sumber

Makanan Awet Muda











Foto : google.com/image

Ingin tetap awet muda? Selain memperbaiki gaya hidup Anda sehari-hari dengan berolah raga, ada beberapa makanan yang dapat membuat Anda awet muda seperti dikutip situs webMD berikut ini:

1. Minyak zaitun : Minyak Zaitun bukan hanya bisa menekan penyakit jantung dan kanker, tetapi kandungan polifenolnya merupakan antioksidan yang dapat membantu mencegah penuaan.

2. Yoghurt :
Yoghurt kaya akan kalsium yang dapat mencegah osteoporosis, dan mengandung bakteri-bakteri baik yang dapat menjaga kesehatan dan mengurangi munculnya penyakit yang berhubungan dengan faktor usia.

3. Ikan : Ikan merupakan sumber lemak omega-3 yang sangat besar, yang dapat mencegah penumpukan kolesterol di arteri dan melindungi dari gangguan jantung.

4. Coklat : Kakao, yang menjadi bahan dasar coklat, mengandung flavanol yang membantu menjaga kesehatan fungsi pembuluh darah. Menjaga keremajaan pembuluh darah menurunkan resiko terkena tekanan darah tinggi, diabetes tipe-2, sakit ginjal, dan kegilaan.

5. Kacang : Kacang kaya akan sumber-sumber lemak tak jenuh, yang memiliki keuntungan yang sama dengan minyak zaitun. Kacang juga mengandung banyak vitamin, mineral, antioksidan, dan sebagainya.

6. Blueberry : Penelitian terhadap binatang menunjukkan bahwa blueberry dapat memperpanjang umur. Komposisi pada blueberry dapat mengurangi peradangan dan bahaya oksidative, yang berhubungan dengan kemunduran ingatan dan fungsi motorik yang berhubungan dengan bertambahnya usia.

Rabu, 23 Juli 2008

Jurus Ampuh Mengatasi Asma

Terapi Galih Gumelar - SESAK yang sering dikeluhkan pengidap asma memang menjengkelkan. Apalagi jika kekambuhannya lebih dari 1 atau 2 kali dalam seminggu. Asma dapat mengganggu kinerja dan aktivitas seseorang sehingga terasa menjengkelkan bagi penderitanya. Penyakit ini bahkan dikatakan sebagai biang kerok utama atas ketidakhadiran di tempat kerja dan di sekolah. Selain mengganggu aktivitas, asma juga tidak dapat disembuhkan, bahkan dapat menimbulkan kematian. Namun bila penyakit ini dikendalikan, kematian dapat dicegah dan gejalanya pun tidak sering muncul. Untuk mengetahui bagaimana cara mengontrol penyakit asma, penderita perlu mengenal asma terlebih dahulu.

Asma adalah penyakit peradangan saluran nafas kronik akibat terjadinya peningkatan kepekaan saluran nafas terhadap berbagai rangsangan. Pada penderita yang peka, hal ini akan menyebabkan munculnya serangan batuk, bunyi mengi, banyak dahak, sesak nafas, dan rasa tidak enak di dada terutama pada malam hari atau menjelang pagi. Belum diketahui secara pasti mengapa pada sebagian orang saluran nafasnya meradang dan pada sebagian lain normal. Tetapi kejadian tersebut biasanya ditemukan pada keluarga atopik (keluarga alergi) yang dapat mewariskan sifat alergi ini kepada turunannya.

Kelainan utama penyakit asma adalah peradangan saluran nafas, sehingga pengelolaannya bukan ditujukan untuk menghilangkan sesak nafas semata, tetapi juga berbagai tujuan berikut yaitu, agar penderita dapat melakukan latihan jasmani termasuk lari dan olah raga lain, mempunyai fungsi paru mendekati normal dan gejala asmanya menghilang atau minimal. Tujuan lain adalah agar serangan asma minimal, pemakaian obat untuk serangan sesak berkurang, dan tidak ditemukan efek samping obat.

Dalam panduan GINA (Global Initiative for Asthma) 2002 yang dibuat oleh National Heart, Lung and Blood Institute & World Health Organization (NHBLI/WHO), menyebutkan untuk mewujudkan tujuan tersebut, dokter maupun penderita asma dianjurkan untuk mempelajari, memahami, dan mengerjakan apa yang disebut "tujuh jurus ampuh untuk mengatasi penyakit asma". Pertama, penyuluhan (edukasi) mengenai penyakit asma pada penderita asma dan keluarganya. Pepatah mengatakan, "tak kenal maka tak sayang". Ibarat sepasang muda-mudi yang baru pertama berjumpa, tak kan mau menyayangi dan mengorbankan diri, sebelum mengenal lebih jauh pasangannya. Demikian pula dengan penderita asma. Pengenalan tentang seluk beluk asma, bagaimana pengobatan serta pencegahan yang benar, akan membuat penderita dan keluarganya mengerti sehingga termotivasi untuk berusaha kuat mengatasi penyakitnya. Karena itu edukasi menjadi faktor kunci dalam pengobatan asma.

Kedua, mengetahui obat-obat asma, baik kegunaan maupun efek sampingnya. Terdapat dua jenis obat asma yaitu, obat-obat kerja cepat untuk mengatasi dengan segera serangan sesak nafas (reliver), dan obat-obat pencegahan jangka lama, untuk mengatasi peradangan saluran nafas (preventer/controller). Yang termasuk obat reliver adalah obat-obat bronkodilator kerja cepat seperti, salbuterol Albuterol, metaproterenol, terbutaline, dan procaterol. Selain itu, obat golongan anti cholinergik, teofilin kerja cepat, suntikan adrenalin atau epinefrin juga dapat dijadikan pilihan.

Penelitian menyebutkan bahwa peradangan yang kronik dapat merubah struktur dinding saluran nafas, sehingga menyebabkan remodelling pada dinding saluran nafas. Karena itu, pengobatan pencegahan jangka lama sangat dianjurkan. Obat pencegahan jangka lama yang dapat dipakai adalah kortikosteroid, cromoglycate, nedcromil, agonis B2 kerja lama, teofilin lepas lambat, dan leukotrien. Dari semua jenis obat yang tersedia, pemakaian obat inhalasi lebih diutamakan mengingat efeknya yang cepat, dosis yang kecil dan efek samping yang minimal meskipun diberikan dalam jangka panjang.

Ketiga, mengobati atau mengelola penyakit asma. Pengobatan tidak hanya dilakukan ketika serangan asma sedang berlangsung, tetapi juga saat tidak dalam serangan. Pengelolaan asma saat tidak dalam serangan dilakukan melalui pengobatan pencegahan dan latihan olah raga terpimpin. Penderita asma dengan tipe intermiten (sangat ringan) yang kekambuhannya dalam 1 minggu kurang dari 1 atau 2 kali, tidak memerlukan pengobatan pencegahan. Namun, penderita asma dengan tipe persisten ringan, persisten sedang dan persisten berat, harus mendapatkan terapi pencegahan secara bertahap disesuaikan dengan klasifikasinya.

Penderita yang sedang mengalami serangan asma, dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu penderita dengan serangan asma ringan, serangan sedang dan serangan berat. Salah satu tanda untuk melihat pembagian berat ringannya serangan adalah dengan melihat cara berbicara. Bila ketika berbicara penderita masih dapat menyelesaikan kalimat, klasifikasi yang diberikan adalah serangan asma ringan. Saat penderita berbicara dengan suara terputus-putus, maka penderita digolongkan dalam serangan asma sedang. Tetapi jika penderita sudah mengalami kesulitan bicara karena sesak, penderita masuk dalam kelompok serangan asma berat. Penderita yang mengalami serangan ringan dapat diobati sendiri di rumah. Namun penderita yang mendapatkan serangan sedang dan berat harus ditangani di rumah sakit.

Keempat, mempelajari dan memahami faktor-faktor pencetus serangan asma (allergen), dan mengetahui cara mengendalikannya. Faktor-faktor pencetus ini dapat berbeda antara penderita yang satu dengan lainnya. Faktor-faktor yang sering dikatakan sebagai pemicu di antaranya adalah faktor alergen, emosi atau stres, infeksi, zat makanan, zat kimia, faktor fisik seperti perubahan cuaca, kegiatan jasmani, dan obat-obatan. Kerja faktor pencetus ini pun berbeda, ada faktor pencetus yang bisa mengakibatkan penyempitan saluran nafas (bronchospasme), seperti emosi, udara dingin, latihan, dan lain-lain. Ada pula faktor pencetus yang terutama menyebabkan peradangan seperti infeksi saluran pernafasan akut, alergen, zat kimia, dan asap rokok. Sebagian besar serangan asma dapat dicegah dengan menghindari faktor-faktor pencetus tersebut. Penderita yang gemar menghindar atau merubah perilaku untuk menjauhi factor pemicu, akan dengan mudah mencapai tujuan pengobatan asma. Sebaliknya, penderita yang "cuek" tak pernah berpantang dengan faktor pemicu akan sulit memperoleh kemajuan dalam pengobatan.

Kelima, membuat rencana emergensi (Action Plan). Action plan terutama diperlukan ketika serangan asma akan kambuh, dan penderita membutuhkan pertolongan secepatnya. Penanganan dengan cepat dan tepat dapat dilakukan bila penderita dan keluarganya membuat rencana emergensi secara tertulis bersama dokter, dan mengetahui kapan penyakit asmanya mulai tidak terkendali. Namun, bila penderita tidak mempunyai action plan, pengelolaan yang diberikan akan memakan waktu lebih lama, bahkan dapat terjadi underdiagnosa atau overdiagnosa sehingga merugikan penderita. Tidak terkendalinya asma mulai tampak manakala penderita dan keluarganya menemukan keadaan-keadaan sebagai berikut : gejala asma semakin bertambah, pemakaian obat bronkodilator kian sering, gejala asmanya tidak dapat dikurangi atau dihilangkan dengan bronkodilator, dan bila mempunyai alat Peak flow meter, alat tersebut akan menunjukan penurunan arus puncak ekspirasi (APE) serta kenaikan variability. Sewaktu keadaan-keadaan tersebut muncul, tindakan harus segera diambil agar penyakit kembali terkendali.

Keenam, rehabilitasi dan peningkatan kebugaran jasmani dengan olah raga atau latihan jasmani terpimpin. Penderita asma sering mengalami sesak sehingga sebagian otot-otot pernafasan kerap digunakan, sementara sebagian otot yang lain tidak. Otot-otot pernafasan yang banyak digunakan akan membesar dan yang jarang digunakan akan melemah. Akibatnya, efisiensi dan koordinasi pernafasan menjadi kurang baik, fungsi paru serta pertahanan paru pun menurun. Selain itu penderita asma juga terkadang mengalami keterbatasan fisik atau membatasi pekerjaan fisik karena takut sesak, sehingga kebugaran jasmaninya berkurang. Dengan melakukan latihan jasmani secara teratur yang terpimpin, otot pernafasan akan kembali berfungsi normal, kenaikan kapasitas vital paru meningkat dan kebugaran jasmani pun menjadi lebih baik.

Ketujuh, memonitor dan mengikuti perkembangan (follow up) penyakit penderita asma secara teratur. Hingga kini penyakit asma belum dapat disembuhkan, dan gejala asmanya sering bervariasi. Karena itu pengobatan harus dilakukan seumur hidup dan dimonitor serta diiikuti perkembangannya terus menerus. Hal ini diperlukan untuk melihat cocok tidaknya obat yang diberikan dalam mengendalikan asma. Dokter akan mengevaluasi apakah obat perlu ditambah, dikurangi atau dihentikan. Bila keadaan dan kebugaran jasmani penderita memang telah membaik, pengobatan dapat dihentikan. Mengingat keadaan sosial ekonomi di Indonesia yang cukup beragam, para dokter diharapkan dapat mengadaptasi pengelolaan asma sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. Tetapi yang terpenting prinsip dasar pengobatan harus tetap sama. Penderita dianjurkan agar proaktif dan semangat dalam mengatasi penyakitnya, serta tetap bekerjasama dengan dokter agar tujuan pengobatan asma dapat terwujud. 

Sumber : berbagai sumber.

Selasa, 22 Juli 2008

Obat Kanker Hati

Kesehatan - Setelah sekian lama dinanti, akhirnya para ilmuwan mengumumkan penemuan obat yang bisa meningkatkan harapan hidup penderita kanker hati. Hasil uji obat terhadap 602 pasien kanker hati dari berbagai negara menunjukkan hasil yang positif dan hal ini akan mengubah terapi pengobatan penyakit yang mematikan tersebut.

Hasil penelitian tersebut diumumkan dalam pertemuan tahunan ahli onkologi (the American Society of Clinical Oncology’s).

Obat ini memang tidak secara langsung mengobat penyakit, namun memperlambat keganasan tumor. Sorafenib akan bekerja dengan menyerang langsung ke sel target dan memotong suplai darah yang dibutuhkan oleh sel tumor untuk berkembang. Akibatnya sel tumor akan kehabisan ’makanan’ dan mati. Obat yang akan dipasarkan dengan nama Nexavar ini telah mendapat persetujuan di beberapa negara untuk dipasarkan.

Kasus kanker hati banyak ditemukan di Afrika dan Asia Tenggara. Selama ini terapi pengobatan kanker hati umumnya dilakukan dengan operasi dan transplantasi hati. Namun hingga kini transplantasi hati belum ada di Indonesia sehingga pasien harus berobat ke luar negeri.

Senin, 14 Juli 2008

Hepatitis A

Hepatitis A merupakan sejenis penyakit kelamin. Virus hepatitis A (HAV) mengakibatkan penyakit berjangkit yang teruk serta keradangan hati. Keadaan klinikal penyakit ini berbeza, iaitu daripada sakit ringan yang berlanjutan selama satu hingga dua minggu hingga sakit teruk yang menyebabkan hilang keupayaan selama beberapa bulan. Sebahagian besarnya langsung tidak menunjukkan kesan, hanya sakit ringan terutama di kalangan kanak-kanak. Hepatitis A jarang menyebabkan kematian dan mempunyai kadar kematian amat rendah. Kematian hanya berlaku pada pesakit tua yang mendapat penyakit ini dengan mendadak. Virus hepatitis A tersebar melalui saluran najis, mulut serta saluran penghadaman. Kerang, tiram, dan kima (siput besar) boleh menjadi punca utama wabak hepatitis A jika tidak dimasak dengan betul. Hepatitis A adalah penyakit berjangkit yang paling mudah dijangkiti. Kadar jangkitannya lebih 1,000 kali lebih tinggi daripada taun dan 10 hingga 100 kali lebih tinggi daripada demam kepialu. Kematian akibat hepatitis A dilaporkan lebih dua orang setiap 100 mangsa yang berusia lebih 40 tahun dan meningkat hingga seorang dalam setiap 30 mangsa yang berumur lebih 49 tahun. Kajian yang dijalankan di negara kita menunjukkan bahawa 50 peratus daripada penduduk Malaysia di bawah usia 30 tahun tidak mempunyai pelalian kepada hepatitis A.

Hepatitis B

Hepatitis B merupakan sejenis penyakit kelamin. Virus hepatitis B (HBV) mengakibatkan keradangan hati yang teruk dan sangat mudah berjangkit. Kuman berjangkit melalui sentuhan dengan darah atau cecair badan yang tercemar. Ia adalah 100 kali lebih mudah dijangkiti daripada HIV. Penyakit boleh dikesan melalui ujian fungsi hati. Dalam kes-kes yang teruk, pesakit berhadapan dengan maut akibat kerosakan hati di mana sebahagian atau keseluruhan hati musnah. Penyakit hati yang kronik boleh membawa kepada cirrhosis dan barah hati, salah satu jenis barah yang paling kerap dihidapi di dunia. Sebanyak 80 peratus daripada barah hati jenis primary hepatocellular carcinoma (PHC) di seluruh dunia disebabkan komplikasi jangkitan HBV. Jangkitan daripada ibu kepada bayi baru lahir mengakibatkan jangkitan hati yang kronik, cirrhosis atau PHC. Mengikut anggaran, terdapat kira-kira 350 juta pembawa jangkitan hepatitis B kronik seluruh dunia. Vaksinasi menentang hepatitis B di kalangan remaja dan kanak-kanak dilakukan di banyak negara termasuk Amerika Syarikat, Perancis dan Itali. Pertubuhan Kesihatan Sedunia (WHO) menetapkan matlamat imunisasi menyeluruh menentang hepatitis B di semua negara endemik (dengan kadar pembawa lebih tinggi daripada dua peratus) menjelang 1995. Semua negara mesti mempunyai program imunisasi menjelang 1997. Di negara-negara yang tidak mempunyai program imunisasi menyeluruh, kumpulan-kumpulan yang dianggap mempunyai risiko serangan hepatitis B ialah anak-anak yang ibunya telah dijangkiti, homoseksual dan heteroseksual dengan berbilang pasangan, penagih dadah yang menggunakan suntikan, pekerja yang terpaksa menyentuh darah atau cecair badan orang lain, pekerja kesihatan, dan penerima pemindahan organ manusia